UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Mengatasi Karhutla, Perlu Kesadaran Bersama

- Apahabar.com Kamis, 12 September 2019 - 05:15 WIB

Mengatasi Karhutla, Perlu Kesadaran Bersama

Ilustrasi kabut asap. Foto – Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Permasalahan kabut asap yang kian menjadi di wilayah Kalimantan Selatan khususnya di daerah Banjarmasin dan Kabupaten Banjar, membuat anggota DPRD Banjarmasin dari Fraksi PDIP Suyato khawatir. Pasalnya asap kian hari kian pekat menyelimuti sebagian wilayah Kota Banjarmasin, terutama memasuki malam hari.

Dikatakan Suyato, asap muncul karena adanya kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Landasan Ulin Kilometer 17 sampai dengan Kilometer 23 mendekati Bandara Syamsudin Noor. Karena memang di wilayah sanalah lahan gambut itu masih banyak. Akibat kebakaran lahan itu, berimbas kepada tercemarnya kualitas udara Kota Banjarmasin.

“Sebaiknya warga Banjarmasin jika berpergian keluar rumah menggunakan masker. Walau di siang hari asap itu tidak seberapa, tapi setidaknya kita menghindari penyakit yang muncul diakibatkan kualitas udara kota kita yang tercemar karena asap kebakaran lahan,” ujarnya, Rabu (11/9/2019).

Suyato beranggapan, jika setiap musim kemarau hal ini terus terjadi maka pihak pemerintah mesti melakukan kajian ulang terhadap penyelesaian masalah Karhutla. Karena apa yang sudah dialami selama ini, hanya sedikit mampu mengatasi karhutla.

“Sebagai bagian pemerintah,  ya, tentu kita bersama sama mencari solusi. Bagaimana permasalahan ini bisa teratasi dengan cepat dan baik. Meski sudah dibuatkan sumur bor dan pipa untuk pencegahan. Nyatanya sumur bor itu dikabarkan tidak berfungsi dengan baik saat kejadian seperti ini terjadi,” ujarnya.

Suyato berharap, semua pihak dapat bekerja sama menanggulangi permasalahan karhutla ini. Sehingga dengan kesadaran bersama itu bisa mengatasi masalah yang terus berulang muncul setiap memasuki musim kemarau ini.

“Kita ingin meminimalisir kondisinya. Bagaimana pun ini adalah kejadian alam. Namun, kita juga mesti bersiap untuk menanggulangi apa yang bisa kita perbuat untuk mengurangi agar tidak menimbulkan permasalahan lain  dari dampak yang muncul disebabkan karhutla,” pungkasnya.

Baca Juga: Syamsudin Noor Terganggu Gara-Gara Kabut Asap Kiriman

Baca Juga: Barabai Berkabut, BPJS Bagi-Bagi Masker

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jelang Kematian Wanita Hamil Istri Muda Pembakal di HST, Ibunda: Rumah Latifah Didatangi Anak Istri Pertama
apahabar.com

Kalsel

Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran di Veteran Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Istri Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Daha: NKRI Harga Mati!
apahabar.com

Kalsel

UIN Antasari Bantah Kenaikan UKT Mahasiswa Bidikmisi
apahabar.com

Kalsel

Berantas DBD, Usaha Dinkes HSS Belum Maksimal
Marak Hoaks Penculikan Anak di Medsos, Berikut Imbauan Kapolres Banjarbaru

Kalsel

Marak Hoaks Penculikan Anak di Medsos, Berikut Imbauan Kapolres Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Demi Situasi Kondusif, Bhabinkamtibmas Pulau Laut Utara Tetap ‘Berjaga’ di Hari Libur
apahabar.com

Kalsel

Nette Boy Bantu Penyemir Cilik Beli HP Untuk Belajar Daring
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com