Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu Duel Juventus vs Barcelona Liga Champions Malam Ini Tanpa Ronaldo vs Lionel Messi, Link Live Streaming SCTV!

Minta Hujan, Pemko Banjarbaru Gelar Shalat Istisqa

- Apahabar.com Rabu, 18 September 2019 - 20:48 WIB

Minta Hujan, Pemko Banjarbaru Gelar Shalat Istisqa

SHALAT ISTISQA - Ribuan warga Banjarbaru menggelar shalat Istisqa untuk meminta hujan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Ribuan warga Banjarbaru menggelar shalat Istisqa untuk meminta hujan. Shalat digelar di lapangan DR Murdjani,  depan Balai Kota Rabu (18/9).

Shalat Istisqa ini digelar karena musim kemarau berkepanjangan, sudah beberapa bulan Kota Banjarbaru dilanda kekeringan yang berakibat terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disertai kabut asap kian tebal saja dari ke hari.

Shalat minta turun hujan diikuti Walikota Nadjmi Adhani, Wakil Walikota Darmawan Jaya Setiawan, Kapolres AKBP Kelana Jaya, ASN, tokoh masyarakat, siswa-siswa sekolah di Kota Banjarbau.

Shalat Istisqo diimami pimpinan Pondok Pesantren Al Falah KH Samsuni. Sedang pembacaan doa dipimpin Ketua MUI Banjarbaru KH Nahpiah Muhja.

Walikota Nadjmi Adhani dalam sambutannya mengatakan, Shalat Istisqo merupakan upaya terbesar meminta kepada Allah SWT agar menurunkan rezeki berupa turunnya hujan.
”Karena itu, Pemko Banjarbaru dalam kegiatan salat ini mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berdoa kepada Allah SWT, memohon ampun dan segera menurunkan hujan,” katanya.

Menurutnya, segala usaha sudah dilaksanakan TNI, Polri dan instansi terkait dalam penangangan Karhutla, termasuk sosialisasi kepada masyarakat, tetapi di penghujung Agustus titik api kian banyak saja.

’’Puncaknya pertengahan September, terasa gangguan akibat kabut asap, sehingga Pemko Banjarbaru menetapkan darurat Karhutla,’’ katanya.

Dia pun berharap, lewat ikhtiar ini, hujan segera turun, sehingga bencana kabut asap yang disebabkan banyaknya lahan terbakar, bisa teratasi.

Salah seorang warga Kurnia mengaku, kabut asap yang terjadi saat ini salah satu yang terparah di Banjarbaru. Menurutnya kabut asap yang ditimbulkan dari lahan gambut yang terbakar sangat berpengaruh pada pernapasan.

‘’Kebakaran hutan dan lahan di Banjarbaru sepertinya semakin meluas. Karena memang tidak ada hujan, walau upaya penanganannya sudah dilakukan sekuat tenaga,” katanya.

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Horee, Pelanggan PDAM Intan Banjar Nikmati Subsidi 50 Persen
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Positif Covid-19 di Banjarbaru Meningkat, Gugus Tugas Terapkan Sistem Ring
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Kiat Banjarbaru Persiapkan Kelurahan Layak Anak
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Akhir Tahun, Pasar Galuh Cempaka Sudah Bisa Ditempati
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Lampaui Target, Pasar Bauntung Banjarbaru Hampir Rampung
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Nadjmi Adhani Beri Motivasi Peserta Tes CPNS Kota Banjarbaru
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Pasar Baru Cempaka Mulai Beroperasi, Kios Digratiskan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Sambut 2020, Masyarakat Banjarbaru Instropeksi Diri Lewat Baayun Maulid
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com