Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Tragedi Papua, Jadikan Pelajaran Berharga

- Apahabar.com Rabu, 4 September 2019 - 05:30 WIB

Tragedi Papua, Jadikan Pelajaran Berharga

Ilustrasi unjuk rasa di Papua. Foto-BBC Indonesia

apahabar.com, BANJARMASIN – Tragedi Papua yang terjadi baru-baru ini menyita banyak perhatian masyarakat.

Wakil Ketua Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Suripno Sumas berpendapat, peristiwa itu bisa dijadikan sebagai pelajaran berharga.

“Karenanya peristiwa serupa, apalagi yang lebih lagi, jangan sampai terulang, baik di Papua maupun daerah lain di Indonesia,” ujar wakil rakyat bergelar sarjana hukum dan magister hukum ini.

Dikemukakan alumnus Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu, peristiwa Papua tersebut bisa mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang sudah menjadi harga mati bagi bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar (UUD) 1945 ini.

Pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) yang bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengajak kilas balik sejarah perjuangan Indonesia, tanpa persatuan dan kesatuan mungkin sulit mencapai kemerdekaan.

“Itu harus mengenyampingkan ego kedaerahan, golongan atau keturunan serta egoisme-egoisme lainnya,” ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel I/Kota Banjarmasin itu.

Begitu pula dalam menyelesaikan suatu permasalahan agar lebih mengedepankan hukum terlebih dahulu, sesuai amanat UUD 45, bahwa negara Indonesia adalah negara hukum, lanjut Suripno yang terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kalsel pada Pemilu 2019.

Selain itu, menurut dia, mengedepankan musyawarah mufakat dalam penyelesaian permasalahan, bukan mau menang sendiri, tetapi hargai perbedaan atau pendapat orang lain.

“Sebagai muslim, saya kira Islam sudah mengajarkan tentang permusyawaratan (musyawarah) dan bagaimana cara menghormati perbedaan, antara lain seperti termuat dalam Al Qur’an Surah Al-Kafirun,” tuturnya.

“Misalnya terkait masalah agama atau keyakinan dalam surah itu, Allah SWT menegaskan, ‘untukmulah agamamu, untukkulah agamaku’ (lakum diinukum waliadiin),” lanjut Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel yang juga membidangi Kamtibmas tersebut.

Oleh sebab itu, laki-laki kelahiran 1948 berdarah Banjar Kalsel dan Jawa tersebut mengapresiasi, pemerintah daerah dan masyarakat setempat dapat menjaga kerukunan, kendati dalam keadaan penduduk yang majemuk.

“Kita berharap keadaan yang kondusif tetapi terjaga dalam masyarakat Kalsel yang kini mencapai empat juta jiwa lebih yang tersebar di 13 kabupaten/kota,” demikian Suripno Sumas.

Penduduk Kalsel dengan luas wilayah sekitar 3,7 juta hektare, bukan saja beragam suku bangsa, tetapi juga agama dan kepercayaan, serta keturunan, kesemuanya itu terbingkai dalam “Bhinneka Tunggal Ika” (berbeda-beda tetapi tetap satu).

Baca Juga: Tri Susanti dan Samsul Arifin Tersangka Rasial Asrama Papua Ditahan

Baca Juga: Polisi Tahan Tri Susanti, Korlap Aksi di Asrama Mahasiswa Papua

Baca Juga: Hari Ini, Kapolri dan Panglima TNI Bertolak ke Papua

Sumber: Antara
Editor: Syarif

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Mantan Danjen Kopassus Mayjen (purn) Soenarko Dipanggil Bareskrim Sebagai Tersangka Terkait Senpi Ilegal
apahabar.com

Nasional

Belasan Anak Kobra Ditemukan di Kloset Warga
apahabar.com

Nasional

Pemindahan Ibu Kota Negara, Inkindo Imbau Pemerintah Tekan Biaya
apahabar.com

Nasional

Menimbang Tekan Gugat Cerai dengan Kelas Pranikah
Menanti Janji Pemerintah Hapus Tenaga Honorer

Nasional

Menanti Janji Pemerintah Hapus Tenaga Honorer
apahabar.com

Nasional

Corona Masuk Indonesia, Bagaimana Rumah Sakit Rujukan di Kalsel Berbenah
apahabar.com

Nasional

Terkait Pemindahan Ibu Kota, Presiden Jokowi Tinjau Sejumlah Lokasi di Kalteng
apahabar.com

Nasional

Pengakuan Pesinetron Dari Jendela SMP ke Polisi, Beli Sabu Demi Kurusin Badan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com