ga('send', 'pageview');
Kalsel Siaga Karhutla, Ring Satu Jadi Atensi FOTO: Serba Putih, Massa Tolak RUU HIP di Banjarmasin Tolak RUU HIP, Ratusan Massa Geruduk Rumah Banjar! Diskotik Dilarang, Banjarmasin Bolehkan THM Lain Beroperasi Demo RUU HIP di Rumah Banjar, Ratusan Polisi Disiagakan




Home Nasional

Selasa, 3 September 2019 - 16:01 WIB

Tri Susanti dan Samsul Arifin Tersangka Rasial Asrama Papua Ditahan

Redaksi - Apahabar.com

Salah satu tersangka insiden di asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Tri Susanti (kaus hitam) mendatangi Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan, Senin (2/9). Foto - Republika/Dadang Kurnia

Salah satu tersangka insiden di asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Tri Susanti (kaus hitam) mendatangi Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan, Senin (2/9). Foto - Republika/Dadang Kurnia

apahabar.com, SURABAYA – Dua tersangka kasus dugaan penyebaran informasi hoaks dan provokasi serta ujaran rasialisme di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) Surabaya yakni Tri Susanti dan Samsul Arifin resmi ditahan di Mapolda Jatim.

“Penahanan mulai hari ini sampai 20 hari ke depan,” ujar Wakapolda Jatim Brigadir Jenderal Polisi Toni Harmanto kepada wartawan di Mapolda setempat di Surabaya, seperti dilansir Antara, Selasa (03/09).

Ia mengatakan ditahannya dua tersangka itu karena dikhawatirkan akan mengulangi tindakan serupa serta menghilangkan barang bukti.

“Alasannya pertama mengulangi tindak pidana. Kedua kekhawatiran untuk menghilangkan barang bukti, dan ketiga berkaitan dengan menghambat proses penyidikan,” ucapnya.

Baca juga :  Hilang 3 Hari, Editor Metro TV Ditemukan Tak Bernyawa

Mengenai saksi-saksi siapa saja yang diperiksa selain kedua tersangka, jenderal polisi bintang satu tersebut memilih tidak berkomentar, tapi yang pasti merupakan saksi berkaitan antara satu dan lainnya.

“Saksi-saksi yang diperiksa nanti bisa dipertegas oleh penyidik. Yang jelas yang sudah dikonfirmasi kedua tersangka ini juga berkaitan dengan saksi-saksi yang kami mintai keterangan sebelumnya,” katanya.

Sebelumnya, Susi dan Samsul diperiksa penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim lebih dari 12 jam, pada Senin (2/9) terkait status keduanya sebagai tersangka penyebaran informasi hoaks dan provokasi serta ujaran rasialisme kepada mahasiswa Papua di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya.

Baca juga :  Motif Eks Murid Perkosa dan Bunuh Guru di Sumsel

Kedua tersangka dijerat pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 4 UU 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Rasis dan Etnis dan/atau Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat 1 dan/atau ayat 2 dan/atau Pasal 15 KUHP.

Baca Juga: Negatif Narkoba, Sopir Truck Kecelakaan Maut Cipularang Masih Shock

Baca Juga: Ibu Kota Mulai Terkepung Asap, Kalsel Siaga Bencana

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gempa 4,5 SR Guncang Kepulauan Yapen Papua, Pusatnya di Darat
apahabar.com

Nasional

Gempa 5,0 SR Guncang Maluku Tenggara Barat
apahabar.com

Nasional

Kondisi PM Inggris Memburuk Akibat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Uji Materi Perppu Penanganan Covid-19 Disidangkan Hari ini
apahabar.com

Nasional

Soal Rekaman CVR Lion Air PK-LQP, Ini Kata KNKT
apahabar.com

Nasional

Waspada Bahaya Praktik Pengantin Pesanan ke Desa
apahabar.com

Nasional

Dirut PLN Juga Biayai Pengobatan Personel Seventeen
apahabar.com

Nasional

Percepat Akses Kertajati, Jokowi Tagih Penyelesaian Tol Cisumdawu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com