Setelah Tarif 10 Kubik Dihapus, Intip Kerugian PDAM Bandarmasih Belum Dilantik, 5 Calon Kepala Dinas di Banjarmasin Dibuat Waswas Diam-Diam, Penembak Mati Kades Jirak Tabalong Sudah Divonis! Resmi, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran BirinMu ke Bawaslu Kalsel Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kalsel, Penantang BirinMu Beber Sederet Bukti dari Amuntai

Penyebab Karhutla, KLHK Segel 52 Perusahaan

- Apahabar.com Sabtu, 21 September 2019 - 17:35 WIB

Penyebab Karhutla, KLHK Segel 52 Perusahaan

Petugas Ditjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berjalan usai menyegel lahan perusahaan asal Malaysia PT Adei Plantation and Industry di Kabupaten Pelalawan, Riau, Jumat (13/09). Foto – Antara/Hadly Vavaldi

apahabar.com, JAKARTA – Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rasio Ridho Sani mengatakan pihaknya telah menyegel 52 perusahaan akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dia mengatakan lokasi 52 perusahaan tersebut ada di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Riau, Jambi dan Sumatera Selatan.

“Kami melihat sistem intelijen kami ada kenaikan titik panas pada Juli. Pada Maret kami sudah mengirimkan surat peringatan yang terindikasi ada titik panas di lahannya,” kata Rasio Ridjo Sani di Jakarta, Sabtu (21/09).

Menurut dia, penyegelan itu merupakan salah satu langkah dalam memberikan tanda kepada perusahaan bahwa penegakan hukum dilakukan untuk pelaku pembakaran hutan.

Dari 52 perusahaan yang telah disegel, dia mengatakan ada 5 perusahaan yang ditetapkan sebagai tersangka. Dalam penetapan tersangka, kata Rasio, pihaknya juga melakukan kerja sama dengan kepolisian.

Dia mengatakan saat ini pemerintah akan lebih tegas lagi dalam menindak pelaku kebakaran hutan, dia pun mengatakan jumlah perusahaan yang disegel juga akan bertambah.

Sebelumnya KLHK juga menyebutkan sejumlah perusahaan asing juga ikut disegel terkait kasus kebakaran hutan dan lahan.

Rasio mengatakan pada 2019 pihaknya lebih mendorong upaya penerapan sanksi administratif dan perdata, karena hal tersebut dilakukan dalam upaya preventif.

“Kami akan menerapkan pasal berlapis bagi korporasi mau pun masyarakat yang melakukan pembakaran lahan dan hutan,” katanya.

Baca Juga: KLHK: Karhutla Berkaitan dengan Buka Lahan Perkebunan

Baca Juga: Divonis Gagal Jantung, Berikut Tips Menjaga Kesehatanz

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sasar Warga Pesisir Sungai Barito, Sat Polairud Polres Batola Sosialisakan ‘Ayo Pakai Masker’
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pelantikan Presiden, DPRD Kalsel Rapat Eksklusif
apahabar.com

Kalsel

Tak Dipilah, TPA Banjarbakula Bakal Tolak Kiriman Sampah Campuran
apahabar.com

Kalsel

Polres Tabalong Amankan Pencairan BLT di Desa Bilas
apahabar.com

Kalsel

Diskominfo Masuk Gugus Tugas P3, Komisi III: Sampaikan Informasi Edukasi
apahabar.com

Kalsel

Terkait Penemuan Mayat di Cerbon, Polres Batola Terus Lakukan Penyelidikan
apahabar.com

Kalsel

Bantu 12 Santri HST di Yaman dan Mesir, Wabup Berry Pinta Pihak Lain Berpartisipasi
apahabar.com

Kalsel

Tahura Sultan Adam Siaga Cegah Karhutla
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com