Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Pemprov Kalsel Dukung Eksistensi Ponpes di Banua

- Apahabar.com Sabtu, 28 September 2019 - 06:15 WIB

Pemprov Kalsel Dukung Eksistensi Ponpes di Banua

Peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Siswansyah yang mewakili Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BATOLA – Kalimantan Selatan menjadi salah satu daerah yang memiliki banyak ulama-ulama hebat di masanya. Daerah dengan sisi religius yang kuat tidak terlepas dari peran pondok pesantren yang melahirkan insan-insan beriman, bertakwa dan berakhlak mulia.

“Lembaga pendidikan di pesantren memang kita perlukan. Ini sebenarnya pondasi dasar untuk membangun generasi yang berkualitas dan berdaya saing,” ucap Asisten I Bidang Pemerintah Pemprov Kalsel, Siswansyah saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Istana Alquran di Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala

Mewakili Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, dirinya memaparkan data dari kementerian agama bahwa jumlah Ponpes  di seluruh Kabupaten/Kota Kalsel mencapai 240 buah. Sedangkan di Kabupaten Batola sendiri, telah berdiri sebanyak 18 Ponpes.

“Ini menandakan bahwa selain memiliki sumber daya alam yang melimpah, Kalsel juga merupakan daerah yang  memiliki banyak Ponpes dan telah banyak melahirkan ulama-ulama di setiap zamannya,” ucap dia

UU Ponpes yang telah direncanakan oleh DPR beberapa waktu lalu, juga dinilai sebagai penguat terhadap eksistensi lembaga Ponpes ke depannya.

“Semoga dengan hadirnya UU Ponpes ini, semakin mengokohkan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen mencetak generasi yang luhur dengan moralitas dan akhlak yang mulia,” harap dia.

Tantangan ke depan ujarnya akan semakin kompleks.  Dengan terus berkembangnya teknologi informasi komunikasi, satu sisi berdampak baik untuk kehidupan, namun di sisi lain dampak negatifnya juga mengancam moral dan perilaku generasi kita.

“Jika generasi kita tidak dibekali dengan kekuatan iman, kekuatan akhlak, serta pengetahuan al quran. Maka generasi kita akan mudah terombang-ambing oleh kemajuan zaman,” ungkapnya.

Pendidikan di pondok pesantren diharapkan dapat membentuk insan yang beriman berakhlak serta memiliki pengetahuan Alquran yang baik.

“Pendidikan di pondok pesantren cara pikirnya tidak lagi ketinggalan zaman. Di era sekarang ini, Ponpes selalu menjadi solusi di tengah arus perubahan zaman. Banyak SDM yang mampu bersaing dengan yang lain, bahkan di dunia internasional sekalipun,” papar dia.

Tak lupa, dirinya menyampaikan permintaan maaf atas ketidakhadiran Gubernur saat itu. Paman Birin ujarnya menyampaikan pesan berjanji akan datang ke sana dalam waktu dekat ini.

Sementara itu, menurut laporan ketua panitia Ahmad Jumadi. Ada beberapa pembangunan untuk Ponpes Istana AlQuran ini terdiri dari kantor yayasan, Masjid dengan nama Al Imam Al Nawawi, asrama, rumah para Asatidz dan pengurus yayasan, serta ruang kelas.

Ponpes saat ini hanya diperuntukkan untuk santri laki-laki di tingkat Sekolah Menengah Pertama. Namun tidak menutup kemungkinan, ke depan akan dibangun untuk santri putri dan membuka di tingkat SMA dan Ibtidaiyah.

“Tadi peletakan batu pertama sudah dilakukan oleh bapak Siswansyah yang mewakili gubernur Kalsel. Ada dua lantai yang akan dijadikan sekolah berikut asramanya, jadi ini adalah islamic boarding school,” ungkapnya

Sedangkan untuk pembukaan penerimaan siswa baru, akan ditunggu hingga seluruh proyek pembangunan ini selesai.

“Diperkirakan akan tuntas pada tahun depan atau sekitar 7 bulan, pada bulan April. Sehingga bertepatan dengan tahun ajaran 2020-2021,” sebutnya mengakhiri.

Baca Juga: Randi Tewas, IMM Kalsel Desak Polisi Mengusut

Baca Juga: VIDEO: MIRIS !! Aksi Demo Aliansi Mahasiswa Kalsel Diwarnai Poster Nyeleneh Bertuliskan Tak Senonoh

Reporter: Musnita Sari
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

325 Jemaah Haji HST Kembali ke Bumi Murakata, 1 Dimakamkan di Makkah
apahabar.com

Kalsel

BBM Bersubsidi Langka di Kalsel, Pertamina: Konsumsi Over Kapasitas
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Banjarmasin Segera Isi Jabatan Kosong, Simak Sosok Plt Kasatpol PP dan Direktur RSUD Sultan Suriansyah
apahabar.com

Kalsel

Bandel, Puluhan Pengendara Terjaring Razia di Siring Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Datangi Banjarmasin, Sekjen PDIP Gelar Rapat Tertutup

Kalsel

Update Covid-19 Tanah Bumbu: Lebih Banyak Pasien Positif Dibanding Sembuh!
apahabar.com

Kalsel

Pasar Ramadan dan Festival Beduk di Martapura Ditiadakan
apahabar.com

Kalsel

Gegara Pelukan, Ayah di Tanah Laut Tega Gagahi Anak Kandung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com