Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Update Tersangka Karhutla, Jadi 179 Orang dan Empat Korporasi

- Apahabar.com Sabtu, 14 September 2019 - 05:45 WIB

Update Tersangka Karhutla, Jadi 179 Orang dan Empat Korporasi

Kabut asap akibat karhutla, warga pun terpaksa menutupi hidung dan mulut saat keluar rumah. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Tersangka penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus bertambah. Kali ini 179 orang dan empat empat korporasi. Kasus ditangani Polda Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

“Riau 44, Sumsel 18, Jambi 14, Kalsel 2 orang, Kalteng 45 dan Kalbar 56. Korporasi Riau satu, Kalteng satu dan Kalbar dua,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri.

Dari jumlah tersangka itu dilakukan penyidikan sebanyak 115 kasus serta empat korporasi.

Kasus yang dilimpahkan ke kejaksaan tahap 1 melibatkan 16 orang, yang sudah lengkap atau P21 sebanyak 2 kasus, pelimpahan tahap 2 sebanyak 21 kasus. Dedi Prasetyo menuturkan tidak terdapat kasus yang dihentikan atau SP3.

Sementara areal hutan dan lahan yang terbakar di Riau seluas 502,755 ha, Sumsel 7,79 ha, Jambi 23,54 ha, Kalteng 338,96 ha dan Kalbar 1.058,55 ha.

Untuk penanganan kasus korporasi, tim asistensi yang dibentuk Kapolri terus membantu Polda Riau, Kalteng dan Kalbar untuk menuntaskan pembuktian dan melakukan proses penyidikan.

Ada pun Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan sebaran titik api mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun sebelumnya karena gejala alam dan juga ulah manusia.

Wiranto tidak membeberkan berapa kenaikan persentase titik api tersebut, tetapi saat ini kabut asap juga cenderung menyeberang ke negara tetangga.

Akibatnya, kabut asap sudah mulai mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari khususnya wilayah yang terdampak. Selain itu, jadwal penerbangan di sejumlah tempat Karhutla ikut terkena imbas.

Baca Juga: Karhutla, PR Tahunan Masih Mencari Solusi Permanen

Baca Juga: Koordinasikan Karhutla, Dandim 1013 Muara Teweh Kunjungi Markas BPBD 

Sumber: Antara
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kondisi di Depan Bawaslu Sudah Kondusif
apahabar.com

Nasional

Mengintip Teknologi Pemandulan Nyamuk, Solusi Batan Tekan DBD
apahabar.com

Nasional

Banyak Pasien Ajukan Diri untuk Uji Obat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Ketum DPP LDII Abdullah Syam Tutup Usia
apahabar.com

Nasional

Ini Alasan Ditjen PAS Pindahkan Setya Novanto ke Gunung Sindur
apahabar.com

Nasional

Update Virus Corona, Lebih dari 50 Persen Sembuh
apahabar.com

Nasional

Hadiri Pernikahan Mantan, Para Pria Ini Berakhir Tragis
apahabar.com

Nasional

Cerita dari Jacksen Tiago, Begini Situasi Covid-19 di Brasil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com