Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi

Libur Sekolah Akibat Karhutla di Kobar Membingungkan

- Apahabar.com Jumat, 20 September 2019 - 15:52 WIB

Libur Sekolah Akibat Karhutla di Kobar Membingungkan

Ilustrasi. foto-Harian Terbit

apahabar.com PANGKALAN BUN – Sejak awal pekan tadi, aktivitas belajar mengajar di sekolah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, sudah distop. Namun, menurut Anggota DPRD setempat, Tuslam Amiruddin, batas akhir libur siswa tidak diumumkan secara jelas.

Belum lama ini, terang Tuslam, ada kabar Dinas Pendidikan Kabupaten Kobar telah mengirim pesan melalui WA groupnya kepala sekolah, bahwa sekolah diliburkan selama dua hari.

“Tapi kemudian muncul lagi di WA, karena kabut asap semakin pekat, maka libur sekolah diperpanjang sampai 21 September 2019,” kata Tuslam kepada apahabar.com, Jumat (20/09).

Tapi, anehnya, lanjut mantan Ketua PWI Kobar ini, masih ada sekolah yang tidak libur. “Karena kata kepala sekolahnya belum ada surat edaran resmi,” ungkap Tuslam.

Pada prinsifnya, tegas Tuslam, pihaknya mendukung instruksi tersebut. Akan tetapi, harus diumumkan secara jelas, agar tidak membingungkan.

Di samping itu, lanjut Tuslam, terlebih dahulu harus diuji kualitas udara di Kobar, apakah masih aman untuk kesehatan atau tidak.

“Kalau memang berisiko tinggi, ya tidak salah juga jika Pemkab Kobar dengan resmi membuat kebijakan libur sekolah. Namun, hal itu juga harus ada kejelasan, sehingga tidak simpang siur,” ujarnya.

Anehnya, sesal Tuslam, informasi yang disampaikan justru lewat pesan berantai. Otomotis libur sekolah melalui WA jadi membingungkan. Baik para kepala sekolah, siswa dan orangutanya.

“Karenanya acuannya harus instruksi resmi dari kepala daerah, dengan keputusan dibuat atas kajian yang mendalam, terutama melibatkan SOPD di bidangnya. Seperti Dinkes dan dinas terkait lainnya,” pungkas Tuslam.

apahabar.com

Anggota DPRD Kobar, Tuslam Amiruddin. Foto-apahabar.com/AHC16

Baca Juga: Berjibaku Atasi Karhutla, Paru-paru 31 Petugas Damkar di Kobar Mulai Terancam

Baca Juga: Kapolda Tegaskan Karhutla Kalteng Bukan karena Faktor Alam

Reporter: ACH 16
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Meninggal Dunia

Kalteng

Kabar Duka dari Kapuas, Satu Pasien Covid-19 Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalteng

Sejumlah Perwira di Polres Palangkaraya Dimutasi, AKP Nandi Jabat Kasat Reskrim
apahabar.com

Kalteng

TNI-Polri di Kapuas Simulasikan Konflik Sosial dan Pengamanan Pilkada Kalteng 2020
apahabar.com

Kalteng

Panggil Sekda Kalteng, Tim Ben-Ujang Yakin Bawaslu Tak ‘Masuk Angin’
Kapuas

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas: Positif Bertambah 7 Orang
apahabar.com

Kalteng

Bayi Tewas Dalam Kantong Plastik di Teweh Selatan Ternyata Dibunuh Ibunya Sendiri
apahabar.com

Kalteng

Kapuas Siaga Darurat Karhutla
apahabar.com

Kalteng

Amankan Libur Panjang, Polres Kapuas Kalteng Siapkan Personel dan Sapras
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com