ga('send', 'pageview');
Warga Dayak Meratus Berduka, Damang Ayal Kusal Wafat Satgas Covid-19 Visitasi Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin, Mau Buka Lagi? Alasan Mencengangkan Paman di Kotabaru Tega Cabuli Adik Sendiri 3 Pekan Razia Masker di Banjarmasin: Berludah hingga Pengemudi Mobil Didenda, Simak Penjelasan Dinkes Sinting! Pria Plontos di Kotabaru Cabuli Adik Berkali-kali

Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Diprediksi Tembus 7,3%

- Apahabar.com Senin, 16 September 2019 - 21:01 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Diprediksi Tembus 7,3%

Ilustrasi Kota Samarinda, Kaltim. Foto-langitkaltim.com

apahabar.com, JAKARTA – Sebagai ibu kota baru, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur (Kaltim) diprediksi melonjak. Diperkirakan bakal tembus 7,3%.

Dalam diskusi di Jakarta, Senin (16/09), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyebutkan lonjakan itu seiring dengan dimulainya pembangunan fisik ibu kota baru di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kertanegara.

Bambang mengatakan, pembangunan fisik ibu kota tersebut akan turut menyumbang andil terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 0,6 persen.

Pasalnya, saat pembangunan fisik ibu kota baru, Kaltim akan menjadi sasaran investasi langsung. Sehingga akan memicu penciptaan lapangan kerja, mendorong ekspansi dunia usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

“Pertumbuhan ekonomi Kaltim bisa menembus tujuh persen, atau hingga 7,3 persen. Itu di atas realisasi pertumbuhan ekonomi nasional yang di kisaran lima persen saat ini,” ujar Bambang dikutip apahabar.com dari Antara.

Berdasarkan jangka waktu proses pemindahan Ibu Kota yang dipaparkan Bappenas, proses konstruksi ibu kota baru di Kutai Kartanegara dan Penajam akan dimulai pada 2021.

Saat itu, Proyek Perencanaaan Fisik (Detail Engineering Design) telah disusun, dan dilanjutkan dengan pemancangan tiang pertama (ground breaking) pembangunan fisik Ibu Kota baru.

Lalu pembangunan konstruksi pada 2022 akan berlanjut dengan pembangunan kawasan inti pusat pemerintahan.
Selanjutnya, pada 2023 proses pemindahan Ibu Kota akan dimulai.

Bahkan, jika melihat dalam jangka panjang setelah pembangunan ibu kota baru rampung, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur (Kaltim) bisa berada di rentang 6,8 persen – 7,6 persen.

Salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi di Kaltim itu, ujar Bambang, adalah investasi infrastruktur yang akan meningkat.

Secara keseluruhan untuk Investasi riil di Kaltim, Bappenas memperkirakan investasi riil akan bertumbuh hingga 47,7 persen.

Saat investasi di Kaltim melonjak, maka kontraktor di provinsi tersebut akan membutuhkan pasokan bahan baku lebih banyak lagi.

“Maka pembangunan ibu kota baru di Kaltim akan turut meningkatkan produksi dan perdagangan barang dari DKI Jakarta, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah,” ujar mantan menteri keuangan itu.

Dari segi tenaga kerja, kajian Bappenas menyebutkan terdapat potensi pertumbuhan lapangan kerja hingga 10,5 persen di Pulau Kalimantan.

Bahkan, menurut Bambang, untuk setiap pekerjaan konstruksi senilai Rp1 triliun, akan ada penyerapan 14.000 tenaga kerja. Adapun total kebutuhan investasi pembangunan Ibu Kota baru mencapai Rp466 triliun.

“Secara jangka pendek, ini menjadi upaya ‘counter cylical’ untuk meredam efek negatif perlambatan ekonomi global terhadap Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: Hari Ini, Harga Emas Antam Naik Rp 8.000 Per Gram

Baca Juga: Kesepakatan Bisnis Selama FESyar KTI 2019 Rp 2,6 Triliun

Sumber: Antara
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Ramadan, Penghuni Kamar Tree Park Turun 50 Persen
apahabar.com

Ekbis

Volkswagen Klaim Bisa Bikin 15 Juta Mobil Listrik
apahabar.com

Ekbis

Di Indonesia, WhatsApp Pay Bakal Jadi Penantang Kuat Gopay dkk
apahabar.com

Ekbis

Harapan Stimulus AS Dorong Harga Minyak Dunia Naik
apahabar.com

Ekbis

Pengamat Nilai Penyebab Teknis Kecelakaan JT 610 Paling Rumit
apahabar.com

Ekbis

Tunggu Rincian Perdagangan AS-China, Pasar Mata Uang Stabil
apahabar.com

Ekbis

Hipmi Minta Pemerintah Perhatikan Sektor Ekonomi Terdampak Virus Corona
apahabar.com

Ekbis

Di Tengah Pandemi, Bank Syariah Mandiri Siapkan Aplikasi Zakat Digital
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com