apahabar.com
Pencanangan bakti sosial TNI KB Kesehatan dan Kesatuan Gerak PKK di Barabai dilaksanakan pada 8 hingga 28 Oktober 2019. Foto-BKKBN Kalsel for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus berupaya menyukseskan program Keluarga Berencana (KB) di Kalimantan Selatan.

Upaya itu diwujudkan dengan menyelenggarakan pencanangan bakti sosial TNI KB Kesehatan dan Kesatuan Gerak PKK di Barabai, pada 8 hingga 28 Oktober 2019.

Kepala BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan melalui Kabid KBKR, dr. Lasma Uli Lumbantoruan, mengatakan pencanangan tersebut mengambil tema, “Melalui baksos TNI KB Kesehatan kita wujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga sejahtera”.

Kegiatan tersebut juga bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kodim 1002/ Barabai serta tim penggerak PKK Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kepala Dinas Sosial, PPKB dan PPPA Kabupaten HST, Muhammad Yusuf, menyampaikan tujuan dari pelaksanaan baksos antara lain untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya KB dan Kesehatan reproduksi dalam membentuk Keluarga Sejahtera.

“Juga memberikan kemudahan akses pelayanan KB kepada masyarakat terutama Pelayanan KB MKJP,” katanya

Selanjutnya menurut Yusuf, pencanangan dilakukan untuk meningkatkan peran pria dalam ber KB melalui KB MOP, sehingga diharapkan tercapai target angka TFR menjadi 2,1.

Kegiatan yang akan dilaksanakan selama 20 hari melibatkan 25 akseptor implant dan 8 orang MOP dalam pelayanan KB implan.

Sementara itu, Dandim 1002/ Barabai Let. Kol. Inf. Nur Rohman Zein, menyampaikan tujuan program KB untuk mewujudkan keluarga dengan jumlah anak sedikit.

“Cara itu akan membentuk keluarga yang berkualitas serta dapat melahirkan generasi berkualitas. Terpenting generasi mempunyai pondasi agama yang kuat,” ujarnya

Dia juga berpesan pada seluruh elemen masyarakat untuk menghadapi keluarga dengan energi lebih seperti mengarahkan pada hobi yang positif.

Bupati HST, Drs. H. A. Chairansyah pun menilai program itu sudah diterima baik oleh masyarakat. Hal itu ditandai dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terkait masalah ledakan kependudukan.

“Kendati demikian masih perlu terus ditingkatkan. Mengingat program KB sangatlah penting sebagai kunci dalam menanggulangi masalah sosial di masyarakat,” ucap Chairansyah dalam sambutannya.

Baca Juga: BKKBN Kalsel Gandeng TNI Upayakan Pengendalian Penduduk

Baca Juga: SMPN 35 Banjarmasin Jadi Percontohan Sekolah Siaga Kependudukan BKKBN

Baca Juga: BKKBN Kalsel Gelar Workshop KKBPK

Baca Juga: BKKBN Kalsel Lakukan Perubahan Struktural Jabatan

Reporter: Musnita Sari
Editor: Puja Mandela