Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel Yuk Nyumbang, apahabar.com Buka Posko Peduli Banjir Kalsel Breaking News! Jalan Nasional Banjarmasin – Hulu Sungai Putus Lagi Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel

Satu Polisi Terluka, Simak Kronologis Lengkap Baku Tembak di Tanah Laut

- Apahabar.com Minggu, 8 September 2019 - 00:53 WIB

Satu Polisi Terluka, Simak Kronologis Lengkap Baku Tembak di Tanah Laut

Ilustrasi penangkapan. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Seorang polisi terluka usai baku tembak dengan pelaku pencurian sapi di Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (7/9) sore.

Selain Brigadir Edi Ruvi Susanto, seorang bocah perempuan dilaporkan juga terkena peluru nyasar.

Adapun baku tembak terjadi usai Tim Gabungan Polda Kalsel dan Polda Kalteng melakukan pengejaran pelaku dari rumah tinggalnya.

Pengejaran menindaklanjuti pencurian sapi pada Minggu 1 September lalu, di Jalan Trans Kalimantan Km 35,5, Desa Tumbang Nusa, Pulang Pisau, Kalteng, tepatnya di bawah Jembatan Layang.

Modus operandi pelaku adalah meracun sapi melalui makanan. Setelah tumbang sapi dipotong di tempat.

Usai merampungkan oleh TKP pencurian, polisi mengantongi informasi keberadaan pelaku di Pelaihari, Tanah Laut.

Tim Resmob Satreskrim Polres Pulang Pisau melakukan pengejaran dengan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Tim Resmob Polres Tanah Laut, Polda Kalsel.

Pada Sabtu (7/9) siang, sekitar pukul 12.00, Tim gabungan menuju rumah tersangka dengan sebelumnya mampir di Polsek Panyipatan.

Satu anggota intel dan reskrim Polres Pulang Pisau lalu mengecek keberadaan tersangka di rumahnya.

Saat itu petugas mendapati Toyota Innova silver DA 8372 BH, mobil yang dikemudikan tersangka saat melakukan pencurian. Dua anggota tadi kemudian kembali ke Mapolsek untuk penangkapan.

Setelah berkoordinasi, Tim gabungan berangkat menuju rumah tersangka dengan menggunakan 3 mobil.

Mendekati rumah tersangka, Tim melihat mobil tersangka keluar dari rumah kemudian melakukan pengejaran.

Sekira jarak 1,5 Kilometer dari rumah tersangka, dua mobil petugas mendahului mobil tersebut. Sementara satu mobil lainnya mencoba mengepung dari arah belakang.

Saat penyelidikan, petugas sudah mendapat informasi bahwa tersangka memiliki sepucuk senjata api genggam rakitan, dan laras panjang.

Singkat cerita, petugas anggota memblokade mobil tersangka dan memerintahkan pengemudinya turun. Tembakan peringatan sempat dilepaskan.

Sejurus kemudian, tiba-tiba dari arah dalam mobil tersangka terdengar letupan senjata api yang menembus mobil yang ditumpangi sejumlah petugas, termasuk Brigadir Edi.

Melihat hal tersebut sebagian anggota menolong angggota Edi, dan sebagian lagi menembak balik kendaraan tersangka. Baku tembak pun terjadi.

Tidak hanya melakukan perlawanan, pelaku yang kabur bahkan menabrak mobil petugas yang coba halangi jalannya.

Mobil tersangka baru terhenti setelah berada di dalam hutan karet. Namun sayang, saat akan dilakukan penangkapan, pelaku tidak berada di dalam mobil tersebut. Ia diduga kabur ke dalam rimbunan hutan karet.

Petugas hanya menemukan senjata laras panjang warna hitam dengan 9 amunisi tajam diameter 5,56 mm.

Informasi dihimpun, dari dalam mobil tersangka polisi mendapati tiga orang lain. Satu orang dewasa, dan dua anak kecil laki-laki dan perempuan. Mereka warga Desa Batu Tungku.

Informasi sementara, bocah perempuan tersebut terkena luka tembak di bagian kepala depan sebelah kanan.

Bocah tersebut mengalami koma. Bersama Brigadir Edi, ia dirujuk ke RS Ulin Banjarmasin guna perawatan intensif.

“Untuk pelaku masih buron, karena berhasil melarikan diri. Saat ini anggota di lapangan mencari keberadaan pelaku,” ungkap Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifai saat dikonfirmasi apahabar.com melalui ponselnya.

Tersangka yang melarikan ke arah hutan karet dilaporkan ikut terkena luka tembak.

Baca Juga: Begal Sapi Penembak Polisi di Tanah Laut Masih Buron

Baca Juga: Buru Begal Sapi, Anggota Polres Tanah Laut Kena Tembak

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Cuaca Ekstrem Siap Terjang Indonesia, Begini Strategi BNPB
apahabar.com

Nasional

Siswa di Bali Ngambek Menghilang Gegara Tak Punya HP buat Belajar Daring, Bripka Anton Lakukan Hal Mulia Ini
apahabar.com

Nasional

Belum Ada Laporan Kerusakan Pasca-Gempa Ternate
Gempa

Nasional

Gempa Sulawesi Barat, Korban Meninggal Dunia Mencapai 56 Orang
apahabar.com

Nasional

Prabowo: Kasad Ingin Lulusan Akmil Jadi Pemimpin Medan Tempur
apahabar.com

Nasional

Pendulang Emas Tewas Tersambar Petir di Timika
apahabar.com

Nasional

Jual Keperawanan Rp19 Miliar untuk Hidup Layak
apahabar.com

Nasional

Pasca Tsunami, Kpu Diminta Data Kembali Pemilih Donggala
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com