Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

BEM SI Gelar Aksi Save Meratus, Upaya Tarik Simpati Masyarakat Kalsel

- Apahabar.com Jumat, 4 Oktober 2019 - 16:07 WIB

BEM SI Gelar Aksi Save Meratus, Upaya Tarik Simpati Masyarakat Kalsel

Massa dari BEM-SI memenuhi Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Jumat (04/10) siang untuk menyuarakan Save Meratus. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi damai di Jalan Lambung Mangkurat, Jumat (4/10) sore. Tuntutan mereka menyuarakan kembali gerakan penyelamatan Meratus.

“Hari ini kita ingin menarik simpati orang yang lewat. Menyadarkan mereka kalau ada yang salah dari Kalsel,” ucap Koordinator Aksi Jamal kepada apahabar.com di lokasi aksi.

Puluhan massa berasal dari mahasiswa lintas universitas di Kalsel yang bergabung bersama BEM SI. Mereka bergerak dari halaman Masjid Raya Sabilal Muhtadin menuju simpang empat Jalan Lambung Mangkurat.

Aksi berlangsung kondusif dengan penjagaan ketat dari pihak kepolisian, tanpa menutup akses jalan di sekitar.

Salah satu tuntutan yang disuarakan adalah mencabut izin pertambangan yang ada di Meratus.

Direktur Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono dalam arahannya memaparkan dari 3,7 hektar lahan yang ada di Kalsel, 50 persen di antaranya berupa areal tambang dan perkebunan sawit.

“Ada masyarakat Dayak Meratus yang masih hidup di sana. Karena jasa merekalah hari ini udara bersih. Sebutan Seribu Sungai jangan sampai menjadi Seribu Tambang,” kata dia.

Ya, gelombang perlawanan akan aktivitas pertambangan di Pegunungan Meratus atau tepatnya Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kian deras mengalir.

Mahasiswa masih menjadi garda terdepan sebagai penggerak aksi. Mereka juga sebelumnya sepakat untuk menolak hasil revisi RUU KUHP, UU KPK, Minerba, Pertahanan, Permasyarakatan dan Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).

“30 Perguruan tinggi berkumpul berbicara tentang lingkungan untuk menarik simpati orang yang lewat dan menyadarkan mereka kalau di Kalsel ada yang salah,” tutur Jamal.

Menurutnya ketika eksploitasi Meratus dipaksakan, maka bahan pokok seperti beras dan buah-buahan bakal sulit. Termasuk air bersih. Banyak juga petani yang menggantungkan hidup di sana.

“Pemerintah tidak berhak menyentuh [Meratus], hari ini dan seterusnya tugas kita untuk mengawal menyelamatkan Meratus,” tuturnya.

Dalam konteks Meratus, mereka menyatakan untuk tidak percaya dengan tugas dan kewajiban anggota DPRD dan pemerintah.

Penilaiannya akan wakil rakyat tersebut hanya mementingkan diri sendiri, dibandingkan warga kecil yang kebingungan.

Aksi berlangsung kondusif dengan penjagaan ketat dari pihak kepolisian. Tak ada penutupan ruas jalan selama aksi berlangsung.

Baca Juga: BEM Seluruh Indonesia Sepakat Tolak Eksploitasi Meratus!

Baca Juga: Di Banjarmasin, BEM-SI Beberkan Alasan Tolak Bertemu Jokowi

Reporter: Musnita Sari/Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Satu Tim Bakal Pasangan Calon Pilwali Banjarmasin Diduga Berbuat Curang
apahabar.com

Kalsel

Alasan Pembangunan Trotoar Jalan Hasan Basri Dianaktirikan BBPJN
apahabar.com

Kalsel

Jelang Penerapan New Normal, Kapolres HSU ‘Blusukan’ ke Pasar
apahabar.com

Kalsel

Fakta Baru Lelaki Pelambuan yang Diduga Tenggelam di Sungai Barito
apahabar.com

Kalsel

Hasil Swab Belum Keluar, Data Covid-19 Tabalong Tak Bergerak
apahabar.com

Kalsel

Kabar Duka, Ulama Sepuh HSS Guru Pahampangan Tutup Usia
apahabar.com

Kalsel

Penetapan Cawabup HST: Faqih Kecewa, Bupati Angkat Bicara
apahabar.com

Kalsel

Demo Setahun Jokowi di Banjarmasin: 5 Remaja Diamankan, Mahasiswa Respons Santuy
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com