Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Pengamat: Jokowi Bisa Tolak Pembahasan Revisi UU KPK

- Apahabar.com Sabtu, 7 September 2019 - 19:26 WIB

Pengamat: Jokowi Bisa Tolak Pembahasan Revisi UU KPK

Ilustrasi KPK. Foto - Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pengamat sekaligus pakar hukum tata negara Bivitri Susanti mengatakan Presiden Joko Widodo bisa menolak untuk membahas revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tidak mengirimkan surat presiden kepada DPR.

“Jadi presiden bisa menolak untuk membahas (revisi UU KPK) dengan cara tidak mengirimkan surat presiden atau mengirim surat presiden yang menyatakan tidak mau membahas itu,” ujar Bivitri saat dihubungi, seperti dilansir Antara, Sabtu (07/09).

Bivitri menyatakan pernyataan tersebut merujuk pada Undang-undang Dasar 1945 pasal 20 ayat 1 yang menyebut bahwa kekuasaan untuk membentuk UU ada di DPR.

Kemudian di pasal 20 ayat 2 disebutkan bahwa setiap rancangan UU (RUU) dibahas oleh DPR bersama Presiden untuk mendapatkan persetujuan bersama.

Menurut dia, bila Jokowi mengambil langkah tersebut, secara otomatis DPR tidak bisa melanjutkan pembahasan revisi UU lembaga anti rasuah itu.

“Ketika presiden bilang saya tidak mau membahas, berarti tidak ada pembahasan,” kata Bivitri.

Dosen Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera itu mengatakan Jokowi sebaiknya juga segera menyampaikan pernyataan terbuka terkait sikapnya tentang adanya pembahasan revisi UU KPK yang diusulkan DPR.

“Penting bagi presiden untuk mengatakan bahwa dia mendukung KPK yang sekarang ini yang kuat dan tidak mau melemahkan KPK,” ucap Bivitri.

Baca Juga: KPK Akan Surati Presiden Jokowi Soal Adanya Usulan Revisi UU

Baca Juga: Laode M Syarif: Perubahan UU KPK Upaya Pelemahan Secara Diam-diam

Sumber: Antara

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polwan Terindikasi Radikalisme Ternyata Tinggalkan Tugas Tanpa Seizin Pimpinan
apahabar.com

Nasional

TKD Kalsel Tuding Bawaslu Banjarbaru Tak Netral
apahabar.com

Nasional

Densus 88-Polda Sumut Tembak Mati 2 Terduga Teroris di Deli Serdang
apahabar.com

Nasional

Gubernur Sumsel Segara Tunjuk Pelaksana Harian Bupati Muara Enim

Nasional

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Sejauh 1.500 Meter
apahabar.com

Nasional

Karhutla Kalsel Jadi Atensi Penuh Mabes Polri
apahabar.com

Nasional

Pengungsi Banjir Jakarta Tersisa 1.539 Jiwa
apahabar.com

Nasional

Usai Diserang, Mapolsek Ciracas Kembali Buka Layanan Publik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com