Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Rancangan APBD Kalsel 2020 Defisit Rp350 Miliar, Begini Kata Gubernur

- Apahabar.com Senin, 23 September 2019 - 15:37 WIB

Rancangan APBD Kalsel 2020 Defisit Rp350 Miliar, Begini Kata Gubernur

Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor menyampaikan nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2020 pada rapat paripurna DPRD Kalsel di Gedung DPRD Kalsel, Banjarmasin, Senin(23/9) siang. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Sahbirin Noor menyampaikan nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2020.

Pengantar tersebut disampaikan Paman Birin –akrab Gubernur disapa- pada rapat paripurna DPRD Kalsel di Gedung DPRD Kalsel, Banjarmasin, Senin (23/9) siang.

Dia mengatakan, APBD Kalsel Tahun 2020 mengalami selisih kurang Rp350 miliar, dengan artian belanja daerah lebih besar dibanding jumlah kesediaan anggaran.

“Nantinya diambil dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan atau SILPA tahun 2019 dan dana cadangan,” ujar Paman Birin membacakan penjelasan Rencana Peraturan Daerah APBD 2020.

Dihadiri Komandan Korem 101 Antasari dan Perwakilan Polda Kalsel serta jajaran, SKPD lingkup Pemprov Kalsel, Paman Birin menjelaskan kekurangan pada belanja daerah tahun depan akan ditutupi oleh SILPA sebagian diambil dari dana cadangan  dengan masing-masing Rp200 miliar dan Rp150 miliar.

Belanja langsung Provinsi Kalsel diperkirakan akan menyentuh angka Rp7.346.340.856.000 di tahun anggaran 2020.

Lalu pemasukan Kalsel atau pendapatan diperkirakan hanya sebesar Rp6.996.340.856.000 atau defisit sekitar Rp350 miliar.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) telah merekomendasikan dana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang sebesar Rp210 Miliar.

Adapun rincian anggaran tersebut, kata dia, digunakan untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel sebesar Rp150 Miliar dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebesar Rp60 Miliar.

Baca Juga: Sore Ini, Kawasan Siring Bakal Diberlakukan Buka Tutup

Baca Juga: Masyarakat Tambak Muara Kintap Geruduk Kantor Gubernur Kalsel

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pasca Remaja Tenggelam, Kapolres: Waspada Beraktifitas di Sekitar Sungai
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 Kotabaru Capai 280, Ernawati Sebut Kesadaran Masyarakat Soal Prokes Rendah
apahabar.com

Kalsel

Demo Anti-Omnibus Law di Banjarmasin Dapat Lampu Hijau Gugus Tugas
apahabar.com

Kalsel

Keuskupan Banjarmasin Pending Kegiatan Sementara Waktu
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Prajurit Lanud Syamsudin Noor Naik Pangkat
apahabar.com

Kalsel

SMPN 3 Paringin Bertekad Wujudkan Sekolah Berbudaya Lingkungan
apahabar.com

Kalsel

Nurani Tergerak, TNI-POLRI Bersama Komunitas Ojol Masak Makanan Gratis

Kalsel

OPS ZEBRA BANJARMASIN, KAPOLRESTA: JANGAN ADA KEJAR-KEJARAN!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com