Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Korban Bertumbangan, Warga Tuliskan Pesan ‘Menohok’ untuk Paman Birin

- Apahabar.com Kamis, 5 September 2019 - 15:19 WIB

Korban Bertumbangan, Warga Tuliskan Pesan ‘Menohok’ untuk Paman Birin

Plang kayu dan spanduk kecil bertuliskan isi hati warga Sukamaju Ujung sebagai bentuk protes akibat proyek pelebaran jalan yang mangkrak dan berdampak pada kesehatan warga. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Warga Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru atau lebih dikenal dengan warga Sukamaju Ujung memprotes lambatnya pengaspalan jalan di sana. Pasalnya, debu jalanan itu dirasakan sangat mengganggu warga.

Aksi protes warga tersebut  tertuang pada plang kayu dan spanduk kecil yang ditaruh di sisi jalan. Pada plang kayu itu bertuliskan agar pengguna jalan menurunkan laju kecepatan kendaraannya. Sementara spanduk putih kecil itu bertuliskan permintaan warga agar Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor segera mengaspal jalan tersebut agar warga tak lagi diganggu debu.

“Yang kami mulyakan bapak Gubernur (Paman Birin) kapan jalan ini diaspal? maka pian handak dipilih lagi, kami kenyang benar makan debunya. Tolong pang, kami rakyat pian (anda) jua,” tulis warga pada spanduk kecil tersebut.

Debu jalanan itu, menurut warga, berdampak pada kesehatan mereka.

“Warga sakit-sakit dampak dari debu ini. Saya sempat dirawat di RS Auri 3 hari, sakit pernafasan, perut, demam bahkan suara sempat hilang,” ujar Ketua RT 04 RW 02, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Ali Ridho kepada apahabar.com saat ditemui dikediamannya, Kamis (5/9/2019).

“Beberapa warga suaranya habis juga, debu ini dengan debu tanahkan beda rasanya, ini sakit rasanya, debu batu soalnya ini kan, kami mau tau siapa yang tanggung jawab,” sambung Ali.

Dia juga mengungkapkan, pihaknya serta warga telah melakukan berbagai upaya untuk permasalahan ini, salah satunya lapor ke kelurahan.

“Kami pernah melakukan usulan untuk penyiraman kekelurahan, kemudian ke kepala proyeknya juga, katanya tetap ada penyiraman, tapi nyatanya tidak ada penyiraman,” lanjutnya.

Kemudian, lanjutnya, setelah hal ini (debu) dirasakan langsung oleh lurah yang saat itu berkunjung ke Sukamaju Ujung, Lurah pun langsung merespon.

“Lurah langsung melaporkan dan besoknya disiram, lalu setelah itu tidak ada lagi penyiraman sampai hari ini.  Jadi saya sarankan untuk warga di sini pakai masker,” lanjutnya.

Senada dengan Ali, warga lain bernama Fauzan juga ikut memberikan tanggapan.

“Hampir semua warga di sini sakit, batuk batuk lah malah ada yang parah, makanya saya juga pakai masker terus untuk hati-hati,” ujarnya.

Warga lain, Handoko menambahkan, guna mengurangi debu yang berterbangan, ia terpaksa pakai semprotan pestisida dan melakukan penyemprotan air sendiri.

Menurutnya, jalan yang belum beraspal ini hampir sepanjang lima kilometer. Sehingga, ketika mobil atau pengendara melintas dengan kecepatan tinggi, maka debu pun berterbangan hingga ke rumah warga.

“Tujuan kami membuat plang dan spanduk ini biar kami didengar, sampai kapan kami seperti ini, yang sakit sudah banyak, kehilangan suara, bengkak juga,” sambungnya.

Baik Ali maupun Handoko berharap paman Birin mendengar keluhan warga.

“Mudah-mudahan Pak Gubernur mendengar jeritan kita, karena kita jadi korban di sini,” tutupnya.

Menurut informasi yang didapat apahabar.com, belum diaspalnya jalan tersebut dikarenakan  ada sengketa lahan yang masih berlangsung di PN Banjarbaru yang digugat masyarakat. Ini berkaitan dengan proses ganti rugi lahan yang belum beres. Sedangkan, proyek pelebaran jalan itu sudah dilakukan sejak lama.

apahabar.com

Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

Baca Juga: Esok, Dinkes Banjarmasin Mulai Bagi-Bagi Masker

Baca Juga: Rumah Mahasiswi Digerebek Warga, 5 Muda-mudi Didapati Sedang ‘Kumpul’

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pasukan Berkurang, Dandim Banjarmasin: Disiplin Protokol Kesehatan Tetap Ditegakkan
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Pasien Hasil Tracking Btl-38 di Batola Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Barabai Expo Meriahkan Rangkaian Harjad HST
apahabar.com

Kalsel

Lengkapi Kendaraan Anda, Ops Zebra Intan di HST Dimulai Hari Ini!
apahabar.com

Kalsel

Cabai Rawit Hiyung Tapin Bakal Dipamerkan di Rakernas PDIP
Kalsel

Kalsel

VIDEO: Jalan Nasional Banjarmasin – Hulu Sungai Putus Diterjang Banjir
apahabar.com

Kalsel

Siapkan Rp 15 Miliar, Kalsel Bangun Masjid Bambu di Kiram
apahabar.com

Kalsel

Berselang Setahun, Api Kembali Mengamuk di Pasar Senin Barambai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com