Enam Tewas di Tambang Emas, Bupati Kotabaru Turun Tangan Enam Tewas, Pencarian Korban di Tambang Emas Kotabaru Disetop Pasca-Penyerangan, Polsek Daha Selatan Siaga Satu  Kecanduan Parah, Oknum Petugas SAR Banjarmasin Lama Ditarget Dear Pekerja Informal Banjarmasin, Silakan Klaim Santunan




Home Sport

Minggu, 15 September 2019 - 15:07 WIB

Sejarah Peseban Banjarmasin (1), Bermain Bola dalam Tekanan Penjajah!

Triaji Nazulmi - Apahabar.com

Kenangan Peseban saat tampil di Stadion 17 Mei Banjarmasin. Foto-istimewa

Kenangan Peseban saat tampil di Stadion 17 Mei Banjarmasin. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Bandjarmasinche Voetbal Bond atau B.V.B yang berdiri sejak 1922, merupakan embrio lahirnya Peseban Banjarmasin.

Pada masa itu, B.V.B harus dikuasai Belanda dari tahun ke tahun. Nederlandsch-Indische Voetbal Unie (NIVU).

Terdapat 3 perkumpulan sepak bola di pulau lain (luar Jawa) yang menjadi anggota NIVU pada tahun 1936) yakni Sumatra Timur (berbasis di Medan), Makassar, dan Bandjermasin.

“Keadaan ini terus berlangsung hingga masuknya bala tentara Jepang,” ucap Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP ULM Banjarmasin, Mansyur kepada apahabar.com, Minggu (15/9) siang.

Meski demikian, kala itu sudah mulai muncul pesepakbola legendaris asal Banjarmasin yang berprestasi. Di antaranya Hasan Miss Ribut, Abdurahman Amang, dan Cepu.

Baca juga :  Barito Cari Pengganti Evans yang Sedih Terpaksa Pergi

Sayangnya, mereka tak bermain secara penuh di Bandjarmasinche Voetbal Bond.

“Bersamaan dengan datangnya balatentara Jepang tahun 1942, keberadaan B.V.B berakhir,” beber Mansyur.

Menurut pendapat pengamat olahraga Almarhum M. Hatta, kata Mansyur, Peseban berdiri “di Atas Puing Puing” BVB.

Per 15 April 1942 dengan resmi terbentuk suatu Bond sepakbola nasional dengan nama Persiban (Persatuan Sepakbola Indonesia Banjarmasin). Kemudian, berganti nama menjadi Peseban, pada 30 Juni 1942.

Ada beberapa nama yang terlibat dalam susunan kepengurusan pertama Peseban. Di antaranya Ketua R.A. Kusumodiputro, Maspandit, Gt Bachrun, M Ali Zainal Abidin, Abdul Ha’id, MTL Tobing.

Baca juga :  Kalsel Peduli, Pasukan Oranye Terima Bantuan

“Peseban terdiri dari PS-PS yang tergabung seperti Al-Hilal, Arjuna, Bumi Putra Cahaya Banjar, M.O.S, dan Peser,” katanya.

Peseban juga memiliki pemain-pemain legendaris. Sebut saja Abdul Madjid, Cepu, Saderan (Hijrah ke PSM), Ibrahim, Hairul, A.U. Ucu, Abdul Hamid, Hasan Mis Ribut, Syahran (Kemudian hijrah ke PSM), Jayusman dan Kho Wil Son.

apahabar.com

Peseban Banjarmasin. Foto-Istimewa

Baca Juga: Usai Diimbangi Persija U-20, Abunawas Tekankan Barito U-20 Tetap Sportif

Baca Juga: Menang Tipis di Leg 1, Ilham Ramadhona Bakal Evaluasi Lini Pertahanan

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Petik Pelajaran dari Duel PSS vs Barito
apahabar.com

Sport

Dua Kepala Maut Bawa Barito Ke Peringkat 12 Klasemen Liga 1
apahabar.com

Sport

Dipastikan Bertahan di Liga 1, Djanur Ungkap Hasratnya Sebelum Akhir Kompetisi
apahabar.com

Sport

Bangganya Jacksen ada Yunan dan Dua Pemain Barito Turut Bawa Timnas U-22 Juara

Sport

Penalti Kane Bawa Spurs Tekuk Chelsea
apahabar.com

Sport

Pecat Simon McMenemy, PSSI: Terima Kasih Coach!
apahabar.com

Sport

Lima Pemain Seleksi di Barito Putera Tak Masuk Hitungan Djanur
apahabar.com

Sport

Hari Pertama Tes F1 Barcelona: Vettel Tercepat, Hamilton Ingin Lebih Baik