Satu Truk Ambles, Waspada Jalan Lingkar Timur Balangan Berlumpur dan Berlubang ‘Kado’ Harjad Ke-495 Banjarmasin, Lonjakan Covid-19 hingga PPKM Berjilid-Jilid Fakta Terbaru Rombongan Moge di Jembatan Sungai Alalak, Ternyata Diduga Dikawal Polisi Dear Presiden Jokowi, Jembatan Alalak Kalsel Harus Dibuka Hindari Macet Sudah Dilimpahkan, Nih Jerat Hukuman Sejoli Pembuang Bayi di Stagen Kotabaru

Update Tersangka Karhutla, Jadi 179 Orang dan Empat Korporasi

- Apahabar.com     Sabtu, 14 September 2019 - 05:45 WITA

Update Tersangka Karhutla, Jadi 179 Orang dan Empat Korporasi

Kabut asap akibat karhutla, warga pun terpaksa menutupi hidung dan mulut saat keluar rumah. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Tersangka penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus bertambah. Kali ini 179 orang dan empat empat korporasi. Kasus ditangani Polda Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

“Riau 44, Sumsel 18, Jambi 14, Kalsel 2 orang, Kalteng 45 dan Kalbar 56. Korporasi Riau satu, Kalteng satu dan Kalbar dua,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri.

Dari jumlah tersangka itu dilakukan penyidikan sebanyak 115 kasus serta empat korporasi.

Kasus yang dilimpahkan ke kejaksaan tahap 1 melibatkan 16 orang, yang sudah lengkap atau P21 sebanyak 2 kasus, pelimpahan tahap 2 sebanyak 21 kasus. Dedi Prasetyo menuturkan tidak terdapat kasus yang dihentikan atau SP3.

Sementara areal hutan dan lahan yang terbakar di Riau seluas 502,755 ha, Sumsel 7,79 ha, Jambi 23,54 ha, Kalteng 338,96 ha dan Kalbar 1.058,55 ha.

Untuk penanganan kasus korporasi, tim asistensi yang dibentuk Kapolri terus membantu Polda Riau, Kalteng dan Kalbar untuk menuntaskan pembuktian dan melakukan proses penyidikan.

Ada pun Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan sebaran titik api mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun sebelumnya karena gejala alam dan juga ulah manusia.

Wiranto tidak membeberkan berapa kenaikan persentase titik api tersebut, tetapi saat ini kabut asap juga cenderung menyeberang ke negara tetangga.

Akibatnya, kabut asap sudah mulai mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari khususnya wilayah yang terdampak. Selain itu, jadwal penerbangan di sejumlah tempat Karhutla ikut terkena imbas.

Baca Juga: Karhutla, PR Tahunan Masih Mencari Solusi Permanen

Baca Juga: Koordinasikan Karhutla, Dandim 1013 Muara Teweh Kunjungi Markas BPBD 

Sumber: Antara
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pengamen

Hiburan

TOP! Pengamen Indonesia Menangi Ajang Pencarian Bakat Italia, Begini Ceritanya
apahabar.com

Nasional

Jokowi Ajak Masyarakat Kalsel Lawan Virus Hoaks
apahabar.com

Nasional

Kalsel Memilih: Mesin Parpol Tak Panas, TKD Cenderung Elitis
Covid-19

Nasional

Pasien Sembuh dari Covid-19 Nasional Tembus 500 Ribu, Simak Sebarannya
BMKG Kalsel

Nasional

Termasuk Kalsel, BMKG: Hujan Lebat Disertai Kilat Diprakirakan Terjadi di Sebagian Indonesia
apahabar.com

Nasional

Rekonstruksi Mutilasi Sungai Tabuk: Korban Melawan sebelum Dihabisi
apahabar.com

Nasional

Jubir: Jumlah Diduga Covid-19 Jadi 23 Orang

Nasional

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp5.952,63 T per April 2021
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com