Hasil Liga Inggris, Watkins Antar Aston Villa Tenggelamkan Newcastle 2-0 Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil

Taliban Culik 6 Wartawan Afganistan

- Apahabar.com Minggu, 8 September 2019 - 06:00 WIB

Taliban Culik 6 Wartawan Afganistan

Ilustrasi jurnalis. Foto file - Anadolu Agency

apahabar.com, KABUL – Taliban menculik enam wartawan Afghanistan yang bekerja untuk organisasi media swasta dan pemerintah di Provinsi Paktia Timur, kata pejabat pemerintah dan Taliban, Sabtu (07/09).

Dilansir Antara, para wartawan, yang bekerja untuk perusahaan berita radio dan TV yang menyiarkan berita dalam bahasa Pashto dan Dari, diculik saat bepergian bersama dari provinsi tetangga Paktika ke Paktia untuk menghadiri lokakarya media pada hari Jumat.

“Kami berusaha untuk merundingkan pembebasan mereka dengan Taliban,” kata Abdullah Hasrat, juru bicara gubernur Paktia.

Seorang juru bicara Taliban mengonfirmasi penculikan enam wartawan oleh pejuang mereka tetapi mengatakan bahwa mereka akan segera dibebaskan.

“Ya, mujahidin kita (pejuang) telah secara keliru menculik mereka,” kata Zabihullah Mujahid, juru bicara kelompok gerilyawan garis keras.

“Saat ini layanan seluler tidak berfungsi, tetapi mereka akan segera dibebaskan setelah kami melakukan kontak dengan komandan setempat,” katanya.

Afghanistan adalah negara paling mematikan di dunia bagi mereka yang menjadi jurnalis pada 2018, dengan 13 kematian menurut Komite untuk Melindungi Jurnalis (CPJ).

Federasi Jurnalis Internasional mengatakan 16 wartawan tewas tahun lalu.

Pada Juni, Taliban mengeluarkan ancaman terhadap media Afghanistan, dengan mengatakan bahwa para wartawan akan menjadi sasaran kecuali jika saluran berita berhenti menyiarkan apa yang mereka sebut sebagai propaganda pemerintah terhadap para pemberontak.

Organisasi media diberi waktu satu minggu untuk menghentikan penyiaran “iklan anti-Taliban” oleh komisi militer kelompok itu, sebuah peringatan yang dikecam oleh pemerintah Afghanistan dan para diplomat Barat.

Pada 2016, seorang pembom bunuh diri Taliban menabrakkan mobilnya ke dalam bus yang membawa karyawan Tolo TV, penyiaran swasta terbesar di negara itu, menewaskan tujuh wartawan.

Taliban mengatakan mereka membunuh para karyawan karena Tolo memproduksi propaganda yang mendukung pendudukan Afghanistan oleh Amerika Serikat dan sekutunya dalam perang mereka melawan para pemberontak.

Baca Juga: Berstatus Tahanan, Pemeran Perempuan ‘Vina Garut’ Ingin Melayat Pemakaman Raya

Baca Juga: Setelah Banjarmasin, Giliran Balikpapan Gempar Video Mesum Pelajar

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

2 Bulan dalam Radar KPK, OTT Edhy Prabawo Dipimpin Novel Baswedan
apahabar.com

Nasional

Banjir Bandang Terjang Masamba Luwu Utara, 11 Warga Dinyatakan Hilang
Kronologi Lengkap Penangkapan Gembong Narkotika di Banjarmasin

Nasional

Kronologi Lengkap Penangkapan Gembong Narkotika di Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

OTT Rommy, Kemenag: Pengisian Jabatan Sesuai Prosedur
apahabar.com

Nasional

Layanan BPJS Kesehatan Kini Tak Sepenuhnya Gratis
apahabar.com

Nasional

Polisi Duga Mutilasi di Sulteng Dilakukan Kelompok Teroris
apahabar.com

Nasional

Bakar Honai Kadistrik Kimak, TNI-Polri Kejar KSB

Borneo

Hari Terakhir Uji Emisi, Pemkot Target 1.500 Kendaraan R4
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com