Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

14 Hari Mengungsi, Korban Rusuh di Penajam Mulai Dipulangkan

- Apahabar.com Rabu, 30 Oktober 2019 - 12:36 WIB

14 Hari Mengungsi, Korban Rusuh di Penajam Mulai Dipulangkan

Puluhan korban terdampak kerusuhan di Penajam Paser Utara (PPU) di Islamic Centre mulai dipulangkan. Foto-apahabar.com/Ulil Arbain

apahabar.com, PENAJAM – Mengungsi selama 14 hari, puluhan korban terdampak kerusuhan di Penajam Paser Utara (PPU) mulai dipulangkan.

Sebelumnya, puluhan warga diungsikan ke Kompleks Islamic Center Km 09, Kelurahan Nipah-Nipah pasca-kerusuhan melanda.

“Sejak Selasa (29/10) kemarin sudah mulai dipulangkan,” ujar Wakil Bupati PPU Hamdan kepada apahabar.com.

Selain Hamdan, proses pemulangan pengungsi kebakaran dihadiri oleh Tohar, Sekretaris daerah, Asisten II Pemkab PPU Ahmad Usman, serta Kepala Bagian Kesra PPU Herlambang.

Dalam pemulangan, Hamdan menyerahkan langsung bantuan. Hamdan berterima kasih kepada seluruh pihak yang ikut berpartisipasi membantu.

“Ini adalah ujian bagi kita semua, harus sabar dan ikhlas mengadapi cobaan ini,” ungkap Hamdan kepada apahabar.com.

Di kesempatan yang lain, Kasubid BPBD PPU, Nurlaila menjelaskan korban kebakaran yang mengungsi mencapai 94 KK atau 349 jiwa.

Mereka telah berada di pengungsian selama 14 hari terakhir. “Seluruhnya sudah dipulangkan,” jelas Nurlaila.

Adapun bantuan terdiri dari beras, mie instan, pakaian dan sebagainya. Sementara, bantuan dana totalnya mencapai Rp 5.563.000.

“Bantuan ini diharapkan dapat dijadikan modal indekos beberapa bulan ke depan sambil menunggu bantuan bangunan yang terbakar,” ujar Laila.

Sebelumnya, kerusuhan melanda Benuo Taka, sebutan PPU, 16 Oktober, lalu. Sebanyak tiga RT terdampak. Yakni, RT 06, 07, dan 08 di Kelurahan Penajam.

Meminjam data BPBD, sebanyak 59 rumah, lima bangunan, dua unit kios, 7 sepeda motor, 4 mobil, sekolah Madrasah Ibtidayah Al-Maun rusak berat di RT 06. Terdapat 69 kepala keluarga (KK) dengan 227 jiwa terdampak kebakaran.

Di RT 7, sebanyak 22 rumah, dua bangunan, 1 sepeda motor, dan sebuah klotok rusak. Terdapat 21 KK dengan 66 jiwa terdampak kebakaran.

Sementara di RT 08, sebanyak 2 rumah, bengkel dan penitipan motor, satu kios 12 pintu, loket karcis perahu kelotok, dan 4 unit motor rusak ringan. Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Baca Juga: Identitas Korban Kebakaran Penajam Banyak Hilang, Pemkab Turun Tangan

Baca Juga: Pasca-Rusuh, Penajam Mulai Bangun Ulang Rumah Terbakar

Baca Juga: Penajam Kondusif, Kapolda: Jangan Terpancing Isu Provokatif!

Baca Juga: Terkait Konflik Penajam, Cuncung Minta Warga Tak Terprovokasi

Baca Juga: Pemerintah Diminta Tak Pandang Remeh Kerusuhan di Calon Ibu Kota RI

Baca Juga: Pesan Gubernur Kalsel ke Warga Penajam: Jaga Selalu Kedamaian

Baca Juga: Sempat Mencekam, Gubernur Kaltim Angkat Bicara Soal Rusuh Penajam

Baca Juga: Sempat Mencekam, Polisi: Situasi Penajam Sudah Pulih

Reporter: Ahc19
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Tapol Papua yang Ditahan di Kaltim
apahabar.com

Kaltim

Tahun Ini, Kepulauan Derawan Ditarget Bebas Anjing Gila
apahabar.com

Kaltim

Mudahkan Penyaluran, Kaltim Bentuk Badan Pengelola Beasiswa Tuntas
apahabar.com

Kaltim

Perdagangan Kaltim Surplus 11,48 M Dolar AS
apahabar.com

Kaltim

Ibu Kota Pindah, ASN Penajam Berpotensi Bertambah
apahabar.com

Kaltim

Protes Pembatasan Batu Bara, Kaltim Bersurat ke Jokowi
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Gandeng Daerah Lain Pacu Hilirisasi Produk
apahabar.com

Kaltim

“Mengelola Konflik Itu Seperti Proses Menjodohkan”
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com