apahabar.com
Bakal calon Wali Kota, dan Wakil Wali Kota Banjarbaru pada Pilkada Banjarbaru 2020, Nadjmi Adhani-Darmawan Jaya Setiawan menyambangi kantor PDIP Banjarbaru, Kamis sore. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Jelang Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Banjarbaru, sang inkumben Nadjmi Adhani-Darmawan Jaya Setiawan kembali melakukan manuver. Hari ini, Kamis (5/9) sore, keduanya resmi melamar ke DPC PDIP Banjarbaru.

“Sebagai wujud kesetiaan, kami datang berdua. Sebagai wujud keseriusan, kami datang langsung berdua,” ucap Nadjmi Adhani melalui siaran pers yang diterima apahabar.com.

Menurutnya, sebagai wujud penghargaan kepada partai politik, pihaknya juga turut mengambil berkas pendaftaran calon kepala daerah.

“Kami datang ke Kantor DPC PDIP Kota Banjarbaru untuk mengambil berkas pendaftaran calon kepala daerah,” katanya.

Ia berharap, agar jalan untuk menjadikan Banjarbaru lebih baik dan semakin baik lagi terbuka lebar.

“Kemudian, diberi kemudahan oleh Allah SWT,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Banjarbaru, Wartono membenarkan kedatangan Nadjmi-Jaya guna mengambil berkas formulir pendaftaran.

“Iya, benar. Sekitar pukul 17.00 mas,” ujarnya saat dihubungi apahabar.com, Kamis malam.

Selanjutnya, PDIP akan menunggu kedua tokoh tersebut mengembalikan berkas. Paling lambat per 20 September 2019 nanti.

Nantinya, berkas yang diterima akan diajukan ke DPD PDIP Kalsel. Selanjutnya, akan diserahkan ke tingkat DPP PDIP di Jakarta.

“Sekaligus menunggu rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan,” katanya.

Sejauh ini, terdapat dua pasang bakal calon kepala daerah yang yang telah mengambil formulir ke DPC PDIP Banjarbaru.

“Di antaranya, Ovie-Iwansyah dan Nadjmi-Jaya,” tegasnya.

Seperti diketahui, DPD PDI Perjuangan Kalsel telah membuka pendaftaran Bakal Calon Gubernur, Bupati dan Wali Kota untuk Pilkada Serentak tahun depan. Pendaftaran dilaksanakan pada 2-20 September 2019 nanti.

“Siapa pun bisa mendaftar. Hasilnya akan diserahkan kepada DPP, pada 23 September 2019 nanti,” ucap Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalsel M. Syaripuddin kepada apahabar.com, Minggu kemarin.

Meskipun terbuka untuk masyarakat luas, PDI Perjuangan akan memilih dua nama bakal calon kepala daerah yang sesuai dengan asas, jati diri dan watak sebagai partai wong cilik. “Nanti akan diwajibkan untuk mengikuti sekolah partai,” katanya.

Setiap bakal calon kepala daerah yang mendaftarkan diri, kata dia, akan diikutsertakan dalam fit and proper test. “Atau sering disebut uji kelayakan untuk menduduki jabatan tertentu,” bebernya.

Langkah itu dilakukan berdasarkan amanat Undang-undang, yakni parpol memiliki tugas sebagai sarana rekrutmen politik. “Kedua ini adalah bukti bahwa PDI Perjuangan merupakan partai yang terbuka bagi semua kalangan,” pungkasnya.

Baca Juga: Setelah Saipul Rahman, Abdul Kadir Juga Siap Maju Pilkada Tanbu

Baca Juga: Pilkada Tanbu, Saipul Rahman, dan Makna Salam Satu Rasa

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah