Viral Korban Banjir Kalsel Lahirkan di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel

Pagi, Kabut Mulai Tutupi Jalan ke Marabahan

- Apahabar.com Jumat, 13 September 2019 - 16:50 WIB

Pagi, Kabut Mulai Tutupi Jalan ke Marabahan

Beberapa pengendara motor nekad menerobos asap kebakaran lahan di Kecamatan Cerbon, Jumat (13/9) siang. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, mulai mengganggu pengguna jalan dari Marabahan menuju Banjarmasin dan sebaliknya.

Dalam beberapa bulan terakhir, kebakaran terus menghantui Barito Kuala. Paling parah terjadi di Kecamatan Jejangkit, Kuripan, Tabukan, Marabahan, Rantau Badauh, Bakumpai, Alalak dan Mandastana.

Titik kebakaran pun mulai mendekati Jalan H Hasan Basri dan Jalan HM Yunus yang merupakan jalan penghubung utama Marabahan dengan Banjarmasin.

Akibatnya jalanan pun ditutupi kabut asap, terutama pagi hari ketika banyak warga berlalu-lalang.

“Dalam sebulan terakhir, jalan dari Banjarmasin ke Marabahan memang sudah ditutupi kabut asap. Namun kondisi paling parah terjadi, Jumat (13/9),” papar Yoga Dinata, warga Kecamatan Alalak yang bekerja di Marabahan.

“Jarak pandang cukup pendek, antara 2 hingga 3 meter. Akibatnya banyak pengendara motor yang memilih berhenti. Untungnya kawasan-kawasan yang berkabut tebal tidak terlalu panjang,” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan Sensor MODIS dan Satelit NPP dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Selatan per 12 September 2019, asap yang menyelimuti jalan utama tersebut berasal dari Kecamatan Jejangkit dan Cerbon.

Khusus di Cerbon, Damkar Batola dan pemadam swadaya mesti berjibaku hingga pukul 04.00 untuk menjinakkan api di Desa Sungai Rasau dan Simpang Arja, Jumat (13/9).

Sementara titik api lain tersebar di Kecamatan Marabahan, Bakumpai, Tabukan dan Kuripan. Keterbatasan air menjadi kendala utama pemadaman, terutama di desa-desa yang berjarak cukup jauh dari Sungai Barito.

Baca Juga: 14 Hari Beroperasi, Kabupaten Banjar Tercatat Menjadi ‘Pelanggar’ Lalu Lintas Terbanyak

Baca Juga: Siang Bolong, Lahan Kosong Sekitar Syamsudin Noor Terbakar

Baca Juga: Kecewa dengan Kepsek, Puluhan Ortu Siswa Datangi Polresta Banjarmasin

Baca Juga: 48 Remaja Terjaring Operasi Patuh di Batola

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hore, Kalsel Bakal Diguyur Hujan Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Merasa Dirugikan, Wanita di Banjarmasin Timur Laporkan Mantan Suami ke Polisi
apahabar.com

Kalsel

Lewat Kunjungan, Peserta Diklat Dispersip Tiru Banyak Hal  
Razia ASN; 32 Tidak Kantongi Izin Keluar

Kalsel

Razia ASN; 32 Tidak Kantongi Izin Keluar
apahabar.com

Kalsel

Terapkan Prokes, STIKIP Paris Barantai Kotabaru Wisuda 96 Sarjana
apahabar.com

Kalsel

Seorang Pria di Banjarmasin Ditusuk Saat Bersama Kekasih
apahabar.com

Kalsel

Kekurangan Ribuan Guru, Ini Langkah Disdik Banjarmasin
Covid-19 Tanbu

Kalsel

Kabar Baik Covid-19 Tanbu: Sembuh 9 Orang, Positif Nihil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com