apahabar.com
Sosialisasi pemberian materi integrasi pendidikan kependudukan oleh BKKBN Kalsel di SMAN 4 Banjarmasin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Selatan makin serius meningkatkan kualitas kependudukan khususnya pada remaja.

Salah satunya lewat pembelajaran mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam kurikulum 2013 yang bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Kota Banjarmasin. Kegiatan digelar di SMA Negeri 4 Banjarmasin, Rabu (09/10) sore.

“Tujuannya bagaimana mengedukasi para guru, artinya BKKBN bukan hanya mengatur tentang kelahiran tetapi juga ada pendidikan kependudukan terutama kepada para murid,” ucap Kabid Pengendalian Penduduk BKKBN Kalsel, Mila Rahmawati, kepada apahabar.com.

Peran guru dinilai sangat strategis dalam memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para siswa. Sehingga dirinya berharap permasalahan penduduk seperti isu-isu dan dampaknya dapat diketahui oleh para remaja sebagai aset bangsa.

“Di sini peran guru tentu kita harapkan mengurangi mata pelajaran yang ada yaitu menyisipkan materi kependudukan ke dalam setiap mata pelajaran,” sebutnya.

Kegiatan diikuti beberapa siswa yang tergabung dalam Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja serta para guru. Antusiasme tinggi terlihat, sebab kegiatan di luar rutinitas pelajaran wajib mereka.

“Mereka mengerti sekali bagaimana mempersiapkan diri menjadi remaja berkualitas. Kita berharap semua remaja di Kalsel tidak lagi menikah usia dini,” harapnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil urusan kesiswaan SMA Negeri 4 Banjarmasin, Muhammad Yusuf.

Menurutnya kegiatan itu dapat menambah wawasan para murid dan juga guru terkait masalah kependudukan. Para murid selain mendapatkan ilmu juga dapat melakukan perencanaan bagaimana tahapan-tahapan kehidupan hingga dewasa nanti.

“Dari perencanaan masalah ke depannya supaya nanti dengan ilmu ini, anak dapat membayangkan seperti apa di masa depan kelak, ujar Pembina Ekstrakurikuler SMAN 4 ini

Terkait penyisipan materi kegiatan Integrasi Pendidikan Kependudukan, pihak sekolah ujarnya juga akan mempertimbangkan usulan tersebut.

“Sejauh ini masalah itu belum dilaksanakan, karena belum ada penyuluhan tentang penyisipan tadi. Mungkin setelah ini kita sisipkan,” katanya mengakhiri wawancara

Pada kegiatan itu hadir pula Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Kota Banjarmasin.

Baca Juga: BKKBN Kalsel Canangkan Baksos TNI KB Kesehatan dan Kesatuan Gerak PKK

Baca Juga: BKKBN Kalsel Gandeng TNI Upayakan Pengendalian Penduduk

Reporter: Musnita Sari
Editor: Puja Mandela