Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Animasi Berperan dalam Pembentukan Karakter Anak

- Apahabar.com Minggu, 6 Oktober 2019 - 05:30 WIB

Animasi Berperan dalam Pembentukan Karakter Anak

Dari kiri, Sales Director Frisian Flag Indonesia, Irawan, General Manager Alfamart Hendra, dan Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro berfoto bersama karakter Zuzhu dan Zazha di Jakarta. Foto-Frisian Flag Indonesia

apahabar.com, JAKARTA – Ternyata, karakter animasi tidak hanya menjadi hiburan semata. Menurut Psikolog Putu Andani, animasi dapat dimanfaatkan sebagai media untuk membantu pembentukan karakter anak dengan menginternalisasikan karakter-karakter positif yang ada pada muatan animasi.

“Karakter animasi dapat menjadi salah satu media untuk mengajarkan dan menanamkan perilaku dengan cara yang menyenangkan, apalagi di era digital seperti saat ini,” kata Putu melalui siaran pers dari Frisian Flag Indonesia yang diterima di Jakarta, Sabtu (05/10).

Putu mengatakan ketika anak memasuki masa kanak-kanak pertengahan, yaitu pada usia enam tahun hingga 12 tahun, faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter anak semakin meluas, bukan hanya orang tua, teman, dan guru, tetapi juga muatan hiburan yang dikonsumsi.

Menurut Putu, anak-anak menghabiskan rata-rata dua jam hingga tiga jam setiap hari untuk menonton muatan digital, baik melalui televisi maupun situs web di internet atau aplikasi digital.

“Untuk membantu anak menginternalisasi karakter positif yang terdapat pada muatan animasi seperti kejujuran, empati, optimisme, ramah, veria, inovatif, dan sebagainya, perlu pendampingan dari orang tua dan pemenuhan gizi harian yang mendukung pertumbuhan otak anak,” tuturnya.

Dalam mendampingi anak menonton muatan animasi, Putu mengatakan orang tua harus mengetahui alur cerita dan sifat dari setiap karakter secara baik sehingga bisa tetap melakukan pengawasan.

“Pemahaman orang tua terhadap alur cerita dan sifat setiap karakter sekaligus bisa menjadi diskusi yang mengalir dan interaktif bersama anak,” katanya.

Frisian Flag Indonesia memperkenalkan karakter animasi edukatif bernama Zuzhu dan Zazha dalam bentuk komik dan film animasi pendek dengan cerita inspiratif dan edukatif yang akrab dengan kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap kehadiran Zuzhu dan Zazha dapat menjadi alternatif muatan edukasi yang menarik bagi anak,” kata Head of Ready to Drink Category Frisian Flag Indonesia Aliah Shalihah.

Baca Juga: Misteri Bekas Kekerasan pada Mayat Dalam Karung di Sulbar

Baca Juga: Staff Presiden Bantah Adanya Buzzer Istana

Baca Juga: Menantu Elvy Sukaesih Kembali Diciduk Polisi karena Kasus Narkoba

Baca Juga: Parade Kendaraan Tempur Dalam Negeri Meriahkan HUT TNI

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kalsel Jadi Atensi Presiden, Cuncung Minta GTPP Proaktif
apahabar.com

Nasional

Update Korban Tsunami Selat Sunda: 429 Orang Meninggal
apahabar.com

Nasional

Resmi, Setyanto Hantoro Jabat Direktur Utama Telkomsel
apahabar.com

Nasional

Ricuh di Gedung KPK, Polisi Baku Hantam dengan Massa
apahabar.com

Nasional

Pilkada Kalsel 2020, M Nuh Ingatkan Pers Tetap Jaga Fungsinya
apahabar.com

Nasional

Peserta Reuni 212 Kesulitan Temukan Toilet
apahabar.com

Nasional

Sri Mulyani Masuk Daftar Wanita Berpengaruh Dunia
apahabar.com

Nasional

BBM Satu Harga Sentuh Ratusan Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com