Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

Seusai Salat Istisqa, Hujan Menyapa Marabahan

- Apahabar.com     Rabu, 25 September 2019 - 17:28 WITA

Seusai Salat Istisqa, Hujan Menyapa Marabahan

Ribuan warga Marabahan melakukan salat istisqa di Lapangan 5 Desember, Rabu (25/9). Foto - apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Doa ribuan warga Marabahan dan sekitarnya, tampaknya diijabah Allah SWT. Meski hanya beberapa menit, hujan menyapa Kota Bahalap, Rabu (25/09).

Istisqa yang dilakukan warga Marabahan berlangsung di Lapangan 5 Desember. Selain warga sekitar, baik pria maupun wanita, salat yang diimami Ustaz Fakhruddin tersebut juga diikuti Wakil Bupati Barito Kuala, Rahmadian Noor, serta siswa siswi SMAN 1 Marabahan.

Dalam khutbah singkat sesuai salat, KH Muhammad Noor mengajak masyarakat mengintrospeksi diri, terkait pelaksanaan kewajiban dan kebajikan sebagaimana perintah Allah SWT.

“Kalau menjadi pemimpin, apakah sudah bersikap adil dan bijaksana? Sebagai seorang aparat, apakah sudah bersikap jujur dan amanah? Sebagai suami atau ayah, apakah sudah memberi nafkah, pendidikan dan perhatian?” papar Muhammad.

“Sebenarnya berdasarkan tuntunan Alquran dan hadis, banyak hal yang bisa dilakukan untuk memohon hujan. Di antaranya memperbanyak istigfar, bertobat dan istiqamah,” tandasnya.

Ternyata doa ribuan orang tersebut langsung dijawab Tuhan. Setelah Marabahan dikelilingi mendung sejak pukul 11.00 Wita, perlahan titik-titik air turun dari langit mulai pukul 13.55 Wita.

Hujan pertama memang tidak terlalu lebat dan sempat terhenti sekitar 5 menit. Tidak sampai 5 menit kemudian, hujan yang lebih lebat mulai membasahi Marabahan.

Sama seperti hujan pertama, durasi hujan kedua juga tidak lama. Namun demikian, hujan tersebut sudah patut disyukuri.

“Diberi sedikit atau banyak, semua patut bersyukur. Setidaknya hujan selama beberapa menit ini membuat udara sedikit lebih segar,” papar Widya, warga Jalan Panglima Wangkang Marabahan.

Sebenarnya hujan sudah menyapa Batola sejak 20 September 2019, tepatnya di kawasan Anjir Pasar. Kemudian Alalak dan Wanaraya beberapa hari berselang.

Tidak hanya di Marabahan, sejumlah kecamatan juga telah menggelar salat istisqa dalam sepekan terakhir.

Baca Juga: HST Bebas Pertambangan dan Sawit sampai 2025

Baca Juga: Sudah Definitif, Ini Penekanan Ketua DPRD Batola

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Sebaran Covid-19 di Kalsel, Puluhan Warga Balangan Sembuh
Banjarmasin

Kalsel

BREAKING NEWS: Api Berkobar di Belakang Masjid Jami Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Masih Berlakukan Jam Aktivitas Jual Beli, Kadis Perdagangan Beberkan Alasan Keselamatan
apahabar.com

Kalsel

Kejaksaan Negeri Tala Bagi-Bagi Sembako
apahabar.com

Kalsel

Peringati 29 Tahun Pengabdian Alumni Akpol 1991, Bhayangkari Kalsel Ulurkan Tali Asih
Vaksinasi

Kalsel

Selama Juli, Nakes Lanud Sjamsudin Gelar Vaksinasi untuk Calon Penumpang Pesawat
apahabar.com

Kalsel

Polsek Daha HSS Diserang, Satu Polisi Dilaporkan Meninggal
apahabar.com

Kalsel

Peringkat 2 di Kalsel, Kasus HIV/AIDS di Tanbu Memprihatinkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com