Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Sriwijaya Air Group Bantah Kabar Berhenti Beroperasi

- Apahabar.com Kamis, 26 September 2019 - 17:17 WIB

Sriwijaya Air Group Bantah Kabar Berhenti Beroperasi

Sriwijaya Air. Foto - Instagram.com/sriwijayaair

apahabar.com, SURABAYA – Sriwijaya Air Group membantah informasi yang beredar soal kemungkinan berhenti beroperasi.

Direktur Komersial PT Sriwijaya Air Rifai Taberi dalam keterangan tertulis, Kamis mengatakan bahwa hingga saat ini Sriwijaya Air dan NAM Air masih beroperasi secara normal.

“Informasi stop operasi itu tidak benar. Hingga saat ini Sriwijaya Air dan NAM Air masih beroperasi melayani pelanggan. Dan reservasi pun masih tetap kami buka,” kata Rifai.

Rifai mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun mitra kerja dan mitra usaha agar tidak resah dalam memilih pelayanan penerbangan bersama Sriwijaya Air dan NAM Air.

“Hingga saat ini kami masih terus berkomitmen dalam menjaga seluruh kegiatan operasional maupun pelayanan penerbangan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan dalam setiap penerbangan,” katanya.

Sebelumnya, Garuda Indonesia Group memutuskan untuk mencabut logo Garuda Indonesia pada armada Sriwijaya Air menindaklanjuti perkembangan yang terjadi atas dispute kerja sama Manajemen (KSM) Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group.

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia M Ikhsan Rosan mengatakan Pencabutan logo Garuda Indonesia pada armada Sriwijaya Air tersebut merupakan upaya dalam menjaga brand Garuda Indonesia Group khususnya mempertimbangkan konsistensi layanan Sriwijaya Air Group yang tidak sejalan dengan standarisasi layanan Garuda Indonesia Group sejak adanya dispute KSM tersebut.

“Perlu kiranya kami sampaikan, pencabutan logo Garuda Indonesia tersebut semata-mata dilakukan untuk memastikan logo Garuda Indonesia sesuai dan menjadi representasi tingkat keselamatan dan layanan yang di hadirkan dalam penerbangan,” kata Ikhsan.

Ikhsan menekankan tersebut tentunya sangat disayangkan khususnya mengingat perkembangan atas situasi yang terjadi tidak sesuai dengan komitmen KSM antara Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group.

Pencabutan logo Garuda Indonesia tersebut dilakukan melalui pertimbangan masak agar kiranya komitmen kerja sama manajemen antara Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group benar benar dipahami oleh pihak-pihak terkait.

“Adapun pencabutan logo Garuda Indonesia pada armada Sriwijaya Air tersebut saat ini sedang sedang dalam proses pengerjaan lebih lanjut,” katanya.

Baca Juga: BI: Gejolak Global dan Demonstrasi Tambah Kegelisahan Pasar Finansil

Baca Juga: Hari Ini Rupiah Diperkirakan Masih Akan Melemah

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

IHSG Ditutup Menguat Seiring Positifnya Bursa Nasional
apahabar.com

Ekbis

20 Ribu Ton Beras Bulog Terancam Busuk, Siap Dijual ke Pasar hingga Bansos
apahabar.com

Ekbis

Jokowi: BUMN Jangan Ambil Semuanya Proyek Infrastruktur, Berikan Ruang Bagi Swasta

Ekbis

Patroli Siber BPOM di Banjarmasin, Takedown Sejumlah Situs Belanja Online
apahabar.com

Ekbis

Mulai Agustus, PPN Bahan Baku Kertas untuk Media Ditanggung Pemerintah
apahabar.com

Ekbis

Berkah Harganas 2019 di Kalsel, Hotel Berbintang Laris Manis
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Jumat Pagi Menguat, Dipicu Dolar AS Melandai di Pasar Asia
apahabar.com

Ekbis

FESyar KTI di Banjarmasin, Langkah Awal Kemajuan Ekonomi Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com