3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Menuju KLA, Banjarbaru Masih Terkendala Iklan Rokok

- Apahabar.com Senin, 16 September 2019 - 21:09 WIB

Menuju KLA, Banjarbaru Masih Terkendala Iklan Rokok

GELAR SOSIALISASI - Pemko Banjarbaru menggelar Sosialisasi Kelurahan Layak Anak, di Aula Kantor Lurah Mentaos Kecamatan Banjarbaru Utara. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Pemko Banjarbaru menggelar Sosialisasi Kelurahan Layak Anak, di Aula Kantor Lurah Mentaos Kecamatan Banjarbaru Utara, Senin (16/9).

Hadir Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Intan Idaman Ririen Kartika Rini, Kadis Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak Ir  Puspa Kencana, Camat Banjarbaru Utara Khairil Aqli, Lurah Mentaos Ahmad Rifai.

Puspa Kencana mengatakan, kegiatan ini salah satu indikator menuju Kota Layak Anak (KLA) yang harus dimulai dari Kelurahan Layak Anak dan Kecamatan Layak Anak.

Diharap setelah sosialisasi, peserta bisa berbagi ilmu dengan tetangga tentang seberapa pentingnya hak-hak anak.

”Kelurahan Mentaos ini juga mewakili Banjarbaru untuk penilaian P2WKSS. Dan narasumber adalah Ketua P2TP2A Intan Idaman,  juga dari Kejaksaan Negeri Banjarbaru,” katanya.

Ketua P2TP2A Intan Idaman yang juga Bunda PAUD Ririen Kartika mengungkapkan, masih banyak ditemukan iklan rokok, sedang indikator menuju Kota Layak Anak (KLA) harus bebas rokok.

”Oleh sebab itu diperlukan kerjasama dengan semua pihak terkait,” katanya.
Ririen menjelaskan, P2TP2A sendiri menyediakan pelayanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan secara gratis, meliputi pelayanan informasi, konsultasi psikologis dan hukum, pendampingan dan advokasi dan Rumah Aman (shelter) dengan rujukan.

”Visi P2TP2A mengedepankan pemberdayaan perempuan dan anak korban tindak kekerasan menjadi manusia yang bermartabat dan terhormat sesuai prinsip HAM. Dan misinya membangun gerakan bersama untuk mencegah, menghapus kekerasan dan trafficking pada perempuan dan anak,” tandasnya.

Menurut Ketua TP PKK ini, para orang tua juga diminta sering-sering melakukan komunikasi dengan anak, dengarkan apa yang disampaikannya, keluhan mereka serta selalu menggunakan kata-kata positif jika kita berbicara, walau sedang bercanda.

”Kelurahan Layak Anak adalah pembangunan Kelurahan yang menyatukan komitmen dan sumberdaya pemerintah kelurahan, masyarakat dan dunia usaha di lingkungan setempat dalam rangka memenuhi hak anak, melindungi anak dari tindak kekerasan, eksploitasi, pelecehan dan diskriminasi, mendengar pendapatnya yang direncanakan secara sadar, menyeluruh dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Wawali Resmikan Masjid Miftahul Ikhsan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

UIN Antasari Bangun Kampus di Banjarbaru, Jaya: Perkuat Identitas Kota Pendidikan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Banjarbaru Mantap PSBB, Iring-iringan Sosialisasi Disiapkan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

61 Tenaga Fungsional Tenaga Kesehatan Pemkot Banjarbaru Dilantik
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Terungkap, 3 Pasien Sembuh di Banjarbaru Berasal dari Imported Case
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Pasar Tradisional Modern Banjarbaru Segera Rampung, Wawali H Darmawan Jaya Setiawan Bahagia
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Komitmen Kuat Wujudkan Kota Pelayanan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Kompetisi Panahan Borneo Open 6 Jadi Ajang Promosi Kota Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com