Hari Tahu Sedunia: Walhi Kalsel Desak Pemerintah Buka-bukaan soal Kontrak Tambang Raksasa Kilang Minyak Rp300 Triliun di Kotabaru Masih Angan-Angan Komandan Macan Kalsel ke Pembunuh Brutal Gambah HST: Serahkan Diri! Keselamatan Dijamin Ribut-Ribut Salah Tangkap Mahasiswa HMI Barabai Berakhir Antiklimaks Tinjau Penataan Sekumpul, Dirjen Cipta Karya Ngomel-Ngomel!

Penjagal Bocah SD Limpasu Dalam Penanganan Khusus RS Sambang Lihum

- Apahabar.com     Rabu, 25 September 2019 - 12:11 WITA

Penjagal Bocah SD Limpasu Dalam Penanganan Khusus RS Sambang Lihum

Pelaku Akhmad (35), pemenggal kepala bocah SD di Limpasu HST, Selasa siang, saat hendak diamankan ke Mapolsek Limpasu HST. Foto-Polsek Limpasu HST for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Lama tak terdengar, kasus pembunuhan sadis terhadap bocah SD di Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mulai memasuki babak baru.

Pelaku bernama Akhmad kini dalam penanganan intensif Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Sambang Lihum, Jalan Gubernur Syarkawi Km 3,9 Gambut, Kabupaten Banjar.

“Untuk observasi selama 14 hari,” jelas Direktur RSJD Sambang Lihum, dr H IBG Dharma Putra dikonfirmasi apahabar.com, Rabu.

Pelaku, kata Dharma, langsung dibawa ke RSJ tak berapa lama usai diamankan polisi.

“Setelah kejadian orang itu langsung dibawa polisi ke tempat saya (RSJD) untuk mendapat kesimpulan pasti orang ini gangguan jiwa atau tidak,” jelasnya.

Dharma menjelaskan pihaknya masih menunggu hasil observasi yang sedang berjalan rampung.

“Karena pro justitia itu, saya boleh membongkarnya tapi di depan polisi,” Sambungnya.

Pro justitia dimaksud di mana setiap tindakan observasi dilakukan atas dasar perlunya penegakan keadilan.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, pelaku Akhmad sebelumnya pernah membunuh orang. Orang itu tak lain saudara kandungnya sendiri pada 2017.

“Pembunuhan itu dilakukannya saat sang kakak tidur. Dengan sebilah kayu ulin yang dihantamkan kepada kakaknya itu hingga tewas,” kata Sutomo, Kepala Desa Limpasu HST, kepada apahabar.com, belum lama ini.

Selain itu Akhmad juga pernah rawat inap (opname) dan rawat jalan sebanyak empat kali datang ke RSJD Sambang lihum.

Sebelumnya, aksi Akhmad, warga Desa Limpasu itu bikin gempar publik Kalsel.

Seorang anak perempuan, RA, 10 tahun, Selasa (17/09) siang, sekitar pukul 12.30 dibunuh secara sadis. Korban sendiri masih duduk di bangku sekolah kelas 4.

Berdasarkan saksi mata, saat itu korban belajar bersama dua kawannya, KK (8) dan K (6) di depan rumah pelaku.

Secara tiba-tiba, pelaku datang dari dalam rumah dengan sebilah parang.

Kemudian pelaku menghampiri korban dan menebas leher korban hingga putus.

Baca Juga: Penjagal Bocah SD di Limpasu HST Pernah Bunuh Kakak Kandung!

Baca Juga: Terindikasi Gila, Penjagal Bocah SD di Limpasu HST Tak Bisa Dipidana?

Baca Juga: Sulit Diajak Bicara, Penjagal Bocah SD di Limpasu HST Dikirim ke RSJ

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

10 Ribu Bibit Ikan Ditebar di Pulau Bromo, Kapolresta Banjarmasin: Demi Kelestarian
apahabar.com

Kalsel

4 Bulan Vakum, BLK Kalsel Tunggu Izin Resmi
apahabar.com

Kalsel

Pembenahan Terminal Km 6 Terkendala Peralihan Aset
apahabar.com

Kalsel

Kecelakaan Maut di Desa Malintang Gambut, Pengendara Motor Tewas
apahabar.com

Kalsel

HST Gelontorkan Dana Rp2 M Amankan Pilkada dan Pilkades 2020
apahabar.com

Kalsel

Diikuti 100 Tim Lintas Kabupaten, Tournament PUBG Mobile Trophy Offline Bekantan Siap Digelar
apahabar.com

Kalsel

Pasca-Kebakaran, BPJS Kesehatan Tabalong Tetap Semangat Melayani
apahabar.com

Kalsel

Yuk Ngobrol Bareng Paskibraka di Live IG, Ada Wakil Tanah Bumbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com