apahabar.com
Ilustasi kecelakaan lalu lintas. Foto – Antara/Shutterstock/am

apahabar.com, MARABAHAN – Izin dari rumah untuk berangkat kuliah, Hujaifah Ihwana Rahmi tidak pernah sampai ke kampus. Warga Jalan Haryono MT RT 01 Desa Baliuk, Kecamatan Marabahan, tewas akibat kecelakaan lalu lintas.

Kecelakaan yang menewaskan dara kelahiran 14 November 1998 ini terjadi di Jalan Hasan Basri Ray 7 Desa Puntik Tengah, Kecamatan Mandastana, Barito Kuala, Kamis (12/09), sekitar pukul 12.30 Wita.

Berdasarkan informasi yang didapat apahabar.com, sebelum terjadi kecelakaan, kronologisnya, Hujaifah yang mengendarai motor Honda Beat warna hijau Nopol DA 6184 MJ berkendara dari arah Marabahan menuju Banjarmasin.

Kemudian ketika mendekati tempat kejadian, korban oleng ke kiri jalan akibat melintasi oprit jembatan yang agak tinggi. Posisi jembatan tepat berada di pertigaan jalan menuju Kecamatan Jejangkit.

Malang tidak dapat ditolak, karena mahasiswa STIKIP PGRI jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia itu menyenggol belakang kiri mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Ardiansyah.

Ketika senggolan terjadi, posisi mobil Ardiansyah sudah masuk ke jalan menuju Jejangkit. Selanjutnya korban kembali oleng dan terjatuh ke kanan jalan.

Dalam waktu bersamaan, muncul Ernanda yang mengendarai motor Yamaha Aerox dari arah Banjarmasin menuju Marabahan.

Oleh karena jarak yang sudah sedemikian dekat dan cepat, Ernanda tidak lagi bisa menghindari tubuh korban.

Akibat kejadian itu, Huzaifah mengalami pendarahan di kepala dan meninggal di tempat. Helm korban berwarna coklat, juga remuk dalam insiden tersebut.

Sementara Ernanda yang juga berprofesi sebagai mahasiswa dan beralamat di Desa Danda Jaya RT 15 Kecamatan Rantau Badauh, Batola, mengalami sesak di bagian dada akibat terbentur motor.

“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, semua fungsi alat keamanan kendaraan yang terlibat dalam kondisi baik,” jelas Kasat Lantas Polres Batola, AKP Didik Suhartanto.

Kematian Hujaifah sontak mengagetkan keluarga. Pun teman-teman korban, langsung membanjiri akun Instagram milik Hujaifah dengan kalimat duka dan doa.

“Inalillahi wainna lillahi roji’un, semoga husnul khatimah, dan amal ibadah pyn diterima disisi Allah Subhanna WaTa’ala Aamiin Allahumma Aamiin,” tulis pemilik akun @puterisartikadevi.

“Selamat jalan,semoga pian husnul khatimah dan dapat tempat yg layak di sisi Allah ..Aamiin ya Allah,” demikian tulisan terakhir arpian_603 dalam akun Hujaifah.

Baca Juga: Gangguan Pernapasan Akut, Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin Wafat

Baca Juga: Tukang Bangunan di Sungai Andai Tewas Diduga Tersengat Listrik

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Aprianoor