Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

VW Kodok Bertenaga Listrik Pertama di Indonesia

- Apahabar.com Kamis, 5 September 2019 - 06:15 WIB

VW Kodok Bertenaga Listrik Pertama di Indonesia

VW Kodok bertenaga listrik hadir di Indonesia. Foto-Republika

apahabar.com, JAKARTA – Pameran Indonesia Elektronic Motor Show (IEMS) 2019 di Balai Kartini Jakarta, Rabu (4/9) menyedot banyak perhatian.

Itu karena sebuah kendaraan Volkswagen Beetle atau VW Kodok bertenaga listrik terlihat di sudut ruangan di antara beragam kendaraan bertenaga listrik modern lainnya yang dipamerkan.

Kendaraan retro buatan Jerman tahun 1973 berkelir kuning itu diklaim pemiliknya sebagai VW Kodok pertama di Indonesia yang mengadopsi tenaga listrik. Mesin lawas VW Kodok tersebut sudah seluruhnya diganti dengan motor elektrik.

“Proses pengerjaan mesin memakan waktu enam bulan,” kata Rudi Susanto Rahardjo sang empunya mobil. Penggantian mesin mobil tersebut, kata dia, cukup mudah karena ia membeli paket konversi kendaraan listrik buatan EV WEST Amerika Serikat yang memang diperuntukkan untuk VW Kodok.

Dalam paket konversi tersebut semuanya sudah lengkap mulai dari motor listrik, controller, transmission adapter, converter, sistem pendingin, sampai baterainya. VW Kodok itu sendiri memiliki baterai Lithium Ion berdaya 40 kWh. Dengan baterai tersebut, mobil ini dapat menempuh jarak hingga 150 km.

Posisi baterai ada di depan dan dibawah jok belakang mobil. Untuk lama pengisian daya baterai, dibutuhkan waktu 4-5 jam dengan spek listrik rumah tangga berdaya 4000 watt. Mengenai biaya untuk memodifikasi mobil ini menjadi kendaraan listrik, Rudi menyebut angka yang cukup fantastis, yakni Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar.

“Biaya termahal ada pada harga baterainya yang masih tinggi,” ujarnya. Mobil ini menurut Rudi dikatakan layak jalan dan sering digunakan sebagai kendaraan harian olehnya.

Baca Juga: Hari Pelanggan Nasional, Promo Menarik di Telkomsel

Baca Juga: Realisasi Investasi Kalsel Masih di Bawah Kaltim, dan Kalbar!

Sumber:  Republika
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Isu Corona Tak Berimbas Terhadap Bisnis Perhotelan di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Indonesia Resesi, Indef: BUMN Bisa Berperan Pulihkan Ekonomi Lewat CSR
apahabar.com

Ekbis

WhatsApp Rilis Pusat Informasi Covid-19, Begini Isinya
apahabar.com

Ekbis

2019, Citilink Targetkan 18 Juta Penumpang
apahabar.com

Ekbis

Jokowi Harapkan BUMN-Swasta Bantu Danai Riset
apahabar.com

Ekbis

Corona Effect, Dolar Naik Terhadap Yuan
apahabar.com

Ekbis

Triwulan Ketiga 2019, Waskita Karya Raih Kontrak Baru Rp15,12 Triliun
apahabar.com

Ekbis

Merugi, DPRD Minta Bank Kalsel Tarik Kantor Cabangnya di Jakarta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com