Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Pengedar Obat Sediaan Farmasi Ditangkap di Hulu Sungai Utara

- Apahabar.com Senin, 16 September 2019 - 09:21 WIB

Pengedar Obat Sediaan Farmasi Ditangkap di Hulu Sungai Utara

Ilustrasi, obat-obatan terlarang. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Maraknya peredaran sediaan farmasi berupa obat keras tanpa izin edar di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara, berujung dengan diamankannya seorang pemuda oleh pihak kepolisian.

Pelaku yang diduga merupakan pengedar tersebut, ditangkap di rumahnya yang terletak di jalan Abdul Azis Gang Swarga RT 06, Kelurahan Antasari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara pada Selasa, 14 September 2019 kemarin.

Berdasarkan data yang dihimpun apahabar.com, pelaku peredaran obat-obatan illegal itu bernama Novia Apriandi Anwar alias Novi Iwir (25) warga jalan Abdul Azis Gang Swarga RT 06, Kelurahan Antasari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pelaku berhasil diamankan di rumahnya dengan barang bukti 5 keping obat keras tanpa merek yang berjumlah sebanyak 50 butir.

“Yang kita amankan yaitu Novia Apriandi Anwar alias Novi Iwir (25) pengedar obat sediaan farmasi tanpa izin di rumahnya pada Selasa (14/9) sekira pukul 13.00 wita,” kata Kasat Narkoba Polres HSU Iptu Taufik Suhardiman kepada apahabar.com melalui sambungan telepon.

Dikatakan Taufik, pelaku ditangkap setelah masyarakat mengaku was-was dengan aktivitas Novi Iwir di rumahnya yang kerap melakukan transaksi obat terlarang. Pemuda bertubuh kurus itu memang sudah lama dicurigai mengedarkan obat-obatan sediaan farmasi tanpa izin.

“Dalam proses penyelidikan, polisi pun mendatangi kediaman Novi Iwir di jalan Abdul Azis Gang Swarga RT 06, Kelurahan Antasari pada Selasa kemarin sekitar pukul 13.00 Wit,” tutur Taufik.

Saat proses penggeledahan, petugas mendapati beberapa barang bukti yang disimpan di dalam baskom di atas mesin cuci.

apahabar.com

Tersangka dan barang bukti. Foto-istimewa

“Awalnya mengelak. Setelah kami temukan barang bukti, dia nyerah,” kata Taufik.

Kasat Narkoba itu mengatakan, dari pengakuan Novia Apriandi Anwar alias Novi Iwir, ia mendapatkan obat-obatan tersebut dengan cara membeli dari temannya dan kemudian obat tersebut diperjualbelikan di wilayah Amuntai Tengah.

“Tersangka menjadi pengedar dengan cara menjual dan mengedarkan obat-obatan dengan alasan tergiur keuntungan yang besar.

“Setiap transaksi satu paket berisi 10 butir obat-obatan yang dijual. Satu butirnya dia jual seharga Rp7.000 rupiah,” tuturnya

Selain menyita obat-obatan tersebut, petugas juga menyita uang tunai sebesar Rp260 ribu hasil penjualan obat. Saat ini, Novi Iwir masih diperiksa secara intensif oleh penyidik Sat Narkoba, untuk pengembangan lebih lanjut.

“Pelaku akan dikenakan Pasal 196 dan atau Pasal 197 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan diancam kurungan penjara paling lama 10 tahun penjara dan denda paling banyak 1 miliar Rupiah,” pungkasnya.

Baca Juga: Polisi: Narkoba di Banjarbaru Banyak dari Lapas

Baca Juga: Dituntut 10 Tahun Penjara, Dua Residivis Narkoba Asal Mura Minta Keringanan

Baca Juga: Cat Isi Narkoba Hendak Diselundupkan ke Lapas Banjarmasin

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Satu Lagi Kades di Batola Digiring ke Pengadilan Tipikor Banjarmasin Kalsel
apahabar.com

Hukum

ICW Protes Niat Yasonna Bebaskan Napi Korupsi
apahabar.com

Hukum

Polisi Tangkap Terduga Pengedar di Banjarmasin Barat
apahabar.com

Hukum

Vanessa Angel Mengaku Salah dan Khilaf
apahabar.com

Hukum

Polisi Gerebek Tiga Rumah Penjual Minuman Beralkohol di Palangka Raya

Hukum

Warga Amuntai Selatan Curi HP di Dashboard Motor, Berawal dari Kelengahan Korban
apahabar.com

Hukum

Kakak Cabuli Adik di Kotabaru: Korban Diungsikan, Pelaku Dilimpahkan
apahabar.com

Hukum

Hingga September 2019, Polda Kalsel Tetapkan 5 Tersangka Karhutla
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com