BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

Pagi Buta, Asrama Papua Dilempari Karung Berisi Ular

- Apahabar.com Senin, 9 September 2019 - 11:48 WIB

Pagi Buta, Asrama Papua Dilempari Karung Berisi Ular

Asrama Mahasiswa Papua Kamasan III Surabaya diteror dengan kiriman dua karung berisi ular pada Senin, subuh. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Asrama mahasiswa Papua di Surabaya kembali diteror.

Subuh tadi, sekitar pukul 04.19, Senin (9/9), para penghuni asrama digemparkan oleh kehadiran sejumlah ular.

“Pagi tadi saat masih gelap ada empat orang berpakaian preman berhenti di depan asrama. Mereka masukan ular, ada tiga ekor itu di dalam karung terbuka,” terang salah satu penghuni asrama, Yoab Orlando, dikutip apahabar.com dari CNN Indonesia.

Informasi dihimpun, ada dua karung beras 15 kilogram berisi ular dalam keadaan tidak terikat. Dua dari tiga ular yang dilempar sampai saat ini masih dalam pencarian. Para penghuni asrama khawatir ular tersebut berbisa.

“Kalau di dalam karung itu satu ekor, itu besar sekali, terus kalau tiganya itu di dalam kain, baru dilempar langsung ke dalam. Kainnya tidak diikat keras, langsung ularnya tercerai itu (terlepas),” kata dia.

Yoab mengaku tak tahu persis jenis ketiga ular tersebut. Usai pelemparan sejumlah mahasiswa coba mengejar pelaku.

“Kalau di dalam karung itu satu ekor, itu besar sekali, terus kalau tiganya itu di dalam kain, baru dilempar langsung ke dalam. Kainnya tidak diikat keras, langsung ularnya tercerai itu (terlepas),” kata dia.

Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari aparat kepolisian. Ya, aksi teror bukan kali pertama mengarah ke asrama di Jalan Kalasan Surabaya itu.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa di sana menjadi korban aksi rasialisme setelah beberapa saat mengalami pengepungan.

Aksi tersebut diduga dilakukan oleh sejumlah oknum aparat serta organisasi kemasyarakatan pada 16 dan 17 Agustus 2019 silam.

Baca Juga: Tri Susanti dan Samsul Arifin Tersangka Rasial Asrama Papua Ditahan

Baca Juga:  Polda Jatim Tetapkan Veronica Tersangka Hoaks Asrama Mahasiswa Papua

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kaltim Jadi Ibu Kota RI, Intip Harapan Masyarakat Adat Dayak
apahabar.com

Nasional

Lanal Gagalkan Penyeludupan 79 Kilogram Sabu
CPNS

Nasional

Ketua DPD Tolak Rencana Penghapusan Guru dari Formasi CPNS 2021
apahabar.com

Nasional

Ilmuwan Universitas Utrecht Temukan Antibodi Penghambat Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Khawatir Corona, Arab Saudi Menunda Perjalanan ke-9 Negara
apahabar.com

Nasional

Begini Khobz Diproduksi dan Diantar ke Pengungsi Suriah
apahabar.com

Nasional

Polisi: Korban Jadi Saksi Utama Ledakan di Monas
apahabar.com

Nasional

TNI Kuasai Tiga Distrik di Nduga, Ruang Gerak Separatis Kian Sempit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com