Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Tragis! Usai Bunuh Anak Kandungnya, Tersangka Mardi Mengaku Menyesal

- Apahabar.com Minggu, 1 September 2019 - 17:55 WIB

Tragis! Usai Bunuh Anak Kandungnya, Tersangka Mardi Mengaku Menyesal

Mardi (37) warga Jalan Manunggal Gang Kenanga I Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya (memakai penutup wajah) digiring petugas menuju ruangan jumpa pers dalam perkara tersebut di Polres setempat, Minggu (01/09). Foto – Antara/Adi Wibowo

apahabar.com, PALANGKARAYA – Mardi (37) warga Jalan Manunggal Gang Kenanga I, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia 15 tahun dengan menggunakan sebilah pisau dapur.

“Tersangka kami kenai Pasal 80 Ayat (4) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 20 tahun penjara juncto Pasal 44 Ayat (4) UU No. 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” kata Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul R.K. Siregar, seperti dilansir Antara, Minggu (01/09).

Timbul mengatakan, kejadian ayah bunuh anak tersebut pada hari Sabtu (31/8) sekitar pukul 15.30 WIB. Sebelum peristiwa itu, pelaku menyuruh korban untuk membeli makanan ringan, tempatnya tidak jauh dari kediamannya.

Namun, saat kembali ke rumah, korban mengatakan bahwa warung penjual makanan ringan yang dimaksud tersangka tutup. Sore itu juga ayahnya yang sedang berada di depan rumah menyarankan kembali untuk membeli di warung lain yang berada di dekat masjid.

Tidak lama kemudian, korban pulang dan membawa makanan ringan itu ke rumahnya. Sesampainya di kediamannya, korban bersama adiknya yang berumur 5 tahun sempat bertengkar di depan rumah.

“Karena kesal dengan keributan tersebut, tersangka yang berada di depan rumah dan memegang pisau, langsung melemparkannya ke arah dada sebelah kiri korban,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata perwira Polri jebolan Akpol 1998 itu, usai menerima lemparan pisau tersebut tersangka mendengar korban merintih kesakitan.

Sore itu melihat korban bercucuran darah akibat pisau tersebut, tersangka membawa korban yang tidak lain adalah anak kandungnya sendiri itu ke rumah sakit terdekat.

“Saat berada di rumah sakit sempat diberikan pertolongan oleh tim medis. Namun, tidak lama korban meninggal dunia,” katanya.

Dalam perkara tersebut, pihak kepolisian juga mengamankan pakaian milik korban, sebilah pisau dapur, dan beberapa alat bukti lainnya. Pada saat ini yang bersangkutan kini mendekam di rumah tahanan Polres Palangkaraya untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Sementara itu, Mardi (tersangka) mengaku sangat menyesal dengan perbuatannya yang spontan dan sama sekali tidak merencanakannya. Bahkan, dia juga mengakui bahwa apa yang disampaikan Kapolres dalam jumpa pers tersebut memang benar.

“Benar Mas kejadiannya memang seperti itu. Sebelum meninggal, saya sempat membawa anak saya yang dalam kondisi berdarah-darah itu ke rumah sakit dan meninggal di rumah sakit,” katanya.

Baca Juga: Mayat Mengapung di Sungai Muara Kelayan Diduga Korban Pembunuhan!

Baca Juga: Kapolres Barut Jelaskan Motif Percobaan Pembunuhan di Desa Rimba Sari

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Vanessa Angel Resmi Jadi Tersangka Kasus Prostitusi Online
apahabar.com

Hukum

Masuk Perangkap Polisi, Dua Warga Basirih Serahkan 9,92 Gram Sabu
apahabar.com

Hukum

Transaksi Sabu, Dua Pria di Kuin Utara Masuk Perangkap
apahabar.com

Hukum

Dalam Hitungan Jam Tiga Pengedar Digulung Jajaran Polda Kalsel
apahabar.com

Hukum

Tiga ABG Mabuk Hajar Dua Tukang Ojek Online
Satnarkoba Polres Kotabaru

Hukum

Belasan Pengedar Digulung, Satnarkoba Polres Kotabaru Bidik Gembong Sabu
apahabar.com

Hukum

Duh, Sabirin Kepergok Langsir Ratusan BBM Subsidi di Amuntai
apahabar.com

Hukum

Terdakwa Pencabulan di Limpasu Bantah Kesaksian Testimonium
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com