ga('send', 'pageview');
Breaking News! Manarap Tengah Dilalap Api Polemik Reklame Banjarmasin, Ada Aroma Kongkalikong Pemkot-Investor Luar Duh, Ratusan Aset Pemprov Kalsel Jadi Temuan BPK RI Gempa Bumi Guncang Berau Kaltim, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami Bandel, Puluhan Pengendara Terjaring Razia di Siring Banjarmasin




Home Kalsel

Minggu, 22 September 2019 - 13:28 WIB

Sadar Dilarang, PKL Siring Piere Tendean Terpaksa Kucing-kucingan dengan Satpol PP

Redaksi - Apahabar.com

 Sejumlah PKL tetap menggelar dagangan di Siring Menara Pandang, Jalan Piere Tendean Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

Sejumlah PKL tetap menggelar dagangan di Siring Menara Pandang, Jalan Piere Tendean Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) nampaknya tak menggubris larangan berjualan di Siring Menara Pandang, Piere Tendean, Kota Banjarmasin, Minggu (22/09).

Mereka sibuk menjajakan dagangan di ruang publik yang seharusnya steril dari PKL.

Seorang pedagang minuman, Ina kepada apahabar.com mengakui jika perilakunya tersebut telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Banjarmasin.

Sekaligus menganggu aktivitas warga dan wisatawan yang ingin menikmati waktu akhir pekannya.

“Iya kita emang salah, karena tidak boleh menjajakan dagangan di sepanjang Siring Menara Pandang,” kata Ina, Minggu (22/09).

Namun, Ina bingung harus bagaimana. Pasalnya, banyak pedagang lain juga menggelar jualan di sana.

Baca juga :  AKBP Andri Koko Prabowo Resmikan Kampung Tangguh Banua Desa Abumbun Jaya

Sementara tempat relokasi yang disediakan Pemko Banjarmasin untuk para PKL Siring Piere Tendean belum ada.

Petugas berwenang dalam hal ini Satpol PP Banjarmasin cuma menjaring pihaknya, tetapi tidak menyediakan tempat lapak berdagang lagi.

“Kita ingin saja pindah, tapi mau bedagang ke mana lagi. Pemko saja tidak menyediakan tempat untuk kita,” tuturnya.

Oleh karena itu, puluhan PKL kerap kucing-kucingan dengan petugas Satpol PP Banjarmasin.

Ketika petugas datang, PKL sibuk merapikan barang dagangannya dan pergi meninggalkan lapak.

Lalu saat petugas tidak ada lagi, mereka kembali melakukan aktivitas pedagang.

“Kita kucing kucingan dulu sama petugas, sebelum ada tempat resmi dari Pemko Banjarmasin,” tuturnya.

Baca juga :  Tinjau Kampung Tangguh di Tabalong, Kapolda Kalsel: Kami Bangga dengan Sinergitas Forkopimda di Sini

Menanggapi hal itu, Kabid Pengembangan Pariwisata Kota Banjarmasin, Khuzaimi sudah menegur para PKL dengan cara berdiskusi.

Namun para PKL itu tetap bandel dengan menggelar dagangan di sana. Alhasil, Khuzaimi pun memasang plang larangan berjualan.

“Bisa dilihat meski dipasang spanduk larangan tersebut, mereka tetap saja berjualan di sana. Padahal sudah kami arahkan untuk bergabung di lokasi yang disediakan namun diacuhkan oleh mereka,” ucapnya.

Baca Juga: Intrusi Air Laut di Sungai Martapura Tinggi Picu Krisis Air Bersih

Baca Juga: Para Sopir Mengeluh Pendapatan Berkurang Sejak Adanya Kios Ilegal

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

Penyemprotan Disinfektan di Banjarmasin Dikritik

Kalsel

Penyemprotan Disinfektan di Banjarmasin Dikritik
apahabar.com

Kalsel

Buron, Begal di Lingkar Dalam Tak Berkutik Saat Diringkus Polisi
apahabar.com

Kalsel

Gadis Muda di Balangan Tertangkap Nyabu Bersama 2 Pria
apahabar.com

Kalsel

Paman Yani Ingatkan Pemkab Kotabaru Segera Serahkan Aset ke Provinsi
apahabar.com

Kalsel

Siap-Siap, Pemprov Bakal Gelar Tes Urine Dadakan
apahabar.com

Kalsel

Merokok di Pesawat, Kakek asal Kalsel Diamankan Petugas Avsec
apahabar.com

Kalsel

Upayakan Memutus mata rantai Covid-19, Nasdem HST Semprot Disinfektan dan Bagikan Masker
apahabar.com

Kalsel

Open House di Tengah Pandemi Dilakukan Terbatas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com