apahabar.com Terima “Journalism Emergency Relief Fund” dari Google Demi Cicilan Mobil, Satpam di Banjarbaru Bobol Belasan Ruko! Demokrat-PDIP Berkongsi, ‘Karpet Merah’ untuk Eks Wagub Kalsel Rapid Test Rp 150 Ribu, Bandara Syamsudin Noor Sambut Positif Dua Hari, Belasan Warga Kotabaru Sembuh dari Covid-19




Home Politik

Selasa, 24 September 2019 - 15:59 WIB

Sah, Dana Cadangan Pilkada Banjarbaru 2020 Rp 18,5 Miliar

Redaksi - Apahabar.com

Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adani menandantangi berkas pengesahan perarutan yang baru disahkan. Foto-apahabar.com/M Robby

Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adani menandantangi berkas pengesahan perarutan yang baru disahkan. Foto-apahabar.com/M Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru telah mengetok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Dana Cadangan Pilkada 2020.

“Ya, hari ini kita telah mengesahkan tiga Raperda. Salah satunya, Raperda terkait Pembentukan Dana Cadangan Pilkada 2020 nanti,” ucap Ketua DPRD Kota Banjarbaru, AR Iwansyah, Selasa (24/09) siang.

Adapun, pengalokasian dana cadangan untuk Pemilihan Walikota Banjarbaru sebesar Rp 18.559.740.000.

Anggaran itu digunakan untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarbaru.

Baca juga :  Wahid Siap Jika Dipercaya Golkar Dampingi Sugianto Sabran

Sayangnya, Iwansyah tak mengetahui secara detail terkait pembagian dana tersebut.

“Saya belum mengetahui secara rinci pembagian dana untuk penyelenggara pemilu tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani mengatakan, keberadaan Perda merupakan dasar hukum yang akan memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi pemerintah.

“Khususnya, dalam memenuhi kebutuhan dana Pilkada,” ujarnya.

Mengingat, pada 2020 nanti, Pilkada secara bersamaan juga digelar 270 daerah lainnya. Terdiri dari 9 provinsi, 37 kota, dan 224 kabupaten.

Menurutnya, penetapan besaran dana cadangan tersebut telah diselaraskan dengan analisa kebutuhan penyelenggaraan Pilkada 2020.

Baca juga :  Demokrat-PDIP Berkongsi, 'Karpet Merah' untuk Eks Wagub Kalsel

“Pastinya, mempertimbangkan kemampuan keuangan pemerintah kota Banjarbaru,” katanya.

Dengan keberadaan Perda ini, sambung dia, diharapkan terdapat payung hukum untuk penganggaran pendanaan Pilkada 2020.

“Sehingga nantinya pelaksanaan Pilkada 2020 akan dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Baca Juga: Kader Saling Lamar, Gelagat PDIP dan PPP Berkoalisi di Pilkada Balangan 2020

Baca Juga: Sinyal Nasdem Untuk Saidi Mansyur di Pilkada Banjar

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Belum Sowan ke Megawati, PDIP Kalteng: Semua Figur Berpeluang
apahabar.com

Politik

Wahid Siap Jika Dipercaya Golkar Dampingi Sugianto Sabran
apahabar.com

Politik

Sandi Janji tidak akan Jadikan BUMN Alat Kekuasaan
apahabar.com

Politik

Kampanye Jokowi di Banjarmasin, TKD Larang Bawa Anak di Bawah Umur
apahabar.com

Politik

Rabu Depan, Dua Kader DPD PDIP Diajukan ke DPP Sebagai Wakil Ketua DPRD Kalsel
apahabar.com

Politik

BPN Nilai Media Khawatir Masyarakat Bersimpati pada Prabowo
apahabar.com

Politik

Pilkada Kotabaru Menghangat, Nama Bupati Tanbu Mencuat
apahabar.com

Politik

Usai Jadi Cawabup, Berry Mantap di Pilbup HST 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com