Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Menunggak Pembayaran ke RSUD, DPRD Barut Akan Panggil BPJS

- Apahabar.com Senin, 2 September 2019 - 13:55 WIB

Menunggak Pembayaran ke RSUD, DPRD Barut Akan Panggil BPJS

Anggota DPRD Barut, Rujana Anggraeni, Sinaryati dan Netty Herawati. Foto – apahabar.com/Muhammad Nasution

apahabar.com, MUARA TEWEH – DPRD Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, dalam waktu akan memanggil pihak BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh dan RSUD setempat terkait polemik tertundanya klaim pembayaran ke rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut. Pemanggilan itu akan dikemas dengan rapat hearing.

Anggota DPRD Barut Hj Sinaryati kepada apahabar.com mengatakan,  persoalan ini hendaknya segera diselesaikan karena kalau dibiarkan berlarut-larut dikhawatirkan akan mengganggu pelayanan di rumah sakit.

“Bayangkan saja kalau 80 persen pasien di rumah sakit menggunakan kartu BPJS Kesehatan, artinya hanya 20 persen saja yang bayar pelayanan secara kontan sedangkan mereka (BPJS Kesehatan) belum bisa membayar klaim pihak RSUD Muara Teweh ini dipastikan akan mengganggu pelayanan,” ujarnya

Rujana Anggraeni, anggota DPRD Barut lainnya menambahkan,  bahwa  dewan akan segera memanggil pihak BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh secepatnya,  namun saat ini belum bisa di lakukan karena ketua definitif DPRD Barut belum ada.

Namun hal ini perlu segera diselesaikan dan harus ada jalan keluarnya. Menurutnya, jangan sampai karena tidak ada pembayaran dari BPJS Kesehatan lalu kemudian berpengaruh pada pelayanan, yang pada akhirnya yang disalahkan oleh masyarakat adalah pihak rumah sakit serta pemerintah daerah.

“Padahal kan ujung pangkalnya karena pihak rumah sakit kekurangan dana akibat keterlambatan pembayaran BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Sementara, Netty Herawati anggota dewan lainnya juga sangat menyayangkan keterlambatan pembayaran oleh pihak BPJS Kesehatan terhadap klaim pihak rumah sakit karena kalau tidak segera diselesaikan maka dipastikan akan berdampak pada pelayanan.

“Kita juga sedikit heran, kenapa pihak BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh tidak bisa membayar klaim RSUD padahal sebagian besar pemegang kartu BPJS tidak menggunakan kartu tersebut,” katanya.

Dengan demikian, sebutnya secara logika maka akan ada kelebihan antara pemasukan dan pengeluaran keuangan kalau peserta BPJS Kesehatan banyak yang tidak berobat atau sehat-sehat saja.

“Dewan berharap agar pihak BPJS Kesehatan segera membayar klaim pihak RSUD Muara Teweh demi kepentingan masyarakat Barito Utara pada khususnya karena keterlambatan pembayaran akan berimbas pada pelayanan nantinya,” tandas Netty.

Baca Juga: 6 Fakta di Balik Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Baca Juga: Belum Lakukan Pembayaran Klaim RSUD Muara Teweh, Ini Penjelasan BPJS

Reporter: Ahc17
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas: Bertambah 7 Kasus Baru, 5 Orang dari Kecamatan Selat
apahabar.com

Kalteng

Tanggapi Kritik Anggota DPRD Kapuas, Kepala Bappeda: Pengadaan Mobil Damkar Tidak Dibatalkan
apahabar.com

Kalteng

Kalteng Tambah 25 Kasus Baru, Terbanyak dari Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Nekat Embat HP, Wanita Cantik di Teweh Perdayai Dua Pria Sekaligus
apahabar.com

Kalteng

Video Aksi Perampok di Toko Emas Leo Pangkalan Bun Kobar, Lepaskan Tembakan ke Arah Warga, Kabur Bawa 1 Kg Emas
apahabar.com

Kalteng

Lagi, 2 Warga Kapuas Diciduk Polisi Gegara Sabu
apahabar.com

Kalteng

Puluhan Pasien Covid-19 di Kalteng Sembuh, Terbanyak dari Palangka Raya
apahabar.com

Kalteng

BUMDes di Kapuas Diharapkan Dapat Berkontribusi dalam Program Food Estate
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com