Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Memanas, Ketua DPRD Kalsel Tak Mau Disuruh Duduk Pedemo

- Apahabar.com Senin, 9 September 2019 - 12:51 WIB

Memanas, Ketua DPRD Kalsel Tak Mau Disuruh Duduk Pedemo

Demonstrasi berlangsung ricuh setelah rombongan wakil rakyat terpilih menemui pedemo. Foto-apahabar.com/Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Memasuki siang hari, aksi demonstrasi pada pelantikan DPRD Kalsel berlangsung ricuh.

Menunggu sedari pagi, puluhan demonstran yang dimotori mahasiswa dan ormas gabungan itu akhirnya bertemu dengan beberapa perwakilan dewan.

Namun, rombongan wakil rakyat terpilih yang menemui pedemo justru enggan untuk duduk bareng.

Rombongan dewan digawangi oleh H. Supian HK, Ketua DPRD Kalsel sementara. Ada juga M.Lutfi Saifuddin, Ahmad Yani dan lainnya.

Oleh massa aksi, mereka diminta duduk bersama berlantaikan aspal untuk menandatangani komitmen sebagai wakil rakyat.

“Kalian ke sini hanya untuk memerintah kami duduk ya,” ujar Supian HK dengan nada meninggi ke gerombolan massa, Senin (9/9) siang.

Lantas, perkataan itu membuat massa kian gerah. Mereka meminta dengan hormat agar perwakilan anggota DPRD Kalsel itu duduk bersama.

“Beginikah sikap wakil rakyat kita di tingkat yang lebih tinggi. Tadi saja di DPRD Banjarmasin, Hj. Ananda mau duduk bersama. Bahkan, melepas sepatu tingginya,” ujar salah seorang massa yang berorasi.

Mendengar itu, para perwakilan Supian HK dan sejumlah anggota DPRD Kalsel bergegas pergi meninggalkan massa untuk kembali ke gedung DPRD Kalsel.

Demonstrasi pun makin panas. Terjadi saling dorong dengan aparat kepolisian yang berjaga.

Beruntung, setelah beberapa menit anggota DPRD Kalsel terpilih periode 2019-2024, Rosehan Noor Bachri keluar dari gedung DPRD Kalsel.

Rosehan bersedia duduk bersama mahasiswa dan mendengarkan aspirasi dari puluhan mahasiswa tersebut.

Massa menuntut sejumlah hal. Pertama, agar wakil rakyat terpilih benar-benar mengemban amanah rakyat.

Kedua, memprioritaskan kepentingan rakyat lebih utama daripada kepentingan pribadi, golongan, dan kelompok.

“Yang terpenting tak bermain proyek,” ucap Ketua Forpeban, Din Jaya dalam orasinya, Senin (9/9) pagi.

Selanjutnya, memperjuangkan penggunaan APBD dan APBN untuk kemaslahatan rakyat Kalsel.

Kemudian, tak melakukan pemborosan dan menghamburkan duit rakyat dengan alasan studi banding dan kunjungan kerja ke luar daerah.

“Yang tidak ada kemaslahatan untuk kesejahteraan dan rakyat,” bebernya.

Baca Juga: Pelantikan DPRD Kalsel: Akses Jalan Ditutup, 3 Mobil Lapis Baja Disiagakan

Baca Juga: Pelantikan DPRD Kalsel Diwarnai Demo, Massa Ancam Sweeping Rumah Banjar!

Baca Juga: Detik-Detik Pelantikan DPRD Kalsel, Anoa hingga Anjing Pelacak Disiagakan

Baca Juga: Pelantikan DPRD Kalsel: Usai Orasi, Pedemo Salat Zuhur Berjemaah

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah 

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

BMKG: Terjadi 1.163 Kali Gempa Susulan di Ambon
apahabar.com

Nasional

Edo TS Meninggal, Baim Wong Sempat Tak Percaya
apahabar.com

Nasional

Libur Akhir Tahun: Wisatawan Antusias, Pemerintah Belum Tegas
apahabar.com

Nasional

Kasus Corona di Qatar Bertambah Jadi 12 Orang
apahabar.com

Nasional

Protes Pemukulan Mahasiswa Papua Meluas ke Jayapura
apahabar.com

Nasional

KKP Tangkap 3 Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Natuna

Nasional

Pemerintah Diminta Lockdown Jika Corona Inggris Masuk Indonesia
apahabar.com

Nasional

Ini Rangkaian Sidang Paripurna Pengucapan Sumpah Anggota DPR, DPD dan MPR
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com