apahabar.com
Sackie Teah Doe saat mengikuti sesi latihan Barito Putera di Bandung. Foto-Instagram

apahabar.com, JAKARTA – Resmi bergabung kembali, Sackie Teah Doe punya target di Barito Putera. Gelandang serang kelahiran Liberia ini sudah diperkenalkan bersama pemain baru lainnya Fathulrahman oleh Manajer Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, Rabu (11/09) malam.

Sackie Teah Doe begitu berjasa di mata suporter Barito. Waktu Barito masih berlaga di Divisi Utama (Sekarang Liga 2) ia salah satu pahlawan keberhasilan tim asuhan Salahudin merengkuh gelar. Bahkan, gelar top skor dengan 18 gol berhasil direbutnya.

Nah, apakah prestasi itu jadi targetnya di paruh kedua Shopee Liga 1 2019? Sepertinya, bukan itu target utamanya.

Mengingat Sackie dipinang manajemen karena Laskar Antasari tengah terpuruk. Di putaran pertama ini, Barito masih terdampar di posisi 16. Dari 17 laga, tim asuhan Djadjang Nurjaman baru mengoleksi 15 poin.

Posisi itu dapat disalip Persija yang hanya terpaut satu poin di peringkat bawah. Pasalnya juara Liga 1 2018 itu masih menyisakan dua laga lagi.

“Target aku buat Barito bisa naik posisi lebih bagus. Itu target aku sekarang. Yang penting buat Barito posisi di atas dari sekarang. Posisi sekarang tidak bagus, karena posisinya bahaya harus bisa lebih bagus,” ungkap Sackie dalam rekamannya kepada wartawan di Jakarta.

Saat mengikuti seleksi di Bandung, pemain yang kini sudah jadi warga negara Indonesia optimis bisa melakukannya.

Apalagi sekarang Barito dilatih Djadjang Nurjaman yang punya banyak pengalaman menangani klub-klub besar di Liga 1.

“Coach itu dia bagus. Karena dia punya timing bagus, dia suka lihat pemain,”nilainya.

Sackie Teah Doe memulai karier sepak bola profesionalnya bersama klub asal Liberia, yakni Invincible Eleven pada musim 2002-2005.
Sebelum memilih untuk meninggalkan Liberia, Sackie Teah memperkuat LPRC Oilers terlebih dahulu selama tiga musim (2006-2009).

Sang gelandang pun melanjutkan karirnya ke Indonesia sebagai lokasi petualangan barunya. Ia memilih memperkuat Deltras Sidoarjo dan selanjutnya berseragam Persebaya DU (Bhayangkara FC) pada musim kompetisi 2010-2011. Setelah itu ia pun menerima pinangan Barito untuk pertama kalinya di bawah asuhan Salahudin.

Setelah itu Sackie hijrah ke PS Bangka sebelum akhirnya turun di Liga Myanmar pada musim 2015. Ada dua klub yang dibela oleh pemain asal Liberia tersebut yaitu Chin United dan Zwekapin United.

Baca Juga: Dua Mantan Kembali Dipinang, Target Barito Bertahan di Liga 1

Baca Juga: Luar Biasa, Tengok Gaji Ronaldo di Serie A

Baca Juga: Diperkuat Pemain Berpengalaman, Komic FC Tundukkan Banama Tingang dengan Skor Telak

Baca Juga: Curhat Mantan untuk Barito Putera

Reporter: Fathurrahman
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin