Direvisi 5 Kali, Anggaran Covid-19 di Banjarmasin Kembali Membengkak! Kanalisasi Sepeda Motor di Banjarmasin Mencuat, Ahli Beri Catatan Plus Minus Catat, Banjarmasin Belum Akan Buka Sekolah Saat Ajaran Baru Nasib Pengemudi Bodong, Penabrak Mobil Ketua DPRD Kotabaru Motif Pembunuhan di Belitung Darat, Pelaku Tak Terima Istri Dimarahi




Home Kalsel

Kamis, 5 September 2019 - 17:44 WIB

Rencana Poltek Peternakan di Tala Terus Digodok

Redaksi - Apahabar.com

DPRD Kalsel terus mendorong rencana dibangungnya Poltek Peternakan di Pelaihari, Tala. Foto-Antara.

DPRD Kalsel terus mendorong rencana dibangungnya Poltek Peternakan di Pelaihari, Tala. Foto-Antara.

apahabar.com, BANJARMASIN – Berdiri sejak 1 Juni 1982, kini Sekolah Pembangunan Pertanian-Sekolah Peternakan Menengah Atas (SPP-SNAKMA) Pelaihari, kesulitan berkembang. Atas dasar itu, rencana pembangunan Poltek Peternakan terus digodok.

Tujuan adanya Poltek itu, agar ada kesinambungan dari SPP-SNAKMA. “Poltek Peternakan itu rencananya didirikan di Pelaihari, ibu kota Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel),” ujar anggota Komisi II DPRD Kalsel Ir Danu Ismadi Saderi MS seperti dikutip apahabar.com dari Antara, Kamis (05/09).

Lantas, Danu bersama rombongan Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD lainnya yang juga membidangi pertanian secara umum, akan berkonsultasi dengan Kementerian Pertanian di Jakarta. Rombongan bertolak, Kamis.

SPP-SNAKMA Pelaihari dulu merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pendidikan Pelatihan Pertanian Badan Diklatluh Departemen Pertanian. Namun belakangan menghadapi masalah.

“Permasalahannya kesulitan dana pengelolaan aset lahan, kandang dan sarana lain setelah menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel sejak 2018,” ungkap Danu.

Baca juga :  Sisa Bando di Ahmad Yani Membahayakan, Wali Kota: Kita Nilai Dulu

Pada 2015, SMK tersebut merupakan UPT Dinas Peternakan Kalsel. “Sayang kalau aset tersebut tidak terkelola dengan baik. Padahal cukup potensial untuk pengembangan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bidang peternakan,” lanjut mantan Kepala Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Banjarbaru, Kalsel, itu.

Sementara Kalsel yang kini terdiri atas 13 kabupaten/kota juga membutuhkan tenaga terampil serta berpendidikan/berkeahlian di bidang peternakan, yang antara lain bisa diperoleh melalui Poltek Peternakan.

Oleh sebab itu, Komisi II DPRD Kalsel yang diketuai Suwardi Sarlan SAg dari PPP merasa perlu mengonsultasikan keinginan mendirikan Poltek Peternakan tersebut dengan Pusat Pendidikan, Badan Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian, Kementan.

Danu berharap, Kementan melalui Pusat Pendidikan, Badan SDM Pertanian dapat menyetujui rencana mendirikan Poltek Peternakan Pelaihari.

“Dengan berdirinya Poltek Peternakan tersebut, kami berharap peternak di Kalsel terbantu untuk mendapatkan bimbingan dan penyuluhan dari tenaga ahli serta berpendidikan tinggi bidang peternakan,” demikian Danu.

Latar belakang berdirinya SPP-SNAKMA Pelaihari tersebut antara lain karena “Bumi Tuntung Pandang” Tala ketika itu sudah sebagai sentra usaha peternakan Kalsel, yang kini berpenduduk empat juta jiwa lebih.

Baca juga :  Motif Pembunuhan di Belitung Darat, Pelaku Tak Terima Istri Dimarahi

Di Tala yang merupakan pemekaran Kabupaten Banjar, hingga awal 1980-an terdapat sejumlah ladang ternak sapi antara lain “Imban Ranch” serta “Djoko Ranch”, dan usaha peternakan rakyat setempat dengan skala kecil.

Karena itu pula, Tala serta Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang sama-sama sebagai daerah penerima transmigrasi dan pemekaran dari Kabupaten Banjar tersebut, jadi penyedia kebutuhan daging. Baik daging sapi maupun kambing serta ternak unggas (ayam) bagi provinsi setempat khususnya.

Begitu pula hampir setiap Idul Adha, kedua daerah Tala dan Batola jadi sasaran kaum Muslim Kalsel untuk mencari dan membeli hewan kurban.

Baca Juga: Wali Kota Cup 2019, Ciptakan Pemain Futsal Andal di Banjarmasin

Baca Juga: Trik DLHP HST Dorong Pelajar Jaga Kebersihan

Sumber: Antara
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Napi Asimilasi Berulah, Unit Resmob Polres Banjar Gencar Sweeping
apahabar.com

Kalsel

Duta Mall Salurkan Bantuan kepada 500 Karyawan Outsourcing
apahabar.com

Kalsel

Kasus HIV/Aids di Kalsel Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Tak Cuma Lihai Bertempur, Serdadu Koramil 1007-01/BT Juga Peduli
apahabar.com

Kalsel

Hari Kemerdekaan, Harta Warga Cendrawasih Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran
apahabar.com

Kalsel

Mudik Lebaran Via Kapal Laut Jadi Tren
apahabar.com

Kalsel

Perpustakaan Banjar Kini Ramai Dikunjungi Santri Ponpes Darussalam
apahabar.com

Kalsel

Teknologi Kuno Solusi Hindari Defisit, Wiranto: AS, Jepang, Cina Saja Punya Utang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com