Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

Pembangunan Pasar Pondopo Muara Teweh Dianggarkan Rp4 M

- Apahabar.com Jumat, 6 September 2019 - 14:22 WIB

Pembangunan Pasar Pondopo Muara Teweh Dianggarkan Rp4 M

Kadis Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Barito Utara Drs Hajrannoor (kemeja putih, kedua dari kanan) saat memberikan keterangan kepada bupati H Nadalsyah di Pasar Pondopo. Foto-apahabar.com/M Nasution

apahabar.com, MUARA TEWEH – Pasca terjadi kebakaran, pembangunan Pasar Pendopo Muara Teweh kini belum juga dilakukan. Padahal dana pembangunan pasar beralamat di Jl Palima Batur itu sudah dianggarkan Rp4 miliar.

Sebelumnya pasar terbesar di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan itu terbakar. Akibatnya, sejumlah pedagang tidak semuanya bisa menempati dan berjualan di sana.

“Saat ini untuk pembangunan tahap pertama pasar Pendopo masih dalam tahap lelang,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustian Kabupaten Barito Utara, H Hajrannor, Kamis (05/09).

Anggaran tersebut, katanya sebagai langkah awal pembangun Pasar Pondopo.

“Kita berharap dengan dana Rp4 miliar pada tahap awal dari APBD Kabupaten Barut, nantinya mendapat respon dari pemerintah pusat. Sehingga mendapat bantuan,” harapnya.

Ia mengungkapkan untuk pembangunan pasar besar memerlukan biaya yang tidak sedikit.

“Oleh karenanya melalui mekanisme dan prosedur kita tetap ajukan permohonan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian terkait,” jelasnya.

Pasar Pondopo salah satu ikon daerah. Sebab ada anggapan, belum lengkap jika berkunjung ke Muara Teweh, apabila belum ke Pasar Pondopo.

Di sisi lain, makin cepatnya pembangunan pasar tersebut, maka para pedagang eks Pasar Pondopo yang jadi korban kebakaran bisa kembali berjualan di pasar tersebut.

Saat ini, mereka harus terpisah akibat lokasi penampungan pasar darurat tidak mencukupi pedagang yang ada.

“Kita ingin Pasar Pondopo kembali berdiri segera. Karena di sinilah perputaran uang terbesar di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan,” pungkas Hajrannor.

Baca Juga: Harganas XXVI, DWP Se-Indonesia Gelar Baksos di Kalsel

Baca Juga: PUPR Gencarkan ‘Pembangunan’ Jalan di Kabupaten Banjar, Berikut Titik-titiknya

Reporter: AHC17
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Bantah Usul Tambah Anggaran, KPU Kalteng Maksimalkan Sesuai NPHD
apahabar.com

Kalteng

Tim Aksi Sosial Demokrat Kalteng Bantu Pemerintah Lawan Corona
apahabar.com

Kalteng

Gelar Rakorda, Partai Demokrat Kalteng Solid Menangkan Ben-Ujang
Vaksinasi

Kalteng

Tahap Pertama Vaksinasi Covid-19 di Kalteng; Palangka Raya dan Pulang Pisau
apahabar.com

Kalteng

Sudah Tiga Kali Pasar Pujon Terbakar, Warga Desak Pemkab Kapuas Sediakan Mobil Damkar
apahabar.com

Kalteng

Penularan Covid-19 di Kalteng Tak Terpengaruh Musim, Termasuk Kemarau
apahabar.com

Kalteng

Karhutla di Kalteng Terus Meluas, Kabut Asap Mulai Mengancam Kesehatan
apahabar.com

Kalteng

Dukung Program Food Estate Kalteng, Kabupaten Sukamara Kembangbiakan 20 Ribu Sapi Australia Brahman Cross
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com