Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Bekas Luka Getah Cuka Picu Pembunuhan di Sutoyo S Banjarmasin

- Apahabar.com Selasa, 22 Oktober 2019 - 13:02 WIB

Bekas Luka Getah Cuka Picu Pembunuhan di Sutoyo S Banjarmasin

Husni dan Habib, dua pembunuh Mursidi (41) dalam rekonstruksi di Mapolsekta Banjarmasin Barat. Sebanyak 35 adegan diperagakan. apahabr.com/Riyad

apahabar.com, BANJARMASIN – Reka ulang pembunuhan di Sutoyo S Banjarmasin berjalan dramatis. Hadir Husni dan Habib, dua pembunuh Mursidi (41).

Meski begitu, rekonstruksi di bawah terik matahari siang berjalan lancar dengan pengawalan petugas di Mapolsekta Banjarmasin Barat, Selasa (22/10) siang.

Tak cuma pelaku, hadir pula sejumlah keluarga korban. Rekonstruksi ditonton oleh puluhan warga sekitar Mapolsekta.

Pantauan apahabar.com, rekonstruksi dibuka dengan awal pertemuan antara korban dengan pelaku.

Ada sebanyak 35 adegan, dari awal pertemuan hingga pembacokan yang menyebabkan korban tewas.

Pertemuan mereka terjadi di Jalan Sutoyo S Gang Rahayu RT 10 Kelurahan Pelambuan/Banjarmasin Barat, Minggu 22 September, tepat satu bulan yang lalu.

Perkelahian bermula saat pelaku Habib dan korban Mursidi yang sama-sama mengendarai sepeda motor bersenggolan tak jauh dari lokasi kejadian.

Sepeda motor korban jatuh, berlanjut cekcok mulut antarkeduanya.

“Korban mengatakan sumpah-serapah kepada saya dan menantang berkelahi,” kata Habib dalam suatu adegan.

“Ambil parang kamu, ayo kita berkelahi,” tambah Habib menirukan perkataan korban.

Dongkol, pelaku kemudian menceritakan makian korban ke iparnya yaitu Husni. Tak berselang lama, keduanya mendatangi korban.

“Saya tersingggung korban mengatakan hal yang tidak pantas kepada kaka saya,” beber Husni.

Saat itu, kedua pelaku juga mempersenjatai diri dengan senjata tajam jenis parang dan mandau serta belati.

“Melihat kami membawa senjata, korban sempat lari dan mengatakan ingin mengambil parang juga,” ucap Habib.

Namun, tanpa basa basi, pelaku Husni langsung menganiaya korban dengan melayangkan parang dan mandau.

Akibatnya, korban menderita sejumlah luka berat di pundak kanan-kiri, pergelangan tangan kiri putus, dan leher kiri di bawah telinga robek.

Oleh warga sekitar korban kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit TPT Banjarmasin.

Sempat bertarung melawan maut, korban akhirnya menyerah dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Selain masalah tersebut, dendam lama pada 2012 lalu turut membakar amarah Habib.

“7 tahun yang lalu saya dan anak pernah disiram pakai air keras hingga membuat saya dan anak saya masih memiliki bekas luka,” ujarnya.

Saat itu, kata dia, masalah bermula lantaran istrinya ditampar oleh pelaku. “Anak saya belanja di tempat istri dia dan dimarahi. Lalu istri saya mendatangi dan ditampar oleh pelaku,” jelasnya.

“Saya marah, lalu mendatangi pelaku. Saat itu saya dan anak disiram pakai cuka getah. Hingga kini wajah anak saya masih berbekas,” lanjut Habib lirih.

Di sisi lain, adik ipar korban, Dewi berharap agar kedua pelaku dijerat dengan hukuman yang seberat-beratnya.

“Saya mau pelaku dihukum mati. Pokoknya dihukum mati. Dia telah menghilangkan nyawa orang,” tuturnya.

Akibat perbuatannya, Indrawan akan dijerat dengan Pasal 340 KUHP dan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12/1951. Sementara Husni akan dikenakan Pasal 340 jo 338 jo 351 ayat (3) KUHP. Keduanya diancam hukuman 12 tahun.

Baca Juga: Dengar Pidato Presiden, Paman Birin Dukung Indonesia 5 Besar Ekonomi Dunia

Baca Juga: Bakal Calon Menteri, Fadjroel Dapat Dukungan Paman Birin

Baca Juga: Pasca-Rusuh, Penajam Mulai Bangun Ulang Rumah Terbakar

Baca Juga: Hari Ini, Sri Mulyani Jadi Orang Pertama ke Istana

Reporter: Riyad Dafhi R.
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Buka Plasma di Jejangkit, PT Palmina Dapat Pesan Khusus Dari Wabup
apahabar.com

Kalsel

Polsek Banjarmasin Timur Lakukan Pengamanan di Pasar Kuripan
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Lapas Banjarmasin Gandeng STIH Sultan Adam
apahabar.com

Kalsel

Pembuatan SIM Tanpa Tes di MRS Festival 2019, Benarkah?
apahabar.com

Kalsel

Warga Babayau Swadaya Perbaiki Jembatan Lama
apahabar.com

Kalsel

Rupiah Perkasa, Harga Pertamax Cs di Kalimantan Selatan Turun
apahabar.com

Kalsel

S1 Pendidikan Guru PAUD ULM Raih Akreditasi A, Prof Ahmad: Alhamdulillah…

Kalsel

Proyek Jembatan HKSN Banjarmasin Roboh: 5 Luka-Luka, 4 Selamat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com