BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

Randi Tewas, IMM Kalsel Desak Polisi Mengusut

- Apahabar.com Jumat, 27 September 2019 - 19:14 WIB

Randi Tewas, IMM Kalsel Desak Polisi Mengusut

Ketua DPD IMM Kalsel, Ahmad Zaini. Foto- apahabar.com/ Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Tewasnya Immawan Randi membuat Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) berduka. Begitu juga dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) IMM Kalsel.

Mereka pun berbela sungkawa atas insiden tewasnya kader IMM, Immawan Randi (21) pada aksi demo di Kendari, Sulawesi Tengah, Kamis (26/9/2019).

Randi merupakan mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Halu Oleo (UHO). Ia salah satu korban tewas setelah kena tertembak peluru aksi demo ribuan mahasiswa di Kendari.

“Hari ini kami sedang berduka, karena terjadinya kecelakaan atas rekan kami, terjadinya pembunuhan baik itu sengaja atau tidak disengaja, Kami masih mengusut agenda sadis ini. IMM Kalsel berbela sungkawa sedalam dalamnya atas musibah ini,” kata Ketua DPD IMM Kalsel, Ahmad Zaini, Jumat (27/9/2019).

Bahkan IMM Kalsel mengutuk keras apapun dan siapapun yang melakukan perbuatan ini.

“Tentu ini bukan daripada SOP pihak aparat untuk menembakkan timah panas ke dada teman kami sehingga mengakibatkan teman kami tewas,” cetus Ahmad.

Dia mengungkap, hal ini lantas membuat kebrutalan para mahasiswa hari ini. Apalagi telah membuat IMM se Indonesia berduka.

“Kami akan menuntut Kapolda terkait dan juga Kapolri segera mengusut tuntas kejadian ini. Dari DPP IMM sudah mengeluarkan surat instruksi untuk melakukan aksi unjuk rasa menuntut keadilan,” ujar Ahmad.

“Insya Allah, hari Ahad ini kami dari IMM Kalsel melakukan aksi menuntut keadilan kepada pihak aparat. Ini akan menjadi daya tarik kepada kawan kawan IMM Kalsel untuk berempati dan bersimpati atas perbuatan represif pihak aparat kepada rekan kami,” sambungnya.

Ahmad mengungkap, bahwa apa yang terjadi artinya satu darah yang dilukai maka semua akan merasakan.

“Satu darah yang tertumpah tidak bisa hanya dibalas dengan kata maaf,” tegas Ahmad.

Baca Juga: Pelajar Ikut Demo Bakal Kena Sanksi

Baca Juga: Hujan Guyur Kalsel, Paman Enggan Terlena

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Syarif

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kotabaru

Kalsel

Innalillahi, Nelayan Alle-Alle Kotabaru yang Hilang Ditemukan Meninggal!
Sah! Dewan Setujui Pemekaran Kabupaten Kotabaru

Kalsel

Sah! Dewan Setujui Pemekaran Kabupaten Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Pukau Penonton, 12 Sanggar Seni di Balangan Unjuk Kebolehan
Masker

Banjarmasin

Tiga Jam Giat, 162 Warga Banjarmasin Terjaring Operasi Yustisi
apahabar.com

Kalsel

Mobil Mewah Ini Antar Kiai Ma’ruf ke “Banua Bertabligh” Malam Nanti

Kalsel

Pilkada Kalsel Resmi Ditunda, KPU Tunggu Perppu
apahabar.com

Kalsel

‘Cinta Kita’ Paman Birin dan Inka Christie
apahabar.com

Kalsel

Dinilai Multitafsir, Legislator Kalsel Ingatkan Permenhub Soal Larangan Mudik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com