ga('send', 'pageview');
Breaking News! Manarap Tengah Dilalap Api Polemik Reklame Banjarmasin, Ada Aroma Kongkalikong Pemkot-Investor Luar Duh, Ratusan Aset Pemprov Kalsel Jadi Temuan BPK RI Gempa Bumi Guncang Berau Kaltim, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami Bandel, Puluhan Pengendara Terjaring Razia di Siring Banjarmasin




Home Kalsel

Jumat, 27 September 2019 - 16:37 WIB

Taman Trotoar Rusak Pascademo, Kerugian Masih Dikalkulasi

Redaksi - Apahabar.com

Taman di kawasan Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasi rusak berat setelah aksi demo, Kamis (26/9) di DPRD Kalsel. Foto-apahabar.com/Bahauddin Qusairi

Taman di kawasan Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasi rusak berat setelah aksi demo, Kamis (26/9) di DPRD Kalsel. Foto-apahabar.com/Bahauddin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Demo dengan massa besar yang digelar Aliansi Mahasiswa Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (26/9) kemarin menyisakan bekas tak enak dipandang mata.

Sebab taman trotoar di kawasan Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin hancur karena diinjak. Keberadaan taman itu sendiri kewenangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin.

Kepala DLH Banjarmasin Mukhyar mengatakan, kerusakan taman milik itu memaksa pihaknya segera memperbaikinya. Namun ia belum mengetahui besar kerugian atas kejadian itu.

“Kalau rugi ya pasti, tapi berapa nilainya kami belum menghitungnya. Sekarang ini taman segera kami perbaiki,” katanya..

Terkait aksi itu, Mukhyar mengaku sangat menyayangkannya aksi brutal ratusan mahasiswa itu.

Padahal taman sudah dibuat tinggi agar tidak mudah diinjak dan dirusak seperti dari aksi tersebut.

Baca juga :  Imbas Pandemi ke Penjualan Sapi di Batola Jelang Iduladha 1441 H

“Mudahan kedepannya tidak terjadi lagi, karena ini sudah merugikan,” tuturnya.

Mukhyar juga mengatakan, terkait perbaikan taman itu, sementara ini pihaknya tidak menggunakan dan APBD atau dana perawatan terlebih dulu.

Itu melihat dari sisi kerusakannya dulu, artinya bila rusak parah misalnya mediannya hancur dan tamannya baru bisa menggunakan dana perawatan itu.

“Bila yang rusak hanya tanaman akibat dinjak-injak mungkin tinggal ganti atau dirapikan saja,” cetusnya.

Sebelumnya, kerusakan taman itu bermula dari Unjuk rasa protes soal Revisi Undang-Undang (RUU) dari Aliansi Badan Eksekutif mahasiswa (BEM) Kalimantan Selatan di depan kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (26/9).

Kericuhan itu muncul, karena keinginan demonstran masuk ke gedung DPRD Kalsel dihadang oleh aparat yang menjaganya. Sehingga itu, sempat terjadi aksi saling dorong antar aparat dan mahasiswa. Ngototnya mahasiswa ingin masuk ke DPRD, karena mereka ingin membuat kesepakatan langsung bersama dewan.

Baca juga :  Keberadaan Kampung Tangguh di Gambut Dapat Pujian Tim Penilai

Saking banyaknya demonstran, taman di median jalan itu menjadi sasaran keganasan massa. Tanpa disadari, pascademo menyisakan kerusakan taman yang dibuat untuk mempercanti kota.

Meskipun demikian, kericuhan akhirnya mendingin sementara dewan dan demontran melakukan kesepatakan tertulis yang berisikan aspirasi demontran.

Baca Juga: Mahasiswa Demo Rektor Disanksi, GMNI Kalsel Kecam Sikap Menristekdikti

Baca Juga: Viral Poster ‘Nyeleneh’, Enam Mahasiswa Uniska Kena Sanksi

Baca Juga: Selesai Diperiksa, Ananda Badudu Menangis Lihat Mahasiswa

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Walhi Belum Yakin, Pemkab HST Takut Dipelintir
apahabar.com

Kalsel

HST Bebas Pertambangan dan Sawit sampai 2025

Kalsel

Duh, Masuk Zona Merah Banjarmasin Kekurangan Alat Tes Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Sering Macet, Ruko Dekat Jembatan Antasan Kecil Timur II Akhirnya Dibongkar
apahabar.com

Kalsel

Ini Dia Menu Masakan Dapur Umum Korban Kebakaran Kelayan Luar
apahabar.com

Kalsel

Haul Guru Sekumpul, Ada 2 Kapal Evakuasi
apahabar.com

Kalsel

Komitmen Save Meratus HST, Kementerian Tawarkan Perhutanan Sosial
apahabar.com

Kalsel

Pembunuhan Sadis di Tapin, Keluarga Pelaku Minta Maaf
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com