Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

BPBD Banjar Imbau Masyarakat untuk Waspada Puting Beliung

- Apahabar.com Senin, 7 Oktober 2019 - 13:57 WIB

BPBD Banjar Imbau Masyarakat untuk Waspada Puting Beliung

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banjar, Ricky Ferdyanto. Foto- apahabar.com/Madani

apahabar.com, MARTAPURA – Peralihan musim dari kemarau ke hujan ditanggapi waspada oleh BPBD Kabupaten Banjar. Ada dua bencana yang kerap datang di musim seperti ini; puting beliung dan banjir.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banjar, Ricky Ferdyanto mengimbau agar masyarakat selalu waspada, terutama yang berada di kawasan terbuka, seperti para petani.

“Karena untuk permasalahan angin puting beliung ini kita tidak bisa mencegah, namun kita sudah ada menyiapkan stok bantuan, agar nantinya jika terjadi musibah tersebut kita bisa langsung mengirimkan kepada korban,” ujar Ricky kepada apahabar.com pada Senin (7/10/2019) di ruang kerjanya.

Ricky meminta kepada masyarakat dan aparat desa, apabila terjadi musibah angin puting beliung atau banjir agar cepat mengabarkan kepada pihak BPBD untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.

“Karena dengan bantuan dari aparat desa dan masyarakat, kami akan cepat menyalurkan bantuan kepada mereka yang terkena musibah,” ungkapnya.
Pada perubahan musim tersebut, menurut Ricky curah hujan di awal perubahan sifatnya ringan, untuk normalnya pada bulan Oktober.

“Bukan normal atau sedang dan lebat, tapi di bawah itu, untuk normalnya nanti sekitar di atas tanggal 20 Oktober. Saat ini masih mulai sedikit sedang,” bebernya.

Banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang berlebih tersebut menurutnya berada di beberapa Kecamatan di Kabupaten Banjar. Di antaranya; Kecamatan Sungai Pinang, Pengaron, Simpang Empat, Cintapuri, Martapura Timur, Barat, Sungai Tabuk, Astambul serta wilayah Martapura Kota di Desa Tunggul Irang dan sekitarnya.

Untuk daerah rawan angin puting beliung, menurut data di tahun 2018, tercatat ada di Kecamatan Martapura timur, Barat, Astambul, Sungai Tabuk, Gambut, Tatah Makmur dan Beruntung Baru.

Penyebab angin puting beliung, menurut Ricky, disebabkan adanya tekanan udara dingin dan panas.

“Sebenarnya bisa dikurangi, dengan melakukan penanaman pohon. Jika ada pohon besar, maka angin bisa terpecah,” ucapnya.

Yang berbahaya, sambungnya, apabila di daerah perkotaan, karena banyak gedung tinggi, jika ada angin maka akan cepat menjadi pusaran dan tercipta angin puting beliung.

Baca Juga: Karhutla Marak ‘di Desa’, PMD Kalsel Agendakan Rakor untuk Penanganan

Baca Juga: Gabungan LSM Desak Copot Kepala Dinas ESDM Kalsel

Reporter: AHC 15
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cegah Narkoba dan Radikalisme, Polres Balangan Gelar Lomba Pos Kamling Se-Kabupaten
apahabar.com

Kalsel

Police Goes To Campus, Kombes Muji: Komitmen Polri Kampanyekan Tertib Berlalu Lintas
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Ribu Jemaah Diprediksi akan Padati Wilayah Masjid Jami Esok Malam
apahabar.com

Kalsel

Terjebak Macet, Kadinkes Kalsel Terpaksa Jalan Kaki 3 Km
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 di Kotabaru Kembali Bergerak Naik
apahabar.com

Kalsel

22 Angkutan Barang Tertangkap Langgar Aturan
apahabar.com

Kalsel

Viral Kebakaran di Kelayan B, Pemilik Rumah Berlarian

Kalsel

Dini Hari, Puluhan Orang Terjaring Operasi Pekat di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com