Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel Terpapar Covid-19, Kemenag Tutup Satu Ponpes di Palangka Raya Cobain Bikin Video Berkualitas Film dengan Galaxy Note20 Series

Tanah Bumbu Siap Jadi Penyangga Pangan Ibu Kota Negara

- Apahabar.com Senin, 2 September 2019 - 13:20 WIB

Tanah Bumbu Siap Jadi Penyangga Pangan Ibu Kota Negara

Ilustrasi petani menabur urea di lahan pertanian. Foto: Antara

apahabar.com, BATULICIN – Kementerian Pertanian tengah menyiapkan sistem klaster pangan guna mendukung pembangunan ibu kota mandiri tanpa impor pangan.  Salah satu daerah penyangga pangan tersebut adalah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Kepala Dinas Pertanian Tanah Bumbu melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Robby Candra, menyatakan kesiapannya menjadi daerah penyangga pangan untuk Kaltim.

“Kalau kita siap saja. Apalagi kalau bendungan sudah ada. Yang tadinya satu atau dua kali panen per tahun, bisa tiga kali. Otomatis hasil pertanian akan meningkat,” kata Robby, kepada apahabar.com, Senin (02/09).

Meminjam data Dinas Pertanian setempat, pada 2018 Kabupaten Tanbu berhasil memproduksi 123 ribu ton gabah dari 5 kecamatan penghasil seperti Kusan Hilir, Kusan Hulu, Batulicin, Satui, dan Simpang Empat.

Selain itu, juga ada wilayah penghasil lainnya yakni Kecamatan Mantewe. Tapi, jumlah produksinya masih sangat minim. “Wilayah penghasil terbesar itu di Kecamatan Kusan Hilir,” katanya.

Sementara untuk distribusi ke wilayah Penajam Paser Utara akan melalui jalur darat di jalan nasional penghubung Kalsel-Kaltim. Dari Batulicin menuju Kabupaten Penajam Paser Utara hanya berjarak 265 kilometer. Jarak ini tak jauh berbeda dengan jarak antara Batulicin dengan Banjarmasin yang berjarak 257 kilometer.

“Untuk distribusinya saya kira tak masalah,” katanya.

Selain wilayah sentra produksi padi, Kabupaten Tanbu juga akan dijadikan sentra produksi cabai. Sayangnya, hasil produksi cabai belum dapat dibanggakan. “Kalau cabai masih sedikit. Hanya beberapa hektare saja,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Amran tengah merencanakan pembentukan klaster bagi 10 kabupaten di Kaltim, dan sekitarnya sebagai bagian dari rencana pembangunan ibu kota baru mandiri.

“Kami menyiapkan kebutuhan penduduk 50 juta orang. Sehingga mengepung ibu kota tidak ada impor beras, tomat, dll. Leading sektor mendistribusi pembibitan dari sini tidak mengambil dari Semarang dan Jawa Timur,” jelas Amran.

Kementerian Pertanian memproyeksikan kebutuhan pangan di Kaltim dengan jumlah penduduk sebesar 3,5 juta jiwa untuk komoditas beras adalah sebesar 295.800 ton.

Baca Juga: Pencegahan Stunting, Tanbu Jadi Nomor 1 di Kalsel

Baca Juga: Pembangunan Museum Idham Chalid Disetujui, Warga Segera Siapkan Lahan

Baca Juga: Ketersediaan Energi Warga Ibu Kota Baru Dijamin Aman

Baca Juga: Pemindahan Ibu Kota Negara, Inkindo Imbau Pemerintah Tekan Biaya

Baca Juga: Ibu Kota Pindah, ASN Penajam Berpotensi Bertambah

Baca Juga: Jadi Ibu Kota, Wagub Harap Uang dari Pusat Banyak Masuk ke Kaltim

Reporter: Puja Mandela
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Kaum Duafa dan Yatim Piatu di Tanbu Dapat Bantuan
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Sisihkan Rezeki, Rudini Berbagi Sembako ke Ketua RT dan Aparatur Desa
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Forkopimda Tanbu Sepakat Usulkan Lockdown Jalur Laut dan Udara ke Pusat
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Ramadan Berkah, Diskominfo Tanbu Berbagi Masker dan Takjil
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Mulai Hari Ini, Seluruh Objek Wisata di Tanbu Ditutup
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Polres Tanbu Siagakan Personel Pasca Penyerangan di Polsek Daha Selatan
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Sosialisasikan Perbub PAUD
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Datangi Penjual Wadai, Sudian Noor Bagi-Bagi Masker Kain
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com