Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel

Sosok Rozien, Santri Banjarbaru yang Tewas Ditusuk Preman di Cirebon

- Apahabar.com Minggu, 15 September 2019 - 20:25 WIB
  • apahabar.com, BANJARMASIN – Sopan, murah senyum, cerdas, supel, dan agamais. Demikian sedikit gambaran tentang Muhammad Rozien.

    Tak cuma keluarga, banyak pihak yang berduka atas kepergian Rozien, santri yang tewas ditusuk dua preman di Cirebon, awal September 2019 lalu.

    Di Kota Udang – sebutan Cirebon, Rozien menempuh pendidikan berbasis agama.

    Namun begitu Rozien tetap mengikuti perkembangan era modern. Sang ayah sampai menjulukinya santri milenial.

    Sebelum ajal menjemput, mendiang Rozien memiliki tekad untuk mengkhatamkan Alquran sekalipun tahu dunia perkuliahan akan sesibuk apa.

    Atas kepergiannya, tidak hanya keluarga yang berduka apalagi dengan cara setragis itu.

    Keluarga Pondok Pesantren Husnul Khotimah terutama, kebersamaan mereka telah terjalin lebih dari 5 tahun lamanya.

    Baik teman-teman akrab hingga para asatidz atau guru pun berurai air mata, tatkala melihat jenazah Rozien tertutup keranda hijau.

    Rozien, menurut Kepala Madrasah Ponpes Husnul Khotimah, Danni Abdurahman, adalah murid terpelajar dengan akhlak yang baik.

    “Ananda adalah anak yang dikenal sangat hormat dengan orang tuanya,” ujar Danni.

    Sosok yang sopan, murah senyum, cerdas, dan supel adalah sedikit gambaran Rozien.

    Kecintaan terhadap ilmu juga begitu mendalam. Lima juz dari Alquran, dan 40-an hadits sudah dihafalnya.

    Itu semua menurutnya tidak terlepas dari peran kedua orang tua Rozien. Terlebih dirinya menyaksikan ketegaran Indira, Ibu Rozien, saat melepas kepergian sang anak.

    “Saya menjadi saksi saat uminya menyampaikan pesan di hadapan santri dan para ustaz dengan begitu sabar dan tabah,” ungkap Danni.

    Tim apahabar.com juga menghubungi salah satu kerabat dekat dalam keluarga Rozien, Husna.

    Husna adalah teman dekat sang Ibu yang juga sempat mengasuh Rozien sejak umur 3 tahun.

    “Waktu Ibunya kuliah. Saya yang jagain, sekalian saya sekolah juga di sana waktu itu,” katanya saat dihubungi melalui panggilan suara.

    Rozien kecil menurutnya adalah anak yang pendiam dan penurut, tidak seperti anak laki-laki kebanyakan.

    “Anaknya nurut dan santun. Sama kita tidak pernah bentak atau marah. Sama adeknya juga sayang banget, paling kalau berantem sebatas rebutan mainan saja,” tutur Guru Tilawah ini.

    Kepergian Rozien juga membuatnya syok. Apalagi informasi yang dia peroleh, Rozien harus terlibat dengan beberapa preman yang berujung merenggut nyawanya.

    “Kok bisa kayak gitu, padahal Rozien jauh dari orang yang enggak-enggak. Tapi ya kita kembalikan pada takdir Allah,” ujarnya.

    Di akhir percakapan, Husna juga menceritakan kesedihan Ibunda Rozien saat harus mengikhlaskan kepergian buah hatinya tercinta.

    “Bagus banar anak ulun [saya] meninggal mati syahid, meninggal dalam keadaan menuntut ilmu,” katanya mengulangi kalimat Indira, Ibu Rozien.

    Baca Juga: Mengenang Mendiang Rozien, Santri asal Banjarbaru yang Tewas Ditusuk di Cirebon

    Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Polisi Tembak Pembunuh Santri Husnul Khotimah Asal Kalsel

    Reporter: Musnita Sari
    Editor: Fariz Fadhillah

    Editor: Redaksi - Apahabar.com

    Share :

    Baca Juga

    apahabar.com

    Kalsel

    Audisi Stand Up  Comedy di Café Rumah The Panasdalam Diserbu Komika dari Penjuru Kalimantan
    apahabar.com

    Kalsel

    Pemprov dan Kabupaten-Kota di Kalsel Rencanakan Swab Massal

    Kalsel

    BPJamsostek Banjarmasin Gelar Sosialisasi Paritrana Award di Lingkup Pemprov Kalsel
    apahabar.com

    Kalsel

    Hujan Turun, Kahurtla Tetap Mengancam Kalsel Hari Ini
    apahabar.com

    Borneo

    Mayat Tanpa Kepala di Sungai Tabuk, Polisi Amankan Sebilah Golok
    apahabar.com

    Kalsel

    Begini Suasana Hari Pramuka ke-59 di Banjarmasin
    apahabar.com

    Kalsel

    Urgent, Tim Medis di Kabupaten Banjar Kekurangan APD
    apahabar.com

    Kalsel

    Alasan Walhi Kalsel Tolak Tegas Perpanjangan Kontrak Arutmin
    error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com