Perselingkuhan Istri Polisi dan Penjual Buah di Palangka Raya Terbongkar Polisi Ungkap Kronologis Kebakaran Maut di Beruntung Baru Sakit Hati, Motif Disebarnya Video Mesum 13 Detik di Samarinda Banjarmasin Terendam, Analisa Pemkot Kenapa Meluas-Siapkan Pompanisasi Terungkap, Bendahara HKN Banjarmasin Sempat Tarik Duit Ratusan Juta

Berjualan di Tikungan, Pedagang Pentol Jembatan Barito Ditertibkan

- Apahabar.com     Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:01 WITA

Berjualan di Tikungan, Pedagang Pentol Jembatan Barito Ditertibkan

Anggota Satpol PP Barito Kuala memberikan pengarahan kepada pedagang yang berjualan di dekat Jembatan Barito. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Berjualan di lokasi yang tidak seharusnya, sejumlah pedagang makanan di dekat Jembatan Barito ditertibkan Satpol PP Barito Kuala.

Penertiban tersebut dilakukan sejak, Senin (14/10). Selanjutnya selama sepekan mendatang, kawasan ini terus dipantau Satpol PP.

Memang pedagang yang kebanyakan berjualan pentol tersebut tidak mendirikan bangunan apapun. Mereka hanya menggunakan gerobak motor dan parkir di pinggir Jalan Trans Kalimantan, tepatnya Anjir Pasar Kilometer 26.

Namun demikian, posisi mereka terbilang kurang ideal. Selain cukup dekat dengan badan jalan, mereka berjualan di sekitar tikungan jalan dari dan menuju Jembatan Barito.

Terkadang ketika dagangan mereka ramai dikerubungi pembeli, pengguna jalan lain pun mesti sedikit berhati-hati melintas untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Terlebih mereka berjualan di kiri dan kanan jalan.

“Sebenarnya sudah beberapa kali mereka ditegur dan dianjurkan berpindah ke tempat lain,” papar Kabid Tibumtram Satpol PP Batola, Agus Supriadi, Rabu (16/10).

“Selain bukan tempat jualan, kawasan tersebut juga sudah dipasangi rambu larangan parkir. Lagipula posisi itu membahayakan mereka dan pengguna jalan lain, karena berada di tikungan jalan,” imbuhnya.

Setelah dilakukan penertiban, semua pedagang disuruh mundur. Mereka dianjurkan tidak mangkal melebihi jembatan yang berdekatan dengan Mushala Sholahul Mu’din.

“Kami tidak mungkin juga melarang mereka mencari nafkah, sehingga hanya menginginkan pedagang tidak lagi mangkal di sekitar tikungan hingga mendekati Jembatan Barito dan area yang tidak diperbolehkan,” jelas Agus.

“Mungkin lebih bagus lagi kalau desa setempat membikinkan tempat khusus untuk pedagang-pedagang tersebut, sehingga tidak berjualan di tempat yang menyalahi aturan,” tandasnya.

Selain Jalan Trans Kalimantan, penertiban juga sudah pernah dilakukan kepada pedagang pentol yang biasa mangkal di dekat perempatan menuju Lingkar Utara.

Baca Juga: Relokasi Ke PIHB, PKL Handil Bakti Takut Sepi Pembeli

Baca Juga: Relokasi PKL Handil Bakti Segera Dimulai

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Pagi Buta, Belasan Rumah di Trisakti Banjarmasin Diamuk Api

Kalsel

Memasuki Akhir Mei, BMKG Kalsel Ingatkan Ada Tanda-tanda Musim Kemarau
DLH

Kalsel

DLH Kalsel Soroti Jebolnya Eks Lubang Tambang PT SKB di Tapin
apahabar.com

Kalsel

Suasana Haru Iringi Puluhan Napi di Banjarmasin Hirup Udara Bebas
apahabar.com

Kalsel

Sebelum Dipimpin Mardani H Maming Pemkab Tanah Bumbu Tak Pernah Raih WTP
apahabar.com

Kalsel

Laporan Dana Awal Kampanye Pilbup HST: Faqih-Yazid Paling Besar, Berry-Pahrijani Cuma Rp 250 Ribu
apahabar.com

Kalsel

JPKP Prediksi Angka Golput Pemilu 2019 Turun
apahabar.com

Kalsel

Tambah Belasan, Tanbu Nyaris 200 Kasus Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com