Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!! Pecah Rekor Lagi! Kasus Covid-19 Indonesia Tambah 12.818 Hari Ini

Menu Setara, Siasat Batola Perangi Kasus Stunting

- Apahabar.com Sabtu, 28 September 2019 - 17:59 WIB

Menu Setara, Siasat Batola Perangi Kasus Stunting

Ilustrasi stunting. Foto: Antara

apahabar.com, MARABAHAN – Meski masih dalam tingkat belum memprihatinkan, Barito Kuala (Batola) terus berupaya mengurangi angka stunting.

Dalam update terakhir per 20 September 2019 yang diperoleh dari Dinas Kesehatan, Batola menduduki peringkat keempat dalam rekapitulasi stunting di Kalimantan Selatan.

Dengan rataan 22 persen dari 12.345 balita, Batola berada di bawah Hulu Sungai Utara, Balangan dan Banjar. Sementara ambang batas masalah yang ditetapkan WHO adalah di bawah 20 persen.

Sebenarnya stunting bukan tidak bisa ditekan. Cara yang dapat ditempuh adalah pemberian ASI ekslusif di usia 0 hingga 6 bulan, serta pemenuhan gizi ibu hamil.

Metode lain yang dapat mencegah stunting adalah pemenuhan gizi dari Makanan Pendamping (MP) ASI. Masalahnya belum semua ibu-ibu memiliki pengetahuan dalam menentukan menu ideal MP ASI.

Lantas sebagai bahan pengetahuan, Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, mengeluarkan buku yang membahas berbagai menu MP ASI berjudul Menu Setara.

Untuk sementara buku dibagikan kepada kader-kader Posyandu di Kecamatan Marabahan. Selanjutnya buku-buku itu juga didistribusikan ke semua kecamatan di Batola.

“Buku tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Agus Sasirangan. Kebetulan Agus juga merupakan putra Batola dan belum pernah ada buku menu mencegah stunting,” ungkap Noormiliyani, Sabtu (28/9).

Menu Setara berisi menu yang disukai anak-anak dengan bahan murah dan mudah diperoleh dari sekitar.

“Diharapkan menu di Posyandu bukan hanya bubur kacang dan bubur ayam lagi, tetapi lebih bervariasi,” imbuhnya.

Menu Setara bukan buku pertama yang diinisiasi Noormiliyani. Beberapa tahun sebelumnya, bupati wanita pertama di Kalsel ini menggagas buku yang juga berkaitan dengan menu balita.

Penanganan stunting sedianya bukan hanya tanggung jawab Pemkab Batola, ataupun Pemerintah Indonesia. Bahkan penanganan kekerdilan telah menjadi agenda dunia hingga 2030.

Pun Pemerintah Indonesia menargetkan dalam RPJMN 2019 untuk menekan angka stunting bayi berusia dua tahun hingga 28 persen.

Stunting atau pendek ini sendiri merupakan kondisi khusus, ketika anak gagal tumbuh dengan wujud bisa kurus ataupun pendek.

Kemudian gagal berkembang yang tampak dari gangguan kognitif. Lalu terjadi pula kondisi gagal metabolisme tubuh, sehingga rentan mengidap penyakit tidak menular.

“Memang stunting di Batola masih mendekati ambang batas. Namun kalau tidak diantisipasi, juga bisa menjadi masalah,” tegas Noormiliyani.

Terlebih stunting tak dapat dideteksi selama kehamilan, tetapi setelah anak berusia 2 tahun.

apahabar.com

Bupati Barito Kuala, Hj Noormiliyani AS, membagikan buku Menu Setara kepada kader Posyandu dari Kecamatan Marabahan. Foto: Bastian Alkaf/apahabar.com

Baca Juga: Kampanye Cegah Stunting di Penajam Melalui Festival Seafood

Baca Juga: Soal Penanganan Stunting, Pemkab Tanbu Targetkan Terbaik Nasional

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tanggapan Penumpang di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Pasca Mudik Lebaran
apahabar.com

Kalsel

Hasil Laboratorium Air Sungai Barito, Minyak Juga Ikut Mencemari
apahabar.com

Kalsel

Kunjungi Kampung Tangguh di Amuntai, Kapolda Kalsel Salut dengan Kekompakan Warganya
apahabar.com

Kalsel

Untuk Warga Kalsel-Teng, Berikut Mekanisme Pengambilan Token Gratis
AMSM

Kalsel

Pilkada Damai, AMSM Banjarmasin Gelar Salat Hajat dan Doa Bersama
apahabar.com

Kalsel

Pertama di Kalsel, Kepengurusan E-Sport Batola Sah Dilantik
apahabar.com

Kalsel

Bocah Tenggelam Ditemukan Tak Bernyawa
apahabar.com

Kalsel

3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Tak Ber-IMB, Inspektorat Turun Tangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com