Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Tri Susanti dan Samsul Arifin Tersangka Rasial Asrama Papua Ditahan

- Apahabar.com Selasa, 3 September 2019 - 16:01 WIB

Tri Susanti dan Samsul Arifin Tersangka Rasial Asrama Papua Ditahan

Salah satu tersangka insiden di asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Tri Susanti (kaus hitam) mendatangi Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan, Senin (2/9). Foto - Republika/Dadang Kurnia

apahabar.com, SURABAYA – Dua tersangka kasus dugaan penyebaran informasi hoaks dan provokasi serta ujaran rasialisme di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) Surabaya yakni Tri Susanti dan Samsul Arifin resmi ditahan di Mapolda Jatim.

“Penahanan mulai hari ini sampai 20 hari ke depan,” ujar Wakapolda Jatim Brigadir Jenderal Polisi Toni Harmanto kepada wartawan di Mapolda setempat di Surabaya, seperti dilansir Antara, Selasa (03/09).

Ia mengatakan ditahannya dua tersangka itu karena dikhawatirkan akan mengulangi tindakan serupa serta menghilangkan barang bukti.

“Alasannya pertama mengulangi tindak pidana. Kedua kekhawatiran untuk menghilangkan barang bukti, dan ketiga berkaitan dengan menghambat proses penyidikan,” ucapnya.

Mengenai saksi-saksi siapa saja yang diperiksa selain kedua tersangka, jenderal polisi bintang satu tersebut memilih tidak berkomentar, tapi yang pasti merupakan saksi berkaitan antara satu dan lainnya.

“Saksi-saksi yang diperiksa nanti bisa dipertegas oleh penyidik. Yang jelas yang sudah dikonfirmasi kedua tersangka ini juga berkaitan dengan saksi-saksi yang kami mintai keterangan sebelumnya,” katanya.

Sebelumnya, Susi dan Samsul diperiksa penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim lebih dari 12 jam, pada Senin (2/9) terkait status keduanya sebagai tersangka penyebaran informasi hoaks dan provokasi serta ujaran rasialisme kepada mahasiswa Papua di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya.

Kedua tersangka dijerat pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 4 UU 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Rasis dan Etnis dan/atau Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat 1 dan/atau ayat 2 dan/atau Pasal 15 KUHP.

Baca Juga: Negatif Narkoba, Sopir Truck Kecelakaan Maut Cipularang Masih Shock

Baca Juga: Ibu Kota Mulai Terkepung Asap, Kalsel Siaga Bencana

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

WHO: Lebih dari 200 Ribu Orang Meninggal Akibat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Viral, Isu Diusir Prabowo, Sandiaga Uno Angkat Bicara
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Sri Mulyani Jadi Orang Pertama ke Istana
apahabar.com

Nasional

Membanggakan, Anggota Polres Tanah Bumbu Ikut Pecahkan Rekor Dunia
apahabar.com

Nasional

Laporan Relawan Jokowi Ditolak Polda Metro Jaya! Najwa Nyatakan Siap Diperiksa Dewan Pers
apahabar.com

Nasional

Gandeng Halliburton, Pertamina Targetkan Pengeboran Laut Dalam
apahabar.com

Nasional

Berbobot 350 Kg, Bisakah Titi Wati Disembuhkan?
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Lagi Siapkan Subsidi Pulsa, Siapa Sasarannya?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com