Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan

380 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Pascabentrok Senayan

- Apahabar.com     Sabtu, 5 Oktober 2019 - 06:00 WITA

380 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Pascabentrok Senayan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Foto-Antara.

apahabar.com, JAKARTA – Dari 1.365 perusuh, sebanyak 380 orang ditetap jadi tersangka. Mereka sebelumnya diamankan polisi usai bentrokan di Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, 30 September lalu.

“Kita tetapkan tersangka sekitar 380 tersangka, dari 380 itu ada 179 kita tahan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dikutip apahabar.com dari Antara, Jumat (4/10) malam.

Di antara 179 orang yang ditahan terdapat dua pelajar dan dua mahasiswa.

“Di antara 179 orang itu ada dua pelajar yang masih ditahan karena membawa senjata tajam, terkena undang-undang darurat. Dan juga dua mahasiswa yang ditahan terkena pasal 170 tentang pembakaran dan perusakan pospol,” tambahnya.

Argo menjelaskan massa yg berasal dari Depok, Bekasi, Jawa Tengah, Sumatera, Bogor, Jawa Barat dan lain-lain.

Terkait perusuh yang berasal dari luar Jakarta, Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 173 orang yang terlantar usai mengikuti unjuk rasa di Komplek Parlemen Senayan.

Dua di antaranya adalah anak sekolah dasar (SD) yang terlantar. Mereka terpaksa tidur di trotoar karena kehabisan uang.

Sementara pelajar yang diamankan polisi di Jakarta Utara datang ke Jakarta karena dijanjikan uang untuk mengikuti demo. Namun kenyataannya setelah tiba di ibu kota mereka malah diterlantarkan.

Pelajar yang datang ke Ibu Kota Jakarta dengan modal pas-pasan ini akhirnya kehabisan uang. Mereka terlantar di sekitar Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, kemudian diamankan oleh Polres Metro Jakarta Utara.

“Boro-boro duit untuk pulang, untuk makan saja tidak ada, makanya mereka lemas,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto.

Para pelajar yang diamankan di Mapolres Jakarta Utara tersebut telah dipulangkan ke daerah masing-masing, dengan bantuan Kak Seto dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI).

Baca Juga: Musim Pancaroba, Nelayan Wajib Waspada Gelombang Tinggi

Baca Juga: Ditanya Perppu KPK, Puan: Tunggu Pelantikan Presiden

Sumber: Antara
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Perwira Polisi Militer TNI AD Tewas Ditembak
Ilustrasi, vaksin Covid-19. Foto-Net

Nasional

Tak Perlu Booster, Hasil Studi WHO Tunjukkan 2 Dosis Vaksin Efektif
apahabar.com

Nasional

Kompak Kenakan Kemeja Putih, Wishnutama dan Erick Thohir Tiba di Istana Merdeka
cuaca

Nasional

Hari Ini, BMKG Prediksi Cuaca Berawan hingga Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nasional

PNS Tetap Dilarang Cuti, Meski PPKM Level 3 Dibatalkan
apahabar.com

Nasional

35 Titik Percetakan Surat Suara Diamankan Polisi
Lembantongoa

Nasional

Diteror Kelompok Santoso, Masyarakat Lembantongoa Masih Takut Berkebun
apahabar.com

Nasional

Kominfo Bantah Blokir Media Sosial Pascabentrok Aksi Massa Tolak RUU Ciptaker
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com