Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Poster Nyelenah Mahasiswi Uniska, Uhaib: Tak Perlu Dihakimi

- Apahabar.com Minggu, 29 September 2019 - 18:57 WIB

Poster Nyelenah Mahasiswi Uniska, Uhaib: Tak Perlu Dihakimi

Poster dengan kalimat tak pantas ketika aksi demo di DPRD Kalsel ini menjadi viral. Foto-dok/apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Aksi demo mahasiswa di depan DPRD Kalsel masih hangat dibicarakan. Sebab beberapa poster nyeleneh yang menjadi viral.

Salah satunya yang bertuliskan ‘Zinahi Aku Saja! Jangan Zinahi Negaraku!. Juga masih banyak lagi poster yang dibawa mahasiswi dengan kalimatnya tak pantas.

Buntut dari aksi itu, mahasiswi Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin menjadi sample utamanya.

Menyikapi kondisi itu, pengamat politik dan kebijakan publik asal FISIP Uniska MAB, Dr Muhammad Uhaib As’ad berpendapat lain. Menurutnya, hal itu merupakan perkara biasa saja dan tidak perlu dihakimi oleh publik.

Sebab subtansi teks dalam spanduk tersebut merupakan penolakan hasil revisi RUU KUHP, dan UU KPK. Beda kata dengan tujuan makna yang sama.

“Kalau toh ada kejadian, seperti persoalan pamflet atau poster itu, kita tidak bisa melihat itu secara tekstual. Tidak perlu dihakimi,” ujar Uhaib.

Uhaib meyakini terdapat banyak poster yang lebih vulgar ketimbang ‘Zinahi Aku’ pada aksi di daerah lain.

Namun, sayangnya, hal ini tidak terekspose lebih luas di dunia maya.

Kalau pun menurut standar moral poster itu salah, ia pun masih bisa memaklumi karena enam mahasiswi bersangkutan merupakan anak baru.

“Anak yang menulis dan memegang poster itu kan anak baru. Perlu belajar, perlu jam terbang,” tegasnya.

Uhaib menuturkan yang perlu digarisbawahi di tengah euforia politik, para mahasiswa itu tetap ikut mengambil bagian. Mereka menyampaikan aspirasinya.

Di lain sisi, Uhaib tak lupa mengingatkan pihak kampus Uniska MAAB agar tak menjadi ‘satpam moral, terhadap kasus ini. Apalagi jika sampai menjatuhkan sanksi kepada mereka karena masalah poster.

“Pernah enggak kita memberikan pendidikan politik yang baik? Bagaimana pola pembinaan kemahasiswaannya? Jadi harus kita pahami secara wise atau bijaksana. Jangan menghakimi seperti ini,” imbuhnya.

Baca Juga: Demo Gelombang Rakyat III, Gerakan Massa Lebih Besar

Baca Juga: Mahasiswa Kalteng Minta Kematian Kader IMM Saat Demonstrasi Diusut

Baca Juga: Sejarah Aksi Mahasiswa di Kalsel (II), Massa Diduga Dikawal Batalyon Kawal K Binaan Komunis

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kebakaran

Kalsel

Minggu Dini Hari, Kebakaran Landa Jalan Pulau Laut Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Lelang Renovasi 17 Mei Diulang, DPRD Kalsel Buka Suara
apahabar.com

Kalsel

Golkar Tapin Bagi Daging ke Panti Asuhan
apahabar.com

Kalsel

Terbakar, Pelayanan Puskesmas Kayutangi Lumpuh Total
Banjarmasin

Banjarmasin

Pasien Isolasi Mandiri di Pemurus Baru Meninggal, Kadinkes Banjarmasin: Tanggung Jawab Keluarga
Razia ASN; 32 Tidak Kantongi Izin Keluar

Kalsel

Razia ASN; 32 Tidak Kantongi Izin Keluar
apahabar.com

Kalsel

Identitas Mayat di Sungai Awang Terantang Akhirnya Terkuak
apahabar.com

Kalsel

Bos Mesin Jadi Ketua Pengcab HDCI Banjarbaru-Martapura
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com