ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Kalsel

Senin, 2 September 2019 - 16:34 WIB

Sidang Keliling Isbat Nikah di Batola, Intip Jadwal dan Syaratnya

Redaksi - apahabar.com

Dalam waktu kurang lebih sebulan, peserta sidang keliling isbat nikah di Barito Kuala sudah dapat memiliki buku nikah, Kartu Keluarga dan kutipan Akte Kelahiran. Foto-Antara

Dalam waktu kurang lebih sebulan, peserta sidang keliling isbat nikah di Barito Kuala sudah dapat memiliki buku nikah, Kartu Keluarga dan kutipan Akte Kelahiran. Foto-Antara

apahabar.com, MARABAHAN – Mulai 5 September 2019, Barito Kuala menggelar pelayanan terpadu sidang keliling isbat nikah.

Program ini melibatkan Pengadilan Agama Marabahan, Kementerian Agama Batola, serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Batola.

Sesuai tujuan isbat nikah, sidang keliling tersebut hanya menyasar kecamatan-kecamatan yang berada jauh dari Marabahan. Ketiga kecamatan tersebut adalah Kuripan, Tabunganen dan Alalak.

Alalak mendapat kesempatan pertama, diawali dengan pendaftaran dan verifikasi berkas yang dilaksanakan 5 September 2019. Kemudian sidang digelar 26 September 2019.

Selanjutnya penyerahan buku nikah, kartu keluarga baru dan kutipan akte kelahiran dilakukan 10 Oktober 2019.

Baca juga :  Musim Kemarau, Polsek Bakumpai Rutin Cek Titik Api

Kecamatan berikutnya adalah Tabunganen dengan pendaftaran dan verifikasi digelar 3 dan 4 Oktober 2019. Sidang berlangsung 24 Oktober dan semua dokumen diserahkan 7 November 2019.

Kuripan mendapat kesempatan terakhir. Pendaftaran dan verifikasi dilakukan 1 November, sidang 21 November dan penyerahan dokumen 5 Desember 2019.

Adapun persyaratan untuk pasangan yang menikah dengan status perjaka atau perawan adalah fotokopi suami istri KTP Batola atau surat keterangan Dukcapil, kartu keluarga dan akte kelahiran atau ijazah suami istri.

Persyaratan pernikahan dengan status janda atau duda hidup juga sama. Bedanya mereka harus menyertakan surat cerai dari Pengadilan Agama.

Baca juga :  Covid-19 di Kalsel, Banjarmasin Kembali Jadi Penyumbang Tertinggi

Sedangkan pernikahan dalam status janda atau duda mati harus menyertakan Akte Kematian dari Dukcapil Batola atau minimal surat keterangan kematian yang diketahui camat setempat.

Selebihnya syarat pernikahan dalam status janda atau duda mati tetap disertai fotokopi suami istri KTP Batola atau surat keterangan Dukcapil, kartu keluarga dan akte kelahiran atau ijazah suami istri.

Baca Juga: Batola Geber Sidang Keliling Isbat Nikah Pertama di Kalsel

Baca Juga: Sejoli Pemeran Video Mesum di Banjarmasin Resmi Menikah

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

H+1 Idulfitri, Terminal Pal 6 Sepi Penumpang
apahabar.com

Kalsel

Di Pulau Laut Kotabaru, Kapolda Kalsel Minta Semua Desa Jadi Kampung Tangguh Banua
apahabar.com

Kalsel

Tak Perlu Repot Ambil BB, Ada Layanan Antar Tilang dari Kejari HST
apahabar.com

Kalsel

Stok Darah di PMI Kosong, Ibnu Sina Perintahkan ASN Banjarmasin Segera Donor
apahabar.com

Kalsel

Calon Haji Banjar Meninggal Sebelum Berangkat, Kemenag: Duit Aman
apahabar.com

Kalsel

Terungkap, Ewin Tato Ngamuk di Simpang Belitung Gara-Gara Dituduh Curi Besi
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Aman, Tapin Longgar Tanpa Hingar Bingar
apahabar.com

Kalsel

Khusus Hadapi Puting Beliung, BPBD Banjarbaru Bentuk ‘Tukang Siaga Bencana’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com