MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

Waspada, Kabut Asap Pekat Selimuti Jalan Trans Kalimantan di Tala

- Apahabar.com Jumat, 13 September 2019 - 14:46 WIB

Waspada, Kabut Asap Pekat Selimuti Jalan Trans Kalimantan di Tala

Kabut Asap menyelimuti Jalan Raya Desa Gunung Raja dan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Jumat pagi. Foto-apahabar.com/Chandra

apahabar.com, PELAIHARI – Kabut asap pekat melanda Kabupaten Tanah Laut (Tala) sejak pagi tadi, Jumat (13/09).

Desa Pandahan, Desa Benua Raya, Kecamatan Bati-Bati dan Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang jadi kawasan terparah.

Pantauan apahabar.com, jarak pandang di tiga desa ini pada pagi hari hingga jam. 10.30 terus berkurang.

Para pengendara pun harus mengurangi kecepatan. Baik roda dua maupun roda empat.

Bahkan tidak jarang para pengendara sepeda motor dan mobil singgah akibat jalan raya tertutup kabut asap.

Zainal, seorang warga Pandahan mengatakan membuat jarak pandang hanya mencapai 50 bahkan bisa hanya 20 meter.

“Makanya terjadi kemacetan di jalan terutama wilayah Desa Gunung Raja, Desa Banua Raya, soalnya jalanan tak terlihat,” katanya.

Agar terlihat dengan pengendara lain maka lampu kendaraan baik mobil maupun sepeda motor harus dihidupkan.

“Itupun tidak cukup. Laju kendaraan juga mesti dikurangi,” ujar dia.

Tebalnya kabut asap yang menyelimuti ruas Jalan Trans-Kalimantan itu akibat akumulasi kebakaran lahan melanda Bati-Bati dan Kecamatan Tambang Ulang.

Untuk diketahui, kebakaran lahan terjadi di dua titik di sana sampai menghabiskan hampir 10 hektare lahan, kemarin.

Bahkan sehari sebelumnya, 12 kebakaran beruntun tersebar di pelbagai penjuru Tanah Laut.

Sementara, di tengah meningkatnya intensitas kabut asap, gerakan aksi bagi-bagi masker ke pengendara mulai merebak.

Gerakan umumnya diinisiasi oleh LSM Merah Putih, Relawan Muda Liang Anggang, Gerbang Desa dan sejumlah organisasi masyarakat di Tala.

Hari ini, Direktur LSM Merah Putih Tanah Laut M Hardiansyah mengatakan ada 1000 Masker yang dibagikan.

Baca Juga: Hadapi Karhutla, Esok Warga Kalsel Salat Istigasah

Baca Juga: Dikepung Asap, Udara di Banjarmasin Masuk Level Tak Sehat

Reporter: Ahc14
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BNN Musnahkan Sabu Asal China yang Dibawa Pemuda HST
Pencuri dan Penadah Motor Diringkus Polsek Banjarmasin Utara

Kalsel

Pencuri dan Penadah Motor Diringkus Polsek Banjarmasin Utara

Kalsel

Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru, Positif dan Sembuh Nihil
apahabar.com

Kalsel

Wajib Masker di Tabalong, Petugas Gabungan Turun ke Jalan
apahabar.com

Kalsel

Pendisiplinan Protokol Kesehatan, Anggota Polres Batola Disidak
apahabar.com

Kalsel

Terdampak Covid-19, Ribuan Guru Ngaji di Kotabaru Diguyur Bantuan
apahabar.com

Kalsel

Geger Kebakaran Dini Hari, Rumah Polisi Ikut Terpapar  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com