MPP Banjarbaru Bawa Angin Segar, Investasi Lampaui Target hingga 124 Persen Peredaran Rokok Ilegal Tinggi, KAKI Kalsel Geruduk Kantor Ditjen Bea Cukai Status Siaga Banjir di Balangan Berlaku hingga 12 Desember Waspada Banjir Rob, BPBD Tanah Bumbu Ingatkan Warga Pesisir Laut Puncak Harjad ke-56 Tabalong, Momentum Melanjutkan Estafet Pembangunan Lebih Maju

Sadar Dilarang, PKL Siring Piere Tendean Terpaksa Kucing-kucingan dengan Satpol PP

- Apahabar.com     Minggu, 22 September 2019 - 13:28 WITA

Sadar Dilarang, PKL Siring Piere Tendean Terpaksa Kucing-kucingan dengan Satpol PP

Sejumlah PKL tetap menggelar dagangan di Siring Menara Pandang, Jalan Piere Tendean Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) nampaknya tak menggubris larangan berjualan di Siring Menara Pandang, Piere Tendean, Kota Banjarmasin, Minggu (22/09).

Mereka sibuk menjajakan dagangan di ruang publik yang seharusnya steril dari PKL.

Seorang pedagang minuman, Ina kepada apahabar.com mengakui jika perilakunya tersebut telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Banjarmasin.

Sekaligus menganggu aktivitas warga dan wisatawan yang ingin menikmati waktu akhir pekannya.

“Iya kita emang salah, karena tidak boleh menjajakan dagangan di sepanjang Siring Menara Pandang,” kata Ina, Minggu (22/09).

Namun, Ina bingung harus bagaimana. Pasalnya, banyak pedagang lain juga menggelar jualan di sana.

Sementara tempat relokasi yang disediakan Pemko Banjarmasin untuk para PKL Siring Piere Tendean belum ada.

Petugas berwenang dalam hal ini Satpol PP Banjarmasin cuma menjaring pihaknya, tetapi tidak menyediakan tempat lapak berdagang lagi.

“Kita ingin saja pindah, tapi mau bedagang ke mana lagi. Pemko saja tidak menyediakan tempat untuk kita,” tuturnya.

Oleh karena itu, puluhan PKL kerap kucing-kucingan dengan petugas Satpol PP Banjarmasin.

Ketika petugas datang, PKL sibuk merapikan barang dagangannya dan pergi meninggalkan lapak.

Lalu saat petugas tidak ada lagi, mereka kembali melakukan aktivitas pedagang.

“Kita kucing kucingan dulu sama petugas, sebelum ada tempat resmi dari Pemko Banjarmasin,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Kabid Pengembangan Pariwisata Kota Banjarmasin, Khuzaimi sudah menegur para PKL dengan cara berdiskusi.

Namun para PKL itu tetap bandel dengan menggelar dagangan di sana. Alhasil, Khuzaimi pun memasang plang larangan berjualan.

“Bisa dilihat meski dipasang spanduk larangan tersebut, mereka tetap saja berjualan di sana. Padahal sudah kami arahkan untuk bergabung di lokasi yang disediakan namun diacuhkan oleh mereka,” ucapnya.

Baca Juga: Intrusi Air Laut di Sungai Martapura Tinggi Picu Krisis Air Bersih

Baca Juga: Para Sopir Mengeluh Pendapatan Berkurang Sejak Adanya Kios Ilegal

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sultan Kalteng

Kalsel

Sesal Keluarga Usai ‘Sultan’ Kalteng Hambur Emas 1 Kg dari Amuntai hingga Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Tambah 127 Positif Covid-19, Kasus Terbanyak Hari Ini Datang dari HSU
Supian HK

Kalsel

Banjir di HSU Tak Parah, Supian HK Ungkap Rahasianya
apahabar.com

Kalsel

Polisi Pastikan Penjagal Bocah SD di HST Gangguan Jiwa Berat!
apahabar.com

Kalsel

SD di HST Disambar Api, Siswa Panik Berhamburan
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lokal Beberapa Wilayah
Tanah Bumbu

Kalsel

Alasan Pembunuh Tante di Warung Sate Simpang Empat Tanbu Tak Dikenakan Pasal 340
apahabar.com

Kalsel

Bukan Karantina Lokal, Jalur Masuk Persada Baru 2 Hanya Diperketat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com